Ainun, F. P., Mawarni, H. S., Fauzah, N. N., & Raharja, R. M. (2024). Peran pendidikan sebagai pondasi utama dalam menyikapi dekadensi moral pada generasi z. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(1), 14-24.
Anindia, E. B., Asbari, M., & Akmal, R. (2023). Solusi e-book terhadap pembentukan moralitas generasi z?. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 152-156.
Anugrah, A. H. A., Laurent, C., & Zabrina, H. C. Z. (2023). Peran orang tua dalam mencegah kenakalan remaja. Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 1(2), 54-65.
Arifudin, O. (2022). Optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 829-837.
Aulia, M. G., & Difly, P. M. (2024). Peran orang tua dalam meningkatkan karakter remaja melalui quality time. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(1), 61-75.
Besari, A. (2022). Pendidikan keluarga sebagai pendidikan pertama bagi anak. Jurnal Paradigma, 14(1), 162-176.
Christiani, L. C., & Ikasari, P. N. (2020). Generasi z dan pemeliharaan relasi antar generasi dalam perspektif budaya Jawa. Jurnal Komunikasi dan Kajian Media, 4(2), 84-105.
Dewi, M. R. (2022). Kelebihan dan kekurangan project-based learning untuk penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdeka. Inovasi Kurikulum, 19(2), 213-226.
Fahreza, M. D. A., Luthfiarta, A., Rafid, M., Indrawan, M., & Nugraha, A. (2024). Analisis sentimen: Pengaruh jam kerja terhadap kesehatan mental generasi z. Journal of Applied Computer Science and Technology, 5(1), 16-25.
Ginanjar, M. H. (2022). Keseimbangan peran orang tua dalam pembentukan karakter anak. Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 230-242.
Giwangsa, S. F., Maftuh, B., Supriatna, M., & Ilfiandra, I. (2023). Implementation of peace-love character development in elementary schools. Inovasi Kurikulum, 20(2), 407-418.
Handayani, R., Purbasari, I., & Setiawan, D. (2020). Tipe-tipe pola asuh dalam pendidikan keluarga. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(1), 16-23.
Hutabarat, J., Lin, S., & Sinaga, A. (2024). Peran orang tua dalam membimbing karakter anak remaja usia 12-15 tahun di Gereja Bethel Indonesia Tabgha Tanjung Piayu Batam. Jurnal Imparta, 2(2), 83-93.
Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil pelajar pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224-1238.
Keraf, F. M. P., Mambur, Y. P. V., & Feka, Y. S. (2023). Pemaknaan nasionalisme dalam upaya pencegahan illegal trading di wilayah perbatasan. Jurnal of Moral and Civic Education, 7(2), 106-120.
Keraf, F. M. P., Nurlailah, N., & Kollo, F. L. (2023). Mengembangkan karakter wirausaha kelompok wanita tani melalui penerapan living values education di Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Sukamaju, Desa Ajaobaki, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Agrimor, 8(1), 1-6.
Kulsum, U., & Muhid, A. (2022). Pendidikan karakter melalui pendidikan agama islam di era revolusi digital. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 12(2), 157-170.
Kurniawaty, I., Purwati, & Faiz, A. (2022). Penguatan pendidikan karakter cinta tanah air. Jurnal Education and Development, 10(3), 496-498.
Mahmudin, H., & Muhid, A. (2020). Peran orang tua mendidik karakter anak dalam islam. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 11(2), 449-463.
Mariani, E. (2023). Peran orang tua dan habitus dalam pembentukan karakter remaja kristen di Desa Petuk Liti Kabupaten Pulang Pisau. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 5977-5991.
Masrofah, T., Fakhruddin, & Mutia. (2020). Peran orang tua dalam membina akhlak remaja (studi di Kelurahan Air Duku, Rejang Lebong-Bengkulu). Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 39-58.
Mazanec, J., & Veronika Harantová. (2024). Gen z and their sustainable shopping behavior in the second-hand clothing segment : Case study of the Slovak Republic. Sustainability, 16(1), 1-15.
Montes-Martínez, R., & Ramírez-Montoya, M. S. (2023). Pedagogical models and ICT integration in entrepreneurship education: Literature review. Cogent Education, 10(2), 1-19.
Mudzakiroh, N., & Arif, M. (2022). Peran orang tua tunggal (single parent) dalam menanamkan karakter religius pada remaja. Fatawa: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 1-15.
Mulati, Y. (2023). Peran orang tua dalam mencegah perilaku menyimpang pada anak dengan penguatan karakter dan optimalisasi potensi anak. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 15(2), 135-144.
Nely, N. & Rabung, F. (2022). Analisis peran orang tua bagi perkembangan karakter anak remaja di Gereja Kibaid Jemaat Sassa’. Jurnal Misioner, 2(1), 113-146.
Nowacki, M., Kowalczyk-Anioł, J., & Chawla, Y. (2023). Gen z’s attitude towards green image destinations, green tourism and behavioural intention regarding green holiday destination choice: a study in Poland and India. Sustainability (Switzerland), 15(10), 1-17.
Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter religius. Jurnal Basicedu, 6(4), 7310-7316.
Prasetyo, R. H., Asbari, M., & Putri, S. A. (2024). Mendidik generasi z: Tantangan dan strategi di era digital. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(1), 10-13.
Pujiono, A. (2021). Media sosial sebagai media pembelajaran bagi generasi z. Didaché: Journal of Christian Education, 2(1), 1-19.
Rahmadhani, I., Sari, D. M., Novianti, I., Hatta, G. F., & Khoirunnisa, S. A. (2024). Diferensiasi interaksi sosial antara generasi milenial dan gen z. Pena Edukasia, 2(2), 68-71.
Ramdhani, K., Hermawan, I., & Muzaki, I. A. (2020). Pendidikan keluarga sebagai fondasi pertama pendidikan karakter anak perspektif Islam. JIAI :Jurnal Ilmu Agama Islam, 2(2), 36-49.
Ramandhini, R. F., Rahman, T., & Purwati. (2023). Peran guru dan orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini. Khazanah Pendidikan-Jurnal Ilmiah Kependidikan (JIK), 17(1), 116-123.
Rangga, O., & Bobby, K. P. (2022). Peran orang tua dalam mendidikan anak remaja: Suatu perspektif etika kristen. Servire (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 77-88.
Salirawati, D. (2021). Identifikasi problematika evaluasi pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 4(1), 17-27.
Santoso, G., Rahmawati, P., Murod, M., & Setiyaningsih, D. (2023). Hubungan lingkungan sekolah dengan karakter sopan santun siswa. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 2(1), 91-99.
Sarbini, M., & Wahidin, U. (2020). Pendidikan rabbani untuk penguatan karakter remaja. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 149-160.
Sari, W. N. (2021). Pendidikan karakter melalui pembelajaran IPS. Peshum : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 1(1), 10-14.
Satria, U., & Aini, H. W. (2021). Peran orang tua dalam pembentukan karakter remaja melalui program bina keluarga Islami. Al Khidmad, 5(2), 99-110.
Shofiyati, A., & Subiyantoro. (2022). Pengembangan pendidikan karakter di pesantren untuk menghadapi klitih: Tinjauan teori belajar sosial. Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, 5(2), 105-116.
Sitopu, J. W., Khairani, M., Roza, M., & Judijanto, L. (2024). The importance of integrating mathematical literacy in the primary education curriculum: A literature review. International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL), 2(1), 121-134.
Timotheou, S., Miliou, O., Dimitriadis, Y., Sobrino, S. V., Giannoutsou, N., Cachia, R., Monés, A. M., & Ioannou, A. (2023). Impacts of digital technologies on education and factors influencing schools’ digital capacity and transformation: A literature review. Education and Information Technologies 28(6), 6695-6726.
Wahdani, F. R. R., & Burhanuddin, H. (2020). Pendidikan keluarga di era merdeka belajar. Al-Aufa: Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman, 2(1), 1-10.
Yusiyaka, R. A., & Safitri, A. (2020). Pendidikan keluarga responsif gender. Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah, 3(1), 232-242.
Zeva, S., Rizqiana, I., Novitasari, D., & Radita, F. R. (2023). Moralitas generasi z di media sosial: Sebuah esai. Jurnal Manejemen Pendidikan, 1(2), 1-6.
Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan perilaku komunikasi generasi milenial dan generasi z di era digital. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69-87.