Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan mata pelajaran pendidikan agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v6i1.35687Keywords:
kurikulum tingkat satuan pendidikan, madrasah aliyah negeri, mata pelajaran pendidikan agama Islam, pengembangan kurikulumAbstract
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan kurikulum mata pelajaran PAI yang dilakukan oleh MAN 2 Serang. Secara rinci pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana madrasah dan guru bidang studi melakukan pengembangan silabus dan RPP, bagaimana implementasi pembelajaran PAI, dan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pengembangan kurikulum mata pelajaran PAI yang ada di satuan pendidikan. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dengan tahapan-tahapan mulai dari perencanaan awal, orientasi, eksplorasi, member check, sampai pada tahap triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pengembangan kurikulum mata pelajaran PAI di madrasah belum dilakukan secara sempurna. Belum terlihat adanya kesiapan dari pihak madrasah atau satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum secara mandiri. Dalam proses pengembangan kurikulum, baik pihak madrasah ataupun guru, masih sangat bergantung pada draf-draf yang dibuat oleh instansi terkait. Dalam pengembangan silabus dan RPP penjabaran SK dan KD ke dalam indikator-indikator materi pelajaran PAI masih dalam tahap mengadopsi belum sampai pada tahap development.
References
Abdullah, M. A. (1998). Problem epistemologis-metodologis pendidikan Islam. In A. M. Mulkhan et al. (Eds.), Pendidikan Islam: Beberapa aspeknya. Pustaka Pelajar.
Azra, A. (1999). Paradigma pendidikan Islam. Logos.
Bisri, C. H. (Ed.). (1999). Dinamika pemikiran Islam di perguruan tinggi. Logos.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1982). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods. Allyn and Bacon.
Buchori, M. (1992, February 24). Posisi dan fungsi Pendidikan Agama Islam dalam kurikulum pendidikan tinggi Islam [Makalah seminar]. IKIP Malang.
Departemen Agama. (2005a). Desain pengembangan madrasah. Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam.
Departemen Agama. (2005b). Pedoman integrasi life skills dalam pembelajaran. Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam.
Departemen Agama. (2005c). Pedoman pelaksanaan pembelajaran tematik. Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam.
Depdiknas. (2002). Kumpulan pedoman Kurikulum 2004. Pusat Kurikulum, Balitbang.
Depdiknas. (2006). Himpunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan (Keputusan Menteri Pendidikan Nasional 2006). Biro Hukum dan Organisasi Sekjen Depdiknas.
Dirjen Kelembagaan Agama Islam. (2006). Kerangka dasar dan struktur Kurikulum 2006. Departemen Agama.
Muslich, M. (2007). KTSP: Pembelajaran berbasis kompetensi dan kontekstual. Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. (2006).
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 dan 23 Tahun 2006. (2006).
Pusat Pengembangan Kurikulum. (2006, April). Kebijakan dasar Kurikulum 2006. Balitbang Depdiknas.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Fokus Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2009 K. Kokabudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


