##navigation.skip##

Article

HomeVol. 23 No. 2 (2026): Inovasi Kurikulum, May 2026Political intervention in teacher recruitment and its...

Political intervention in teacher recruitment and its impact on education quality

Abstract

Political interference in teacher recruitment has become a critical issue in the education sector because it can impact the quality and integrity of the education system. In many cases, the recruitment process is influenced by political interests, nepotism, and unfair selection practices, thus undermining the principle of meritocracy. This situation can lead to the selection of teachers who lack professional qualifications and competencies, ultimately impacting the quality of education and the effectiveness of the learning process. This study aims to analyze the forms of political interference in teacher recruitment and assess their impact on the quality of education. This study conducted a literature review, analyzing academic journals and prior research on political interference and teacher recruitment. The data obtained were analyzed descriptively through thematic analysis to identify key patterns and findings.  The results show that political interference generally occurs through political pressure, manipulation of recruitment procedures, and bias toward certain candidates. These practices undermine teacher professionalism, reduce transparency in recruitment, and contribute to a decline in educational quality. This study concludes that a transparent, accountable, and merit-based recruitment system is crucial for minimizing political interference and improving the quality of education.

 

Abstrak

Intervensi politik dalam rekrutmen guru telah menjadi isu penting dalam sektor pendidikan karena dapat memengaruhi kualitas dan integritas sistem pendidikan. Dalam banyak kasus, proses rekrutmen dipengaruhi oleh kepentingan politik, nepotisme, dan praktik seleksi yang tidak adil sehingga melemahkan prinsip meritokrasi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terpilihnya guru yang tidak memenuhi kualifikasi dan kompetensi profesional, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pendidikan dan efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk intervensi politik dalam rekrutmen guru serta mengkaji dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis berbagai jurnal akademik dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan intervensi politik dan rekrutmen guru. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi politik umumnya terjadi melalui tekanan politik, manipulasi prosedur rekrutmen, dan keberpihakan terhadap kandidat tertentu. Praktik tersebut berdampak negatif terhadap profesionalisme guru, mengurangi transparansi dalam rekrutmen, dan berkontribusi terhadap menurunnya kualitas pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem rekrutmen yang transparan, akuntabel, dan berbasis merit sangat penting untuk meminimalkan intervensi politik serta meningkatkan kualitas pendidikan.

Kata Kunci: intervensi politik; kualitas pendidikan; rekrutmen guru 

Keywords : political interference , quality of education , teacher recruitment

References

Afrilia, L., & Shaira, N. (2024). Tinjauan penerapan sistem rekrutmen dan seleksi guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora, 2(6), 52-60.

Agustin, R., Abbas, N., Khasanah, A. N., & Sari, F. R. (2024). Peran guru dalam membentuk karakter peserta didik. Pandu: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum, 2(2), 1-10.

Akbar, A. (2021). Pentingnya kompetensi pedagogik guru. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 2(1), 23-30.

Andina, E., & Arifa, N. (2021). Problematika seleksi dan rekrutmen guru pemerintah di Indonesia. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 12(1), 85-105.

Arastia, L. A., Nurfitriani, R., Nurfadillah, M., Palah, P., & Aliyyah, R. R. (2025). Manajemen rekrutmen, seleksi, orientasi dan penempatan sumber daya manusia pendidikan di SMP Darma Bakti Kota Bogor. El-Idare: Journal of Islamic Education Management, 11(2), 15-21.

Ashidiqie, H. F. K., Hakim, A. R., & Suklani, S. (2023). Manajemen guru pada otonomi daerah (desentralisasi). Tanzhimuna, 3(2), 484-496.

Darling-Hammond, L., Burns, D., Campbell, C., Goodwin, A. L., Hammerness, K., Low, E. L., ... & Zeichner, K. (2017). Empowered educators: how high-performing systems shape teaching quality around the world. John Wiley & Sons.

Erasmus, W. (2015). Public administrators and maladministration. Administratio Publica, 23(1), 102-120.

Fadhillah, F., Rugaiyah, R., Fuad, N., & Julia, P. (2019). Upaya peningkatan kompetensi guru berdasarkan system thinking. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 7(1), 1-14.

Grissom, J., Kalogrides, D., & Loeb, S. (2015). The micropolitics of educational inequality: the case of teacher-student assignments. Peabody Journal of Education, 90(1), 601-614.

Gultom, B. O. S., Sinaga, H. I., Fauji, R., Siahaan, T., & Harahap, L. M. (2025). Strategi rekrutmen transparan sebagai solusi mengurangi bias dan nepotisme dalam manajemen sumber daya manusia: kajian literatur sistematis. Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia, 3(3), 239-249.

Hair, M. A. (2018). Kebijakan politik pendidikan dalam pembangunan moralsosial. Al-Ulum : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ke-Islaman, 5(2), 13-22.

Hasan, I. (2016). Meninjau ulang kebijakan pemerintah bidang pendidikan tinggi keagamaan Islam. Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, 17(2), 1-20.

Ingersoll, R. M. (2020). Misdiagnosing the teacher quality problem. The State of Education Policy Research (University of Pennsylvania: Routledge), 1(1), 291-306.

Joseph, S., & Alhassan, I. (2023). Favouritism in higher education institutions: exploring the drivers, consequences and policy implications. European Journal of Human Resource, 7(1), 31-45.

Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membangun karakter peserta didik upaya penguatan moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25-37.

Lamadang, K. P., Karlina, D. A., Nuraini, R. Z., & Febriani, W. D. (2022). Isu dan kebijakan global politisasi pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 63-76.

Loeb, S., Kalogrides, D., & Béteille, T. (2012). Effective schools: teacher hiring, assignment, development, and retention. Education Finance and Policy, 7(3), 269-304.

Muwafiqoh, A. (2023). Upaya peningkatan mutu pendidikan agama Islam melalui kebijakan pemerintah daerah di Kabupaten Bogor. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme.

Nur, F., & Kurniawati, A. (2022). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1-13.

Özden, M. (2024). Content and thematic analysis techniques in qualitative research: purpose, process and features. Qualitative Inquiry in Education: Theory & Practice (QIETP), 2(1), 64-81.

Pusvitasari, L., Rahmatullah, A., Hoer, U. H., Hasny, A. S., & Al-haedari, M. R. (2024). Analisis proses administrasi pendidikan di Indonesia: mengidentifikasi distorsi dan implikasinya. Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 8-11.

Rony, R. (2018). Sistem rekrutmen tenaga pendidik (guru). Miyah: Jurnal Studi Islam, 14(2), 37-57.

Rosa, N., Yuliani, R., & Fahmi, Z. (2025). Transparansi seleksi CPNS di Indonesia: realita, tantangan, dan implikasinya - kajian literatur. Jurnal Administrasi Negara, 22(1), 34-52.

Samsinar, S., Sukarno, S., & El Widdah, M. (2021). Peran politik, kebijakan terhadap proses pelaksanaan dan penilaian pendidikan Islam. Jurnal Literasiologi, 6(2), 89-106.

Shah, K., & Sirozi, M. (2024). Politisasi profesi guru oleh pemerintah daerah: studi kasus di Kabupaten Banyuasin III. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 802-818.

Sobari, M. (2025). Praktik titip jabatan dan nepotisme dalam organisasi kesehatan: ancaman bagi kepemimpinan berkelanjutan dan lingkungan kerja yang sehat. Jurnal Manajemen Kesehatan, 3(3), 189-201.

Suharti, J., & Haifaturrahmah, H. (2025). Pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 593-596.

Syaekhan, F., Pahlevi, M. S. R., Fathurrahman, M., & Fauzi, H. (2025). Problem pendidikan di Indonesia: analisis fenomena guru tanpa kompetensi. Qosim: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(3), 1158-1170.

Tri, O. T., Pangestuti, A., Wulandari, R., Setiawan, F., & Dahlan, A. (2021). Permasalahan guru honorer terkait kebijakan penghentian rekrutmen guru PNS menjadi PPPK. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(4), 1133-1138.

Triwiyanto, T., & Kusumaningrum, D. (2025). Ketimpangan distribusi guru sekolah dasar negeri dan pemerataan akses mutu pendidikan. Jurnal Administrasi Publik, 21(2), 188-214.

Umar, A., Sirozi, M., & Sumanti, S. T. (2024). Suksesi pendidikan nasional (analisis intervensi politik pemerintah provinsi). Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1965-1972.

Vandeleene, A. (2023). The why of candidate selection: how party selectors handle trade-offs between party goals. Party Politics, 30(1), 73 - 84.

Washington-Lawson, K. T. (2021). Teacher hiring in public school districts: decision making competencies, person-environment fit, evaluation and assessment measures. Doctoral dissertation: Southeastern Louisiana University.

Yusuf, A., Abidin, A. Z., Anwar, S., & Romlah, R. (2024). Tindakan sistem pendidikan meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusinya. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 2345-2352.

Yusuf, M. (2019). Pengaruh kemajuan teknologi dan pengetahuan terhadap minat generasi milenial dalam berinvestasi di pasar modal. Jurnal Dinamika Manajemen dan Bisnis, 2(2), 86-94.

Zubaidi, M. A., Rahmat, R., & Ashari, A. (2025). Manajemen rekrutmen guru sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan. Journal of Education and Contemporary Linguistik, 2(2), 46-62.

Zulfitri, H., & Setiawati, N. P. Ismaini, I. (2019). Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru. Lingua, Jurnal Bahasa & Sastra, 19(2), 130-136.