Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 3 No. 2 (2026): Hipkin Journal of Educational Research, August 2026 Curriculum implementation management at SMKN 1...
Articles 28 August 2026

Curriculum implementation management at SMKN 1 Katapang

TR
Tengku Zulfikar Rohman Universitas Pendidikan Indonesia,
DOI https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i2.744

Abstract

The implementation of the Kurikulum Merdeka in Vocational High Schools (SMK) is a government initiative to align vocational education with the demands of a dynamic, evolving workforce. However, this new curriculum is not entirely free of managerial and structural issues, particularly those related to industry relations. The purpose of this study is to assess the management of the Kurikulum Merdeka implementation at SMKN 1 Katapang, one of the SMK Pusat Keunggulan for Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak/RPL). This study used a qualitative descriptive approach, employing data collection techniques such as observations, surveys, and interviews with students, business owners, and school administrators. The study's findings indicate that schools have employed strategies such as aligning curricula with industry, implementing project-based learning (PjBL), and actively collaborating with the workforce. However, challenges largely remain the rapid pace of curriculum change and the need to adapt to technological advances. This study emphasizes the importance of collaboration between industry and management, as well as the improvement of facilities and infrastructure for students and teachers, to enhance the successful implementation of the Kurikulum Merdeka in vocational schools.

 

Abstrak

Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan upaya pemerintah untuk menyelaraskan pendidikan kejuruan dengan tuntutan dunia kerja yang dinamis dan terus berkembang. Namun demikian, kurikulum baru ini tidak sepenuhnya terbebas dari berbagai permasalahan manajerial dan struktural, terutama yang terkait dengan hubungan dengan industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai manajemen implementasi Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Katapang, salah satu SMK Pusat Keunggulan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, survei, dan wawancara terhadap murid, pelaku usaha, dan administrator sekolah. Temuan studi ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah telah menggunakan strategi seperti penyelarasan kurikulum dengan industri, Project-Based Learning (PjBL), serta kolaborasi aktif dengan dunia kerja. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi sebagian besar masih berupa perubahan kurikulum yang cepat dan perlunya adaptasi terhadap kemajuan teknologi. Studi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara industri dan manajemen, serta peningkatan sarana dan prasarana bagi murid dan guru untuk meningkatkan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah vokasi.

Kata Kunci: kolaborasi industri; Kurikulum Merdeka; manajemen kurikulum

Keywords:
curriculum management industry collaboration Kurikulum Merdeka

References

Ahmad, S. T., Watrianthos, R., Samala, A. D., & Muskhir, M. (2023). Project-based learning in vocational education: A bibliometric approach. International Journal of Modern Education and Computer Science, 15(4), 43-56.
Anggita, M., Roemintoyo, R., & Rahmawati, K. (2021). Relevansi kurikulum sekolah menengah kejuruan dengan kebutuhan DU/DI ditinjau dari kegiatan praktik kerja industri. Indonesian Journal of Civil Engineering Education, 7(1), 32-39.
Anggriani, N. M., Putro, H. P. N., & Sriwati, S. (2024). Tantangan berkelanjutan: Problematika guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran sejarah. Prabayaksa: Journal of History Education, 4(1), 37-43.
Ardiansah, A., Komara, D. A., & Halimah, L. (2022). Evaluation of the library management program as a learning resources with discrepancy model. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(1), 87-100.
Artha, H. W., Barokah, E. R., & Jalinus, N. (2024). Implementasi pendidikan di SMK Negeri 3 Kota Solok: Tinjauan terhadap penerapan Kurikulum Merdeka, teaching factory dan prakerin. JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 2(2), 251-262.
Ashary, M. I. A., & Komara, D. A. (2022). Library human resources training through online-based service provider platform. Edulib, 12(1), 76-85.
Dariyono, & Rusman. (2023). Curriculum transformation in the 21st century education: Perspectives, challenges, and prospects. The 2nd International Conference on Education Innovation and Social 2(1), 57-68.
Hadi, S., & Santoso, B. (2023). Kolaborasi sekolah dan industri dalam pengembangan kurikulum SMK berbasis kebutuhan dunia kerja. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(1), 14-27.
Hertanto, Y. (2026). Rekonsiliasi pendidikan vokasi dan sinergi link-and-match 2.0: Studi sinkronisasi kurikulum SMK dengan kebutuhan industri ekonomi nasional di era digital. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 269-277.
Junelti, A. D., Giatman, M., Elida, E., & Kasmita, K. (2026). Managing teaching factory implementation in culinary vocational education: A POAC-based case study in Indonesia. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 18(1), 1018-1030.
Khaira, H. S., Al Hafizh, M. F., Darmansyah, P. S. A., Nugraha, H., & Komara, D. A. (2023). Analysis of needs and teachers' perception towards business teaching materials at SMA Labschool UPI. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(2), 299-314.
Marlina, L., & Rahayu, Y. M. (2025). Penerapan metode scaffolding pada zone of proximal development (ZPD) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-1 SMAN 6 Kota Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik, 8(1), 42-55.
Munir, M., & Su'ada, S. (2024). Strategi pendanaan dan kemitraan dalam transformasi digital pendidikan. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi, 3(2), 89-101.
Ndruru, F. (2024). Tantangan dan peluang implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran akuntansi di SMK Markus 1 Medan. Akuntanomics, 1(1), 23-30.
Nilsook, P., Chatwattana, P., & Seechaliao, T. (2021). The project-based learning management process for vocational and technical education. Higher Education Studies, 11(2), 20-30.
Putri, D. P. A., Erviana, L., & Burhanuddin, A. (2024). Efektivitas project-based learning (PjBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V di SDN 3 Candi Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 12-25.
Rahayu, D. N. O., Sundawa, D., & Wiyanarti, E. (2023). Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya dalam membentuk karakter masyarakat global. Visipena, 14(1), 14-28.
Rizkylillah, M. S. (2025). Analysis of the implementation of project-based vocational learning programs as 21st century learning in vocational school. International Journal of Research in Education and Science, 11(4), 882-895.
Rosyiddin, A. A. Z., Fiqih, A., Nugraha, H., Hadiapurwa, A., & Komara, D. A. (2023). The effect of interactive PowerPoint media design on student learning interests. Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 8(1), 12-24.
Satiti, L., Kurniawan, D., & Fitriani, R. (2023). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di SMK: Studi kasus pada jurusan teknik. Jurnal Manajemen Pendidikan Teknik, 6(2), 45-57.
Satria, T. G., Sapriya, S., Sa'ud, U. S., Riyana, C., Hajani, T. J., & Erander, S. (2025). The influence of project based learning model on learning outcome and student's critical thinking. Jurnal Prima Edukasia, 13(1), 146-158.
Soleha, Z., & Mujahid, K. (2024). Analisis hambatan dan tantangan: Implementasi Kurikulum Merdeka dalam kehidupan sehari-hari guru. Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 4(1), 563-574.
Sumual, H., Sumual, H., & Sompotan, G. J. (2024). Case study of vocational school human resources development. International Journal of Information Technology and Education, 3(4), 24-34.
Suparlan. (2021). Pengembangan kurikulum kejuruan yang responsif terhadap perkembangan industri dan teknologi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(2), 123-135.
Supiyono, D., Sudira, P., & Romadhon, M. I. (2025). Flexible learning model effects in Kurikulum Merdeka implementation to develop soft-kill and student character in vocational high schools. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 9(3), 1590-1598.
Suryani, E. (2021). Persepsi guru dan siswa terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Edukasi dan Riset, 10(2), 123-130.
Teferi, G. B., Gu, Q., & Wu, Z. (2026). The role of the technical and vocational education and training (TVET) curriculum in enhancing workforce readiness. Vocational: Journal of Educational Technology, 2(2), 80-88.
Wardoyo, C., & Nuris, D. M. R. (2023). Pelatihan pembuatan evaluasi pembelajaran berbasis TIK bagi guru akuntansi. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 308-313.
Waska Warta, I., Setiawan, A., Mahpudin, A., & Rifai, M. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada sekolah menengah kejuruan dalam meningkatkan kompetensi lulusan peserta didik di SMKN 7 Baleendah. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 6(2), 578-584.
Widiyantoro, W. (2025). Analisis Kurikulum Merdeka mengenai sikap dan nilai siswa pada kelas menengah pertama. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 314-321.
Wisudariani, A., Nugraheni, R., & Setiawan, B. (2024). Kurikulum Merdeka dan perencanaan pembelajaran berbasis karakter. Jurnal Mitra Mifan Mandiri, 3(2), 40-51.
Yossel-Eisenbach, Y., Davidovitch, N., & Gerkerova, A. (2025). The impact of lecturer profiles on digital learning habits in higher education. The European Educational Researcher, 8(2), 31-58.
Zein, D. N., Hadiapurwa, A., Wulandari, Y., & Komara, D. A. (2023). Implementation of monitoring and evaluation of BPI Bandung high school library. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 7(2), 156-167.