Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Articles 28 August 2026

Industry-based collaborative curriculum strategy at SMK Yadika Soreang

MR
Muhammad Rivalby Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i2.751

Abstract

The Kurikulum Merdeka emphasizes school autonomy and engagement with industry needs, encouraging vocational schools (SMK) to develop more adaptive curriculum strategies. This study explores the implementation of an industry-based collaborative curriculum at SMK Yadika Soreang. It aims to examine the curriculum team's organizational structure, collaboration patterns among stakeholders, and strategies for adapting the curriculum to national standards and local industry needs. A qualitative case study method was used, with data collected through semi-structured interviews with key informants, including the Vice Principal for Curriculum, and through analysis of curriculum documents. Results indicate that all teachers play an active role in curriculum planning. The curriculum team serves as a liaison between government policy and school implementation through regular development meetings and revisions that follow national guidelines while allowing for local adaptations. Learning materials are tailored to areas of expertise, such as mechanical engineering and accounting, and supported by internal workshops and digital learning platforms. This strategy aims to produce competent, work-ready graduates who meet industry needs and provide practical insights for other vocational schools to adopt the Kurikulum Merdeka collaboratively and adaptively.

 

Abstrak

Kurikulum Merdeka menekankan otonomi sekolah dan keterkaitan dengan kebutuhan industri, sehingga mendorong SMK untuk mengembangkan strategi kurikulum yang lebih adaptif. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi kurikulum kolaboratif berbasis industri di SMK Yadika Soreang dengan tujuan mengkaji struktur organisasi tim kurikulum, pola kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta strategi penyesuaian kurikulum terhadap standar nasional dan kebutuhan industri lokal. Metode studi kasus kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, termasuk narasumber utama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, serta analisis dokumen kurikulum. Hasil menunjukkan bahwa seluruh guru berperan aktif dalam perencanaan kurikulum. Tim kurikulum menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasi di sekolah, melalui rapat pengembangan rutin serta revisi yang mengikuti panduan nasional dan penyesuaian lokal. Materi pembelajaran disesuaikan dengan bidang keahlian, seperti teknik mesin dan akuntansi, serta didukung oleh lokakarya internal dan platform pembelajaran digital. Strategi ini bertujuan menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri, serta memberikan wawasan praktis bagi SMK lain untuk mengadopsi Kurikulum Merdeka secara kolaboratif dan adaptif.

Kata Kunci: kebutuhan industri; pendidikan vokasional; pengelolaan kurikulum

Keywords:
curriculum management industry needs vocational education

References

Adiyono, A., Agnia, A. S., & Maulidah, T. (2023). Strategi manajemen kurikulum dan metode pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di MTs Nashirul As’ adiyah Pepara Tanah Grogot. El-Idare: Journal of Islamic Education Management, 9(1), 115-121.
Affandi, L., Indriayu, M., & Totalia, S. A. (2025). Vocational school level learning model for work readiness: A systematic literature review. International Journal of Research and Community Empowerment, 3(2), 58-71.
Ainissyifa, H., Nasrullah, Y. M., & Fatonah, N. (2024). Empowering educational autonomy to implement Kurikulum Merdeka in madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 25-40.
Anas, M. H., Bakti, S., Nasril, Y., & Adawiyah, R. (2025). Analisis perkembangan kurikulum pendidikan nasional di Indonesia dari Kurikulum 1947 hingga Kurikulum Merdeka: Studi literatur. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 1259-1272.
Artha, H. W., Barokah, E. R., & Jalinus, N. (2024). Implementasi pendidikan di SMK Negeri 3 Kota Solok: tinjauan terhadap penerapan Kurikulum Merdeka, teaching factory dan prakerin. JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 2(2), 251-262.
Aulia, P. F., Rustam, & Hayati, F. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 1 Medan. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(6), 277-303.
Clayback, K. A., Williford, A. P., & Vitiello, V. E. (2023). Identifying teacher beliefs and experiences associated with curriculum implementation fidelity in early childhood education. Prevention Science, 24(1), 27-38.
Damanik, D. P., Purba, D., Aruan, R. V., & Sitorus, H. V. S. N. (2024). Penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka Belajar pada guru SMA Swasta YAPIM Taruna Sei Rotan tahun 2023/2024. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Maju Uda, 5(3), 43-52.
Hadisaputra, P., Haryadi, L. F., Zuhri, M., Thohri, M., & Zulkifli, M. (2024). The role of teachers in curriculum management implementation: A narrative literature review on challenges, best practices, and professional development. Asian Journal of Education and Social Studies, 50(5), 18-27.
Hutabarat, T. D. M., Panjaitan, I. S., & Sinaga, H. F. R. U. (2024). Peran guru penggerak mendukung peningkatan pendidikan Indonesia dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 919-932.
Istiqomah, N., Lisdawati, L., & Adiyono, A. (2023). Reinterpretasi metode pembelajaran sejarah kebudayaan Islam: Optimalisasi implementasi dalam Kurikulum 2013 di madrasah aliyah. Iqro: Journal of Islamic Education, 6(1), 85-106.
Mariah, S., Sari, A. S., Kaharsyah, A., & Saraswati, P. (2025). The role of industry partnerships in advancing vocational training programs: Challenges and opportunities. The Journal of Academic Science, 2(2), 605-615.
Midiaty, M., Mulawarman, W. G., & Masruhim, M. A. (2024). Analisis implementasi manajemen Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan SMK Pusat Keunggulan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 4(2), 123-134.
Muchtar, A. A., Hidayat, T., Utsman, S., Ikhsan, M., Umam, M. I., & Putri, R. F. (2024). Penerapan model pembelajaran pada Kurikulum Merdeka: Studi kasus di SMA Negeri 1 Pare. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(2), 575-585.
Munawar, M. A. R. A., Azyan, N. I., Aurelia, S., Indriani, S., & Hadiapurwa, A. (2025). Teachers’ views on optimizing Kurikulum Merdeka in SMK Kencana accounting department. Hipkin Journal of Educational Research, 2(1), 93-108.
Muzaini, M. C. (2023). Peran kepala sekolah untuk mengatasi hambatan guru dalam pengembangan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 1214-1235.
Nasution, A. F., Ningsih, S., Silva, M. F., Suharti, L., & Harahap, J. P. (2023). Konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka. Competitive: Journal of Education, 2(3), 201-211.
Nugraha, T. S. (2022). Kurikulum Merdeka untuk pemulihan krisis pembelajaran. Inovasi Kurikulum, 19(2), 251-262.
Nuraini, N., Tejasukmana, L. S., Yahtadi, F., & Nadya, M. T. (2023). Principles of curriculum development to improve the quality of learning with Kurikulum Merdeka. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(1), 87-100.
Nurfadhilah, A. A., Ariyadi, D. H., Ratnawati, D., Karimatunisa, E., Kusumaningrum, K. D., & Susanto, B. H. (2024). Analisis pengelolaan kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 2(5), 1-17.
Nurhayati, N., Tarigan, S., & Lubis, M. (2025). Implementasi dan tantangan Kurikulum Merdeka di SMA: strategi pengajaran berpusat pada siswa untuk pembelajaran yang lebih fleksibel dan kreatif. Jurnal Pendidikan, 13(1), 69-79.
Porayow, P. A., Taroreh, R. N., & Sumarauw, J. S. B. (2023). Pengaruh komunikasi internal, kompetensi guru, dan desain pelatihan terhadap efektivitas kerja guru SMA/SMK Katolik di Kota Tomohon. Jurnal EMBA, 11(4), 358-369.
Putri, N. A., & Nukman, M. (2024). Peran guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 10(1), 109-123.
Rahman, F. S., Febriani, A., Annisak, F., Sabina, I., & Ananda, P. (2024). Kolaborasi sekolah dan industri: menyiapkan siswa untuk dunia kerja. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(3), 158-166.
Soleh, A. A., Triyanto, T., Parno, P., Suharno, S., & Estriyanto, Y. (2023). Tinjauan pustaka sistematis: Model kemitraan antara SMK dengan dunia usaha dan dunia industri. JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 16(2), 126-136.
Ubihatun, R., Aliyya, A. I., Wira, F., Ardhelia, V. I., & Radianto, D. O. (2024). Tantangan dan prospek pendidikan vokasi di era digital: Tinjauan literatur. Abstrak: Jurnal Vokasi, 1(3), 1-11.
Xinming, Z. (2023). Research on cultivating innovation and practical skills in higher vocational education. Frontiers in Educational Research, 6(26), 29-36.
Yahya, N., Santaria, R., & Muhaemin, M. (2024). Manajemen dan evaluasi penerapan Kurikulum Merdeka di SMK Pusat Keunggulan. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(2), 1383-1393.
Yoto, Suyetno, A., Wibawa, A., Paryono & Romadin, A. (2024). Unveiling the distinctive impact of vocational schools link and match collaboration with industries for holistic workforce readiness. Open Education Studies, 6(1), 1-18.
Yunitasari, F. D., Herdyastuti, N., & Agung, A. I. (2025). Kolaborasi sekolah dan industri: Pembelajaran berbasis proyek terintegrasi industri (PjBL-T). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 123-134.
Zainudin, A., Hepni, H., Nawangsari, D., & Ubaidillah, U. (2025). Analysis of the independent curriculum (independent learning, independent transformation, and independent sharing). Falasifa: Jurnal Studi Keislaman, 16(1), 29-36.