Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 17 No. 2 (2020): Inovasi Kurikulum, August 2020 Penerapan pendekatan konstruktivisme terhadap...
Articles 19 August 2020

Penerapan pendekatan konstruktivisme terhadap sistem mobile learning untuk meningkatkan kreativitas siswa

KF
Klara Elinda Fakhira Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
MP
Muhamad Parhan Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
RK
Rusdan Kamil Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/

Abstract

The purpose of making this literature review article is to utilize mobile learning by linking constructivism approaches so that students can develop well and can increase their potential, with which students can be creative freely without any pressure and always use mobile learning wisely. In the learning process there is a need for learning strategies and also the media needed. The learning strategy that will be discussed in this paper is the constructivism approach which is one of the Contextual Teaching Learning (CTL) learning models. The constructivism approach is a learning approach that invites students to think and construct in solving a problem together so that an accurate solution is obtained. As the development of technology in the world of education the learning media used are even more varied. The learning media used in research are mobile learning systems. Mobile learning systems are the most effective and efficient media in the industrial era 4.0. From the constructivism approach based on the mobile learning system, students are expected to be able to increase their creativity and increase understanding of the material presented through analyzing and finding conclusions from a problem.

 

Abstrak

Tujuan pembuatan artikel kajian pustaka ini yaitu memanfaatkan mobile learning dengan menghubungkan pendekatan konstruktivisme agar siswa dapat berkembang dengan baik dan bisa meningkatkan potensi dalam dirinya, dengan itu siswa dapat berkreativitas dengan bebas tanpa ada tekanan dan selalu menggunakan mobile learning dengan bijak. Dalam proses pembelajaran perlu adanya strategi belajar dan juga media yang diperlukan. Strategi belajar yang akan dibahas pada artikel ini yaitu pendekatan konstruktivisme yang merupakan salah satu dari model pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL). Pendekatan konstruktivisme merupakan pendekatan yang menekan siswa lebih aktif dengan demikian siswa lebih bebas dan dapat membangun kreativitas siswa secara mandiri maupun bersama-sama (Saefudin, 2008). Seiring berkembangnya teknologi dalam dunia pendidikan media pembelajaran yang digunakan pun semakin bervariasi. Sistem pembelajaran online adalah media pembelajaran yang akan diteliti. Pendekatan pembelajaran mobile merupakan media yang paling efektif dan efisien pada era industri 4.0. Dari pendekatan konstruktivisme berbasis pembelajaran mobile diharapkan siswa dapat meningkatkan kreativitasnya dan menambah pemahaman dari materi yang disampaikan melalui menganalisis dan mencari kesimpulan dari sebuah masalah.

Kata kunci: Konstuktivisme; Inovasi; Mobile Learning; kreativitas
Keywords:
inovasi konstruktivisme kreativitas mobile learning

References

Anwas, O. M. (2016). Model buku teks pelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Jurnal Kwangsan BPMTP Surabaya, 4(1), 17–32. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v4n1.p17-32
Astuti, I. (2016). Pengembangan model pembelajaran konseling kelompok dengan pendekatan konstruktivistik. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.21009/jtp.v18i1.5103
Basir, M. (2017). Pendekatan pembelajaran. Lampena Intimedia.
Darmadi, H. (2011). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Degen, I. N. S. (2001). Teori belajar dan pembelajaran. LP3 Universitas Negeri Malang.
Diharjo, R. F., Budijanto, B., & Utomo, D. H. (2017). Pentingnya kemampuan berfikir kritis siswa dalam paradigma pembelajaran konstruktivistik. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017, 445–449. http://pasca.um.ac.id/conferences/index.php/sntepnpdas/article/view/899
Hasibuan, M. I. (2014). Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning). Logaritma: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan dan Sains, 2(1), 1–12.
Hawkins, M., Elsworth, G. R., & Osborne, R. H. (2019). Questionnaire validation practice: A protocol for a systematic descriptive literature review of health literacy assessments. BMJ Open, 9(10), e030753. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2019-030753
Ismayani, R. M. (2017). Kreativitas dalam pembelajaran literasi teks sastra. Semantik, 2(2), 67–86.
Jantakoon, T., & Piriyasurawong, P. (2018). Flipped classroom instructional model with mobile learning based on constructivist learning theory to enhance critical thinking (FCMOC model). Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 96(16), 5607–5614.
Komalasari, K. (2011). Kontribusi pembelajaran kontekstual untuk pengembangan kompetensi kewarganegaraan peserta didik SMP di Jabar. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 27(1), 47–55.
Laia, F. (2018). Inovasi pembelajaran PKn berbasis konstruktivisme dalam meningkatkan pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Mazino, Kecamatan Mazino Kabupaten Nias Selatan. Warta Dharmawangsa, 55, 2–9. https://doi.org/10.46576/wdw.v0i47.226
Marra, R. M., & Jonassen, D. H. (2001). Limitations of online courses for supporting constructive learning. Quarterly Review of Distance Education, 2(4), 303–317.
Marzouki, O. F., Idrissi, M. K., & Bennani, S. (2017). Effects of social constructivist mobile learning environments on knowledge acquisition: A meta-analysis. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 11(1), 18–39. https://doi.org/10.3991/ijim.v11i1.5982
Miftah, M. (2014). Pemanfaatan media pembelajaran untuk peningkatan kualitas belajar siswa. Jurnal Kwangsan, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v2n1.p1-12
Muhammad, M., & Nurdyansyah, N. (2015). Pendekatan pembelajaran saintifik. Nizamia Learning Center.
Muhfahrovin, M. (2010). Memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran konstruktivistik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (JPP), 16(1), 88–93.
Mulyani, E. W. S., & Wiwik, E. (2018). Dampak pemanfaatan aplikasi android dalam pembelajaran bangun ruang. Jurnal Kwangsan, 6(2), 122–136. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v6n2.p122-136
Mursid, R. (2016). Pengaruh model pembelajaran berbasis konstruktivistik dan kemampuan spatial visualization terhadap kompetensi menggambar proyeksi orthogonal. JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan, 18(3), 215–229. https://doi.org/10.21009/jtp.v18i3.5370
Musfigon, H. M. (2015). Mendesain sekolah unggul. Nizamia Learning Center.
Neo, T. K. K. (2003). Using multimedia in a constructivist learning environment in the Malaysian classroom. Australasian Journal of Educational Technology, 19(3), 329–347. https://doi.org/10.14742/ajet.1261
O’Malley, C., Vavoula, G., Glew, J., Taylor, J., Sharples, M., & Lefrere, P. (2003). Guidelines for learning/teaching/tutoring in a mobile environment (MOBILearn project deliverable). MOBILearn. http://www.mobilearn.org/download/results/guidelines.pdf
Pedro, L. F. M. G., de Oliveira Barbosa, C. M. M., & das Neves Santos, C. M. (2018). A critical review of mobile learning integration in formal educational contexts. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 15(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s41239-018-0091-4
Putrawangsa, S. (2018). Desain pembelajaran: Design research sebagai pendekatan desain pembelajaran. CV. Reka Karya Amerta.
Rachmawati, Y., & Kurniawati, E. (2005). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia Taman Kanak-kanak. Departemen Pendidikan Nasional.
Sharples, M., Taylor, J., & Vavoula, G. (2007). A theory of learning for the mobile age. Dalam R. Andrews & C. Haythornthwaite (Ed.), The SAGE handbook of e-learning research (hlm. 221–247). Sage Publications. https://doi.org/10.4135/9781848607859.n11
Supriadi, D. (1994). Kreativitas, kebudayaan dan perkembangan iptek. Alfabeta.
Tabi’in, A. (2017). Menumbuhkan sikap peduli pada anak melalui interaksi kegiatan sosial. IJTIMAIIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1), 39–58. https://doi.org/10.21043/ijtimaiiya.v1i1.3087
Tamimuddin, M. (2010). Mengenal mobile learning (m-learning). Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.
Wati, E. I., Ilyas, M., & Sulistyowati, E. D. (2017). Pengembangan media mobile learning dalam pembelajaran menulis deskripsi pada siswa kelas X SMK. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, 1(4), 291–304. https://doi.org/10.30872/ilmubudaya.v1i4.770
Wekke, I. S., & Mulyono. (2017). Strategi pembelajaran di abad digital. Gawe Buku.
Zahorik, J. A. (1995). Constructivist teaching. Phi Delta Kappa Educational Foundation.