Anwas, O. M. (2016). Model buku teks pelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Jurnal Kwangsan BPMTP Surabaya, 4(1), 17–32. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v4n1.p17-32
Astuti, I. (2016). Pengembangan model pembelajaran konseling kelompok dengan pendekatan konstruktivistik. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.21009/jtp.v18i1.5103
Basir, M. (2017). Pendekatan pembelajaran. Lampena Intimedia.
Darmadi, H. (2011). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Degen, I. N. S. (2001). Teori belajar dan pembelajaran. LP3 Universitas Negeri Malang.
Diharjo, R. F., Budijanto, B., & Utomo, D. H. (2017). Pentingnya kemampuan berfikir kritis siswa dalam paradigma pembelajaran konstruktivistik. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017, 445–449. http://pasca.um.ac.id/conferences/index.php/sntepnpdas/article/view/899
Hasibuan, M. I. (2014). Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning). Logaritma: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan dan Sains, 2(1), 1–12.
Hawkins, M., Elsworth, G. R., & Osborne, R. H. (2019). Questionnaire validation practice: A protocol for a systematic descriptive literature review of health literacy assessments. BMJ Open, 9(10), e030753. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2019-030753
Ismayani, R. M. (2017). Kreativitas dalam pembelajaran literasi teks sastra. Semantik, 2(2), 67–86.
Jantakoon, T., & Piriyasurawong, P. (2018). Flipped classroom instructional model with mobile learning based on constructivist learning theory to enhance critical thinking (FCMOC model). Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 96(16), 5607–5614.
Komalasari, K. (2011). Kontribusi pembelajaran kontekstual untuk pengembangan kompetensi kewarganegaraan peserta didik SMP di Jabar. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 27(1), 47–55.
Laia, F. (2018). Inovasi pembelajaran PKn berbasis konstruktivisme dalam meningkatkan pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Mazino, Kecamatan Mazino Kabupaten Nias Selatan. Warta Dharmawangsa, 55, 2–9. https://doi.org/10.46576/wdw.v0i47.226
Marra, R. M., & Jonassen, D. H. (2001). Limitations of online courses for supporting constructive learning. Quarterly Review of Distance Education, 2(4), 303–317.
Marzouki, O. F., Idrissi, M. K., & Bennani, S. (2017). Effects of social constructivist mobile learning environments on knowledge acquisition: A meta-analysis. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 11(1), 18–39. https://doi.org/10.3991/ijim.v11i1.5982
Miftah, M. (2014). Pemanfaatan media pembelajaran untuk peningkatan kualitas belajar siswa. Jurnal Kwangsan, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v2n1.p1-12
Muhammad, M., & Nurdyansyah, N. (2015). Pendekatan pembelajaran saintifik. Nizamia Learning Center.
Muhfahrovin, M. (2010). Memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran konstruktivistik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (JPP), 16(1), 88–93.
Mulyani, E. W. S., & Wiwik, E. (2018). Dampak pemanfaatan aplikasi android dalam pembelajaran bangun ruang. Jurnal Kwangsan, 6(2), 122–136. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v6n2.p122-136
Mursid, R. (2016). Pengaruh model pembelajaran berbasis konstruktivistik dan kemampuan spatial visualization terhadap kompetensi menggambar proyeksi orthogonal. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 18(3), 215–229. https://doi.org/10.21009/jtp.v18i3.5370
Musfigon, H. M. (2015). Mendesain sekolah unggul. Nizamia Learning Center.
Neo, T. K. K. (2003). Using multimedia in a constructivist learning environment in the Malaysian classroom. Australasian Journal of Educational Technology, 19(3), 329–347. https://doi.org/10.14742/ajet.1261
O’Malley, C., Vavoula, G., Glew, J., Taylor, J., Sharples, M., & Lefrere, P. (2003). Guidelines for learning/teaching/tutoring in a mobile environment (MOBILearn project deliverable). MOBILearn. http://www.mobilearn.org/download/results/guidelines.pdf
Pedro, L. F. M. G., de Oliveira Barbosa, C. M. M., & das Neves Santos, C. M. (2018). A critical review of mobile learning integration in formal educational contexts. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 15(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s41239-018-0091-4
Putrawangsa, S. (2018). Desain pembelajaran: Design research sebagai pendekatan desain pembelajaran. CV. Reka Karya Amerta.
Rachmawati, Y., & Kurniawati, E. (2005). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia Taman Kanak-kanak. Departemen Pendidikan Nasional.
Sharples, M., Taylor, J., & Vavoula, G. (2007). A theory of learning for the mobile age. Dalam R. Andrews & C. Haythornthwaite (Ed.), The SAGE handbook of e-learning research (hlm. 221–247). Sage Publications. https://doi.org/10.4135/9781848607859.n11
Supriadi, D. (1994). Kreativitas, kebudayaan dan perkembangan iptek. Alfabeta.
Tabi’in, A. (2017). Menumbuhkan sikap peduli pada anak melalui interaksi kegiatan sosial. IJTIMAIIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1), 39–58. https://doi.org/10.21043/ijtimaiiya.v1i1.3087
Tamimuddin, M. (2010). Mengenal mobile learning (m-learning). Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.
Wati, E. I., Ilyas, M., & Sulistyowati, E. D. (2017). Pengembangan media mobile learning dalam pembelajaran menulis deskripsi pada siswa kelas X SMK. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, 1(4), 291–304. https://doi.org/10.30872/ilmubudaya.v1i4.770
Wekke, I. S., & Mulyono. (2017). Strategi pembelajaran di abad digital. Gawe Buku.
Zahorik, J. A. (1995). Constructivist teaching. Phi Delta Kappa Educational Foundation.