Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 17 No. 1 (2020): Inovasi Kurikulum, February 2020 Menaklukkan dunia kerja melalui pendidikan...
Articles 14 February 2020

Menaklukkan dunia kerja melalui pendidikan profesi guru bahasa Inggris

FL
Fegy Lestari Universitas Pasundan, Indonesia
MM
Mukhidin Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/

Abstract

The demands of the world of work are increasingly making people rack their brains, in order to realize their dreams. The development of globalization that presents the Asean Economic Community (MEA) in the midst of society that causes free competition in all sectors and does not escape the education sector. Indonesia is an ASEAN country, which means it must prepare people with the ability and skills to compete in the world of work. In addition, it must also prepare local educators (teachers) to have high professionalism who can compete with foreign workers. One of the government's efforts is to create a teacher professional education (PPG) program in the education sector. Having quality teachers is the hope of every society in order to create quality graduates who are able to compete both nationally and internationally. One of the PPGs that can bridge the international community is the English PPG, where quality graduates who can apply English language skills can be born from a teacher who has good and correct English competence.

 

Abstrak

Tuntutan dunia kerja yang semakin membuat masyarakat memutar otak, agar dapat mewujudkan mimpinya. Perkembangan globalisasi yang menghadirkan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tengah-tengah masyarakat yang menyebabkan persaingan bebas di segala sektor dan tidak luput di sektor pendidikan. Indonesia merupakan negara ASEAN, yang berarti harus mempersiapkan masyarakat dengan kemampuan dan keterampilan dalam bersaing di dunia kerja. Selain itu, juga harus mempersiapkan pendidik (guru) lokal memiliki profesionalisme yang tinggi yang dapat bersaing dengan tenaga asing. Salah satu upaya pemerintah adalah menciptakan program pendidikan profesi guru (PPG) di sektor pendidikan. Memiliki guru yang berkualitas adalah harapan setiap masyarakat agar dapat menciptakan lulusan-lulusan yang berkualitas yang mampu bersaing baik secara nasional maupun internasional. Salah satu PPG yang dapat menjembatani dengan dunia internasional adalah PPG bahasa Inggris, di mana lulusan-lulusan yang berkualitas dapat mengaplikasikan kemampuan berbahasa Inggris dapat lahir dari seorang guru yang memiliki kompetensi berbahasa Inggris dengan baik dan benar.

Kata kunci: Tuntutan dunia kerja; MEA; PPG; Guru dan Lulusan yang berkualitas
Keywords:
guru dan lulusan yang berkualitas mea ppg tuntutan dunia kerja

References

Amir, A., & Hashim, Z. B. (2014). Pengaruh kompetensi guru terhadap kepuasan kerja guru SMA Negeri Pariaman. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 2(2), 173–178.
EF Education First. (2019). EF English Proficiency Index: A ranking of 100 countries and regions by English skills. https://www.ef.com/
Galah, A., & Iriani, C. (2018). Persepsi mahasiswa program pendidikan profesi guru (PPG) pendidikan sejarah terhadap program PPG. Jurnal Pendidikan Sejarah, 7(1), 66–83.
Hasan, A. M., & Ahmad, J. (2019). Teacher professional education in the era of Industrial Revolution 4.0. Proceedings of the International Conference on Education, Science and Technology, 410–414.
Indriyani, S., & Ismandari, D. (2015). Persepsi mahasiswa kependidikan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta terhadap Pendidikan Profesi Guru (PPG). Jurnal Pelita, 10(1), 45–56.
Kartowagiran, B. (2011). Kinerja guru profesional (guru pasca sertifikasi). Cakrawala Pendidikan, 30(3), 463–473. https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.4221
Maulana, M. A. (2019). Perilaku off task dalam pembelajaran. Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 30–37.
Miller, J. P., & Seller, W. (1985). Curriculum perspective and practice. Longman.
Navickienė, V., Sederevičiūtė-Pačiauskienė, Ž., Valantinaitė, I., & Žilinskaitė-Vytienė, V. (2019). The relationship between communication and education through the creative personality of the teacher. Creativity Studies, 12(1), 49–60. https://doi.org/10.3846/cs.2019.6172
Ningrum, E. (2012). Membangun sinergi pendidikan akademik (S1) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Gaya: Jurnal Pendidikan Geografi, 12(2), 61–70.
Nursam, N. (2017). Manajemen kinerja. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 2(2), 167–175.
Pangestika, R. R., & Alfarisa, F. (2015). Pendidikan Profesi Guru (PPG): Strategi pengembangan profesionalitas guru dan peningkatan mutu pendidikan Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 671–683.
Prambudiarto, N., Adi, T. W., & Hidaytari, E. (2017). Pengaruh sertifikasi guru dan komitmen guru terhadap kinerja guru. Jurnal Economics and Sustainable Development, 2(1), 25–34.
Putri, A. D. K., & Imaniyati, N. (2017). Pengembangan profesi guru dalam meningkatkan kinerja guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 93–101. https://doi.org/10.17509/jpm.v2i2.8118
Saek, F. A., Purba, K. R., & Purbowo, A. N. (2017). Pembuatan media pembelajaran bahasa Inggris menengah atas kelas X dengan fitur speaking dan listening practice berbasis Android. Jurnal Infra, 5(2), 288–293.
Sanaky, H. A. H. (2005). Sertifikasi dan profesionalisme guru di era reformasi pendidikan. JPI FIAI Jurusan Tarbiyah, 12(8), 89–98.
Sidik, F. (2016). Guru berkualitas untuk sumber daya manusia berkualitas. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 109–114.
Surani, D. (2019). Studi literatur: Peran teknologi pendidikan dalam pendidikan 4.0. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 456–469.
Theodora, B. D. (2016). Pengaruh keterampilan mengajar guru terhadap hasil belajar siswa SMA se-Kota Malang yang dikontrol dengan variasi sumber belajar. Journal of Accounting and Business Education, 2(4), 1–12.
Warsono, W. (2017). Guru: Antara pendidik, profesi, dan aktor sosial. The Journal of Society and Media, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.26740/jsm.v1n1.p1-10