Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 17 No. 1 (2020): Inovasi Kurikulum, February 2020 Model pendidikan profesi guru (PPG) vokasi
Articles 14 February 2020

Model pendidikan profesi guru (PPG) vokasi

MH
Mustika Nuramalia Handayani Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
AD
As’ari Djohar Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/

Abstract

Teachers at every level of education must have a professional educator certificate obtained through professional education as well as vocational high school (SMK) teachers. The provision of professional vocational teachers is one of the special tasks in the revitalization of vocational schools. Vocational Teacher Professional Education (PPGV) is expected to produce professional teachers to educate a superior and competitive generation. The PPGV model in Indonesia currently uses concurrent and consecutive models. PPGV In Position uses a concurrent model where the curriculum contains scientific fields of study and education. Pre-Service PPGV uses a consecutive model in which the curriculum contains educational science, while the field of study has been previously studied in undergraduate education by the majority of Pre-Service PPG participants who are dominated by non-educational scholars.

 

Abstrak

Guru di setiap jenjang pendidikan harus memiliki sertifikat profesi pendidik yang diperoleh melalui pendidikan profesi begitu pun dengan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penyediaan guru SMK profesional merupakan salah satu tugas khusus dalam revitalisasi SMK. Pendidikan Profesi Guru Vokasi (PPGV) diharapkan dapat menghasilkan guru-guru profesional untuk mendidik generasi unggul dan kompetitif. Model PPGV di Indonesia saat ini menggunakan model konkuren dan konsekutif. PPGV Dalam Jabatan menggunakan model konkuren di mana dalam kurikulumnya memuat keilmuan bidang studi dan pendidikan. PPGV Pra Jabatan menggunakan model konsekutif di mana dalam kurikulumnya memuat keilmuan pendidikan, sedangkan keilmuan bidang studi telah dipelajari sebelumnya pada pendidikan sarjana oleh mayoritas peserta PPG Pra Jabatan yang didominasi oleh sarjana nonpendidikan.

Kata kunci: Model Pendidikan Profesi Guru; Konkuren; Konsekutif
Keywords:
konkuren konsekutif model pendidikan profesi guru

References

Allen, M. (Ed.). (2017). The SAGE encyclopedia of communication research methods (Vols. 1–4). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781483381411
Edison. (2019). Peran dan kompetensi pendidikan vokasi teknik elektro di era RI 4.0. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNIMED, 187–195. http://digilib.unimed.ac.id/38831/
Ganefri, Hidayat, H., Yulastri, A., Mardin, A., Sriwahyuni, D., & Akmal, A. Z. (2018). Perangkat pembelajaran pedagogi entrepreneurship dengan pendekatan pembelajaran berbasis produk di pendidikan vokasi. Prosiding Seminar Nasional Edusainstek, 120–129.
Hartanto, C. F. B., Rusdarti, & Abdurrahman. (2019). Tantangan pendidikan vokasi di era revolusi industri 4.0 dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 801–806.
Hendarman, Suharti, Nizam, Fathurahman, Khurniawan, A. W., & Lestari, S. P. (2016). Revitalisasi pendidikan vokasi. Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. (2016). Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Khurniawan, A. W., & Erda, G. (2019). Darurat guru kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://core.ac.uk/download/pdf/286135046.pdf
Mulianti, Prasetya, F., & Mulyadi, R. (2018). Kompetensi lulusan pendidikan vokasi: Peran faktor dan indikator yang berpengaruh. Prosiding Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Indonesia (APTEKINDO), 1–8. http://repository.unp.ac.id/19589/
Munadi, B. A., & Triwiyono, E. (2018). Implementasi problem based learning dalam peningkatan aktivitas dan kognitif siswa SMK. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin, 3(1), 1–8. https://journal.uny.ac.id/index.php/dynamika/article/view/19110
Pannen, P., Nurwardani, P., Ridwan, Mulyono, E., Sudarsono, & Bintoro, T. (2017). Pedoman penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Pasangaji, A. A. (2018). Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui revitalisasi sistem pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Teknik Otomotif, 1–7. http://eproceedings.umpwr.ac.id/index.php/semnaspto/article/view/1271
Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru. (2017). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1289.
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. (2008). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 194.
Prihadi, W. R. (2019). Model teacherpreneur pada pembelajaran vokasi menghadapi era disrupsi dan revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil, 1(1), 45–54. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpts/article/view/28274
Raharja, H. Y. (2019). Relevansi Pancasila era industry 4.0 dan society 5.0 di pendidikan tinggi vokasi. Journal of Digital Education, Communication, and Arts, 2(1), 11–20. https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/DECA/article/view/1311
Sari, N. (2018). Analisis pengaruh kepribadian, lingkungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausahaan: Studi kasus pada siswa/i SMK Purnama 1 Jambi. Ekonomi: Jurnal Ilmu Manajemen, 5(1), 22–31. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/1361
Soebagyo, J., & Purnama, W. (2019). Peningkatan kompetensi guru matematika SMK melalui program revitalisasi di PPPPTK BMTI. Euclid, 6(2), 165–174. http://jurnal.ugj.ac.id/index.php/Euclid/article/view/2184
Suciati, P., & Maulidiyanti, M. (2019). Kekuatan 7P bauran pemasaran terhadap pilihan mahasiswa berkualiti di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 1(2), 35–48. http://journal.vokasi.ui.ac.id/index.php/jsth/article/view/61
Sukoco, J. B., Kurniawati, N. I., Werdani, R. E., & Windriya, A. (2019). Pemahaman pendidikan vokasi di jenjang pendidikan tinggi bagi masyarakat. Jurnal Pengabdian Vokasi, 1(1), 25–30. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpv/article/view/4796
Thadi, R. (2019). Proses komunikasi instruksional dalam pembelajaran vokasional. JOEAI (Journal of Education and Instruction), 2(1), 40–47. https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOEAI/article/view/614
Triyono, M. B. (2017). Tantangan revolusi industri ke 4 (I4.0) bagi pendidikan vokasi. Prosiding Seminar Nasional Vokasi dan Teknologi (SEMNASVOKTEK), 1–6. https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnasvoktek/article/view/653
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2005). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
Usman, H., & Darmono. (2016). Pendidikan kejuruan masa depan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. http://staffnew.uny.ac.id/upload/130683974/lainlain/Draft%20Pendidikan%20Kejuruan%20Masa%20Depan%20Puskurbuk%202016.pdf
Vainoryte, B., & Paciauskiene, Z. (2015). The concurrent and consecutive models of initial teacher training: Problematics and tendencies. Rural Environment, Education, Personality (REEP), 16, 212–220.
Verawadina, U., Jalinus, N., & Asnur, L. (2019a). Kurikulum pendidikan vokasi pada era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan, 20(1), 82–90.
Verawadina, U., Jalinus, N., & Asnur, L. (2019b). Mengkaji kurikulum di era revolusi industri 4.0 bagi pendidikan vokasi. Wahana Didaktika, 17(2), 212–222. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/didaktika/article/view/2834
Wurianto, A. B. (2018). Pengembangan pendidikan vokasi bidang sosio-humaniora menghadapi revolusi industri era 4.0. Prosiding Seminar Nasional Vokasi Indonesia, 1, 15–22.
Yuara, Y. P., Rizal, F., & Kusumaningrum, I. (2019). Kesiapan guru vokasi SMKN 1 Sumatera Barat dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 3(3), 321–328. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIPP/article/view/21836
Yusuf, A. R., & Mukhadis, A. (2018). Model pengembangan profesionalitas guru sesuai tuntutan revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia. Lectura: Jurnal Pendidikan, 9(2), 132–141. http://journal.unikal.ac.id/index.php/lectura/article/view/1613