Ailakhu, U. V., & Unegbu, V. E. (2017). Librarians’ promotion of reading culture and student’s responsiveness in selected secondary schools in Lagos State, Nigeria. Ebonyi Journal of Library and Information Science, 4(1), 30-42.
Barokah, L. (2021). Eksistensi perpustakaan perguruan tinggi di masa pandemi COVID-19. Tawadhu, 5(2), 168-177.
Batubara, A. K. (2013). Pemanfaatan perpustakaan digital dalam mendukung proses belajar mengajar. Jurnal Iqra’, 7(2), 61-71.
Blasius-Sudarsono, & Imadianti, P. (2012). Pustakawan memandang knowledge management. Baca: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 33(2), 1-11.
Cahyono, T. Y. (2017). Fungsi perpustakaan sebagai penyedia informasi. Jurnal Perpustakaan, 3(11), 1-14.
Dewi, L., Hadiapurwa, A., & Santika, S. (2016). Repositori online dalam mendukung digital aset management institusi. Seminar Nasional: SLiMS Bandung, UPI, UNPAD, UNINUS, 1, 17-32.
Dongardive, P. (2013). Information repackaging in library services. International Journal of Science and Research (IJSR), 2(11), 204-209.
Elnadi, I. (2021). Preservasi dan konservasi sebagai upaya pustakawan mempertahankan koleksi bahan pustaka. The Light: Journal of Librarianship and Information Science, 1(2), 64-71.
Erika, E., Zakaria, A., & Arafat, D. W. (2022). Evaluasi penggunaan koleksi digital dan penerimaan teknologi dalam rangka transformasi koleksi digital di Library and Knowledge Center, Universitas Bina Nusantara. JIPI: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 7(1), 122-135.
Fadhlullah, M. F., & Christiani, L. (2019). Analisis Kegiatan alih media digital sebagai upaya pelestarian koleksi local content di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(3), 681-690.
Fatmawati, E. (2009). Kemas ulang informasi: Suatu tantangan bagi pustakawan. Media Pustakawan, 16(1), 23-27.
Fatmawati, E. (2018). Preservasi, konservasi, dan restorasi bahan perpustakaan. Libria. 10(1). 13-32.
Irhandanyaningsih, A., Arifan, F., & Broto, R. T. W. (2021). Digital library sebagai upaya peningkatan pelayanan perpustakaan pada era new normal di Perpustakaan Flamboyan Pemalang. Inisiatif : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 25-27.
Ismail, A. (2021). Aplikasi perpustakaan digital pada dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Soppeng. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika, 4(2), 9-16.
Kamulyan, M. S., & Primasari, F. (2016). Implementasi perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Profesi Pendidikan Dasar, 1(1), 17-30.
Kusnandar, Y. S., & Sarifudin, S. (2022). Pemanfaatan Pusat Sumber Belajar (PSB) digital untuk inovasi pembelajaran. Jurnal Teknodik, 26(1), 11-22.
Marleni, M., Rodin, R., & Martina, A. (2022). Preservasi konten fisik dan digital pada perpustakaan perguruan tinggi. Daluang: Journal of Library and Information Science, 2(2), 82-92.
Meilita, W. (2020). Pemanfaatan website dan media sosial perpustakaan dalam layanan referensi perpustakaan perguruan tinggi. Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan Universitas Indonesia, 22(1), 37-47.
Nashihuddin, W. (2021). Strategi kemas ulang informasi untuk peningkatan pelayanan perpustakaan di era new normal. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 9(1), 59-78.
Pebrianti, Y. (2015). Kemas ulang informasi: Kumpulan karya tulis ilmiah peneliti di Lingkup Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT) Bogor. Jurnal Pari, 1(1), 27-33.
Prabowo, D. P. (2017). Pengembangan koleksi “Konten Indonesiana” di luar negeri: Studi kasus pada website center of Southeast Asia studies University of California, Berkeley. Jurnal IPI: Ikatan Pustakawan Indonesia, 2(1), 64-77.
Prasetyo, A. A. (2019). Preservasi digital sebagai tindakan preventif untuk melindungi bahan pustaka sebagai benda budaya. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 2(2), 54-67.
Puspitadewi, G. C. C. (2020). Geliat pustakawan di tengah pandemi dan berita hoaks. LibTech: Library and Information Science Journal, 1(1), 1-9.
Putri, A. F., & Fitriyanti, D. (2022). Kegiatan preservasi di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta sebagai salah satu upaya pelestarian pengetahuan masa lampau. Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, 4(1), 79-90.
Rahmadi, I. F. (2017). Mengembangkan pusat sumber belajar di perguruan tinggi berdasarkan masalah dan kebutuhan terbaru. Perspektif Ilmu Pendidikan, 31(2), 90-96.
Rifauddin, M., & Pratama, B. A. (2020). Strategi preservasi dan konservasi bahan pustaka di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Trenggalek. Jiper: Jurnal Ilmu Perpustakaan, 2(1), 17-23.
Rodin, R., & Kurnia, K. (2021). Analisis pemeliharaan dan pelestarian bahan pustaka di Perpustakaan Sekolah Menengah Kejuruan Swakarya Palembang. Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, 3(2), 11-22.
Santoso, J. (2021). Kemas ulang informasi koleksi perpustakaan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan informasi para pemustaka. Abdi Pustaka: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan, 1(2), 67-72.
Tulungen, E. E., Saerang, D. P., & Maramis, J. B. (2022). Transformasi digital: Peran kepemimpinan digital. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 10(2), 1116-1123.
Tupan, T., & Nashihuddin, W. (2016). Kemas ulang informasi untuk pemenuhan kebutuhan informasi usaha kecil menengah: Tinjauan analisis di PDII-LIPI. Baca: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 36(2), 109-124.
Wahyuni, S., & Mukhtarullah, M. (2021). Pelestarian koleksi perpustakaan melalui digitasi material tercetak. Jurnal Adabiya, 2(2), 208-231.
Warsita, D. B. (2013). Pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Teknodik, 199-213.
Winoto, Y., & Sukaesih, S. (2016). Studi tentang kegiatan pengembangan koleksi (collection development) pada perpustakaan perguruan tinggi di wilayah Priangan Timur Provinsi Jawa Barat. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, 4(2), 118-129.