The integration of sunnah fasting contributes to the character development of students

Authors

  • Muhammad Fadhil Husein UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
  • Muhajir UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.64014/jik.v23i2.197

Keywords:

character education, spiritual education, student character, sunah fasting

Abstract

Fasting is a form of worship that has value and can be integrated into character education. This study examines the implementation and impact of the Monday-Thursday sunnah fasting program on the development of students' spiritual character at MA PSA Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al-Furqon. This study used a descriptive qualitative approach, relying on participant observation, in-depth interviews with school officials and students, and document analysis to collect data. The results indicate that the program was implemented effectively and well-planned. Participation in the program significantly promoted positive character traits such as discipline, patience, and the ability to manage emotions, as well as strengthening sincerity and social awareness. There was an increase in spiritual awareness and a decrease in inappropriate verbal behavior. Several challenges, such as limited supervision outside of school and students' physical conditions, were addressed through schedule adjustments and health support. Continuous teacher evaluation and communication with families contributed to the program's success. Overall, the Monday-Thursday sunnah fasting program has proven to play a significant role in creating a religious atmosphere in schools, increasing spiritual intelligence, and serving as a strategic model for Islamic character education.

 

Abstrak

Puasa adalah salah satu ibadah yang memiliki nilai dan dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan karakter. Penelitian ini mengulas pelaksanaan dan dampak program puasa sunah Senin-Kamis terhadap pengembangan karakter spiritual murid di MA PSA Istiqomah Islamiyah Pondok Modern Al-Furqon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengandalkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pihak sekolah dan murid, serta analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan bahwa program ini terlaksana secara efektif dan terencana dengan baik. Partisipasi dalam program ini secara signifikan mempromosikan karakter positif seperti disiplin, kesabaran, dan kemampuan mengelola emosi, serta memperkuat keikhlasan dan kepedulian sosial. Terdapat peningkatan kesadaran spiritual dan penurunan perilaku verbal yang kurang pantas. Beberapa tantangan, seperti minimnya pengawasan di luar sekolah dan kondisi fisik murid, dapat diatasi melalui penyesuaian jadwal dan dukungan kesehatan. Evaluasi berkelanjutan oleh guru dan komunikasi dengan keluarga turut mendukung keberhasilan program. Secara keseluruhan, program puasa sunah Senin-Kamis terbukti berperan penting dalam menciptakan suasana religius di sekolah, meningkatkan kecerdasan spiritual, serta menjadi model strategis bagi pendidikan karakter Islami.

Kata Kunci: karakter murid; pendidikan karakter; pendidikan spiritual; puasa sunah

References

Aisyah, A., Ismail, F., Zuhdiyah, Z., & Ismail, I. (2025). Islamic education in Indonesia: civilization and the development of national character. Tofedu: The Future of Education Journal, 4(4), 992-1004.

Angel, A., Mutiara, A., Arya, A., Polem, A., & Nugraha, B. S. (2024). Nilai-nilai puasa dan implikasinya terhadap pendidikan karakter. Maras: Jurnal Penelitian Multidisplin, 2(2), 723-731.

Antony, E. M. (2022). Framing childhood resilience through Bronfenbrenner's ecological systems theory: a discussion paper. Cambridge Educational Research e-Journal, 9(1), 1-14.

Aqiilah, I. I. (2020). Puasa yang menajubkan (studi fenomenologis pengalaman individu yang menjalankan puasa Daud). Jurnal Empati, 10(2), 163-189.

Azizi, N. H., Izzaturrahman, F., & Yassir, M. (2023). Fenomologi puasa Senin Kamis di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember. Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah, 10(2), 263-280.

El Zaatari, W., & Maalouf, I. (2022). How the Bronfenbrenner Bio-Ecological system theory explains the development of students’ sense of belonging to school?. Sage Open, 12(4), 1-18.

Faozi, A., & Himmawan, D. (2023). Nilai-nilai pendidikan spiritual menurut Syekh Zainal Abidin Abdul Karim Al Husaini dalam Kitab Al Barzanji. Journal Islamic Pedagogia, 3(1), 90-97.

Giyarsi, G. (2023). Peningkatan kualitas pendidikan Islam melalui aspek spiritual : tinjauan terhadap praktek pendidikan spiritual. An-Nuha: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 433-449.

Gowasa, H., Tampubolon, H., & Simbolon, B. R. (2024). Analisis dampak pendidikan karakter dalam pembentukan moral anak. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 1086-1095.

Hamid, S., Hashim, N., & Rahman, A. (2022). Emotional attachment and moral internalization in faith-based schooling. Journal of Beliefs and Values, 43(3), 405-423.

Harpetinah, H., Hakim, L. N., & Kholifah, U. N. (2023). Puasa dalam Al-Quran (kajian teks dan konteks serta implikasi etikanya). Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 8(2), 161-180.

Hasanah, A. M., Kusnadi, K., & Marianti, L. (2023). Hubungan antara pelaksanaan puasa sunah dengan self control mahasiswa. Journal of Society Counseling, 1(3), 334-339.

Huda, F. (2022). Pembentukan karakter melalui nilai-nilai edukatif puasa ramadhan menurut prespektif Al-Ghazali. Taqorrub: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah, 3(2), 67-80.

Khaerunisa, K., & Arifin, M. Z. (2024). Pembentukan karakter santri melalui puasa sunnah Senin Kamis di Pondok Pesantren Modern An-Nuqthah Kota Tangerang. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 7(2), 175-186.

Lodi, E., Perrella, L., Lepri, G. L., Scarpa, M. L., & Patrizi, P. (2021). Use of restorative justice and restorative practices at school: A systematic literature review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(1), 1-34.

Lubis, N., & Rahman, M. H. (2025). Holistic education in the perspective of imam Al-Ghazali’s thought: the integration of intellect, spirit, and ethics. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 19(2), 296-308.

Miftah, Z., Burhanuddin, H., & Lastutik, S. (2023). Implikasi puasa Senin Kamis bagi akhlak siswa di MA Darussalam Deru Bojonegoro. At-Tuhfah: Jurnal Studi Keislaman, 12(2), 53-65.

Mulyana, W., & Muntaqo, A. (2022). Efektivitas metode pembiasaan terhadap pembentukan karakter religius peserta didik kelas VII MTs Model Ihsaniyah Kota Tegal. La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 210 -237.

Munawar, M., Zuhri, S., & Surasman, O. (2023). Pendidikan karakter dalam Al-Qur’an kajian atas tafsir Al-Ibriz karya Bisri Mustofa. Jurnal Statement: Media Informasi Sosial dan Pendidikan, 13(2), 49-62.

Novianti, H. (2023). Fungsi puasa dalam membina kecerdasan emosional menurut hadis-hadis Rasulullah SAW. Shahih (Jurnal Ilmu Kewahyuan), 6(2), 226-247.

Nurachma, & Arenawati, A. (2024). Implementasi program sekolah penggerak dalam kebijakan Merdeka Belajar di Kabupaten Pandeglang. Niagara Scientific Journal, 16(1), 43-49.

Nurgi, P. A., Hayati, F., & Afrianti, N. (2021). Pengaruh program keagamaan puasa Senin dan Kamis terhadap kecerdasan spiritual. Prosiding Pendidikan Agama Islam, 7(2), 114-117.

Panji, A. L., Afendi, A. R., Ramli, A., Sudadi, S., & Mubarak, A. (2023). Pendidikan Islam dengan penanaman nilai budaya Islami. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 6(1), 9-21.

Permana, I. S. (2022). Puasa Senin Kamis dan korelasinya dengan kecerdasan emosional-spiritual peserta didik. Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(1), 37-46.

Putra, K. S. (2024). konsep pendidikan spiritual Imam Al-Ghazali dan relevansinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM), 3(2), 104-117.

Rokhim, A., Sarnoto, A. Z., Raya, A. T., & Bahri, S. (2022). Ekosistem pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an. Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner, 7(2), 188-216.

Sabir, N. F., & Srikandi, M. N. (2025). Falsafah ibadah puasa: Upaya pembentukan dan penguatan pengendalian diri di era modern. Al-Ikhtiar: Jurnal Studi Islam, 2(4), 568-580.

Salsabila, U. H. (2018). Teori ekologi Bronfenbrenner sebagai sebuah pendekatan dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 7(1), 139-158.

Sapendi, S. (2015). Internalisasi nilai-nilai moral agama pada anak usia dini. At-Turats, 9(2), 17-35.

Stanley, K., & Kuo, N. C. (2022). “It Takes a Village”: approaching the development of school-family-community partnerships through Bronfenbrenner’s socio-ecological perspectives. Journal of Human Sciences and Extension, 10(1), 1-15.

Sumiarti, S., Usman, U., Hadi, M., Wendry, N., & Johendra, M. (2021). Tujuan pendidikan Islam menurut Al-Ghazali ditinjau dari perspektif hadis. El-Sunah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu, 1(2), 148-161.

Tanjung, Y. F., Budianti, Y., & Arsyad, J. (2025). Adaptation of Islamic boarding schools to the changing times: a comparative study of curriculum modernization. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 30(1), 155-171.

Trabelsi, K., Ammar, A., Boukhris, O., Boujelbane, M. A., Clark, C., Romdhani, M., ... & Jahrami, H. (2024). Ramadan intermittent fasting and its association with health-related indices and exercise test performance in athletes and physically active individuals: an overview of systematic reviews. British Journal of Sports Medicine, 58(3), 136-143.

Published

2026-05-29

How to Cite

Husein, M. F., & Muhajir, M. (2026). The integration of sunnah fasting contributes to the character development of students. Inovasi Kurikulum, 23(2), 351-360. https://doi.org/10.64014/jik.v23i2.197

Similar Articles

1-10 of 122

You may also start an advanced similarity search for this article.