Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 21 No. 4 (2024): Inovasi Kurikulum, November 2024 Development of a science e-module based on...
Articles 29 November 2024

Development of a science e-module based on contextual teaching and learning for primary school students

TS
Tiasari Siregar Universitas Negeri Medan, Indonesia
SS
Saronom Silaban Universitas Negeri Medan, Indonesia
AY
Anita Yus Universitas Negeri Medan, Indonesia
DOI https://doi.org/10.17509/jik.v21i4.75397

Abstract

The limited learning resources and the lack of attractiveness of the available learning resources are why students do not have a high enough interest in learning. The development of E-Modules to increase learning interest is carried out to overcome the problem of limited learning resources for students with illustrations and images that can attract their attention and be accessed anytime and anywhere. This study aims to produce a product in the form of an E-module of Science based on Contextual Teaching and Learning (CTL) for grade V Elementary School students that is feasible, practical and effective. The research method used is the Research on the Development of E-Modules of Science. The ADDIE development model comprises five stages: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation (ADDIE). The feasibility test, practicality test and effectiveness test were carried out at Elementary School 105289 Kolam, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, with research subjects of grade V.A and V.B students of Elementary School 105289 Kolam, with data collection techniques in the form of observation, questionnaires and tests. The results of the study indicate that 1) the developed E-module of Science is declared feasible to be applied in the learning process; 2) The developed IPAS e-module is stated as practical by teachers with a very practical category and by students with a very practical category; and 3) The developed IPAS e-module is stated as effective. So, it is concluded that the developed IPAS e-module is feasible, practical and effective in improving learning outcomes.

 

Abstrak

Keterbatasan sumber belajar dan kurangnya menariknya sumber belajar yang tersedia menjadi alasan peserta didik tidak memiliki minat belajar yang cukup tinggi. Pengembangan E-Modul untuk meningkatkan minat belajar dilakukan untuk mengatasi masalah terbatasnya sumber belajar bagi peserta didik dengan ilustrasi dan gambar yang dapat menarik perhatian mereka serta dapat diakses kapan dan di mana saja. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa E-modul IPAS berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar yang layak, praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Pengembangan E-Modul IPAS dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan dimulai dari Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation (ADDIE). Uji kelayakan, uji kepraktisan dan keefektifan dilakukan di Sekolah Dasar 105289 Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara dengan subjek penelitian peserta didik kelas V.A dan V.B Sekolah Dasar 105289 Kolam dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) E-modul IPAS yang dikembangkan dinyatakan layak untuk diterapkan dalam proses pembelajaran; 2) E-modul IPAS yang dikembangkan dinyatakan praktis oleh guru dengan kategori sangat praktis dan oleh peserta didik dengan kategori sangat praktis; dan 3) E-modul IPAS yang dikembangkan dinyatakan efektif. Sehingga disimpulkan E-Modul IPAS yang dikembangkan dinyatakan layak, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar.

Kata Kunci: contextual teaching and learning; CTL; e-modul; hasil belajar

Keywords:
contextual teaching and learning CTL e-module learning outcomes

References

Abdalla, R. (2020). Teaching dental anatomy & morphology: An updated clinical- & digital-based learning module. European Journal of Dental Education, 24(4), 650-659.
Afandi, A. (2019). Development frameworks of the Indonesian partnership 21st-century skills standards for prospective science teachers: A Delphi study. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(1), 89-100.
Amini, F., Kelana, J. B., & Mugara, R. (2024). Pengembangan bahan ajar materi interaksi sosial berbasis model pembelajaran tipe STAD. Jurnal Profesi Pendidikan (JPP), 3(1), 38-52.
Aprillani, K., Ilah, & Dedeh. (2023). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make and match terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi di SMAN 1 Bareggeb. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 4(1), 62-69.
Arrosyad, M. I., Wahyuni, E., Kirana, D., & Sartika, M. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa sekolah dasar dalam penyelesaian soal cerita matematika. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 222-228.
Asmiyunda, A. G. (2018). Pengembangan e-modul kesetimbangan kimia berbasis pendekatan saintifik untuk kelas XI SMA/MA. Jurnal Eksakta Pendidikan (JEP), 2(2), 155-161.
Astiati, S. D. (2023). Pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VI SD Kwuu Ruma Desa Lambu Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1), 1-14.
Astuti, Y. (2013). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pendekatan inkuiri terbimbing dalam pembelajaran kooperatif pada materi kalor. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1), 1-12.
Dewanty, V. L., & Farisya, G. (2023). Development of digital modules to optimize basic Japanese online learning. Inovasi Kurikulum, 20(2), 392-406.
Dewi, N., & Diansah, I. (2022). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi klasifikasi makhluk hidup. Al-Ikmal Jurnal Pendidikan, 1(1), 77-91.
Dismaranti, I. (2020). Pengembangan media pembelajaran biologi berbasis modul elektronik (e-modul) pada materi struktur dan fungsi tumbuhan kelas VIII SMP/MTs. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi, 3(1), 110-119.
Fauziyah, A., & Wulandari, S. (2022). Pengembangan e-modul berbasis flipbook untuk pembelajaran materi ruang lingkup administrasi kepegawaian. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 2202-2212.
Firdaus, M., & Wilujeng, I. (2018). Pengembangan LKPD inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 4(2), 26-40.
Hamsia, S. R., Firmanti, P., & Padil, M. (2023). Penggunaan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas VII di MTsS YATI Kamang Mudik TP. 2023/2024. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(4), 43-52.
Herawati, N. (2018). Pengembangan modul elektronik (e-modul) interaktif pada mata pelajaran kimia kelas XI SMA. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 5(2), 180-191.
Kisworo, T. (2023). Analisis penerapan modul pembelajaran discovery inkuiri terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran IPAS di SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 160-178.
Lestari, W. P., Ningsih, E. F., Choirudin, & Sugianto, R. (2023). Efektivitas model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar matematika. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(1), 28-33.
Liana, D. (2022). Development of e-modules based on guided inquiry to improve students' critical thinking ability. Nusantara Science and Technology Proceedings, 1, 29-37.
Limatahu, N. (2017). Pengaruh video praktikum dengan modul elektronik terhadap keterampilan proses pada materi stoikiometri siswa kelas X SMAN 2 Tidore Kepulauan. Jurnal Pendidikan Kimia, 9(1), 225-228.
Maghfiroh, N., & Hanafi, I. R. (2023). Peran metode pembelajaran terhadap prestasi belajar pendidikan agama Islam. MindSet: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 54-62.
Maylitha, E., Parameswara, M. C., & Iskandar, M. F. (2023). Peran keterampilan mengelola kelas dalam meningkatkan minat belajar siswa. Journal on Education, 5(2), 2184-2194.
Murtono. (2019). Development of learning models a match assisted media puzzle to improve thinking skills of class fourth elementary school students. Proceeding of the 2nd International Conference Education Culture and Technology, 1, 259-266.
Nasir, L. M., & Jamiludin, A. (2023). Pengaruh penggunaan PowerPoint terhadap minat dan hasil belajar siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(1), 129-142.
Nisaa, R., Yuniawatika, Y., & Surayanah, S. (2024). Analisis kebutuhan bahan ajar matematika materi bangun datar kelas III sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 12(2), 246-254.
Nurdiyasyah, N. (2016). Developing ICT-based learning model to improve learning outcomes IPA of SD Fish Market in Sidoarjo. Jurnal Tekpen, 1(2), 1-12.
Pasaribu, A. A. (2019). Pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual untuk memediasi miskonsepsi pada materi gaya dan hukum Newton tentang gerak. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 4(1), 36-48.
Setiyani, S., Putri, D. P., Ferdianto, F., & Fauji, S. H. (2020). Designing a digital teaching module based on mathematical communication in relation and function. Journal on Mathematics Education, 11(2), 223-236.
Surya, S. (2020). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) pada materi besaran-besaran pada gerak melingkar di kelas X IPA 4 SMAN 2 Batanghari. Journal Education of Batanghari, 2(8), 300-313.
Susianti, L. (2023). Pengembangan e-modul berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi keberagaman budaya masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar di kelas V sekolah dasar. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 2(1), 1-13.
Usmiarti, U. (2018). Peningkatan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan menggunakan e-modul. Journal of Information Technology and Computer Science, 1(1), 28-33.
Wijayanti, I. (2023). Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS MI/SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 2100-2112.
Yazid, M. T. M., Sulong, W. M. W., Mustapha, N. F., & Jabar, M. A. A. (2023). Potensi e-modul dalam pembelajaran bahasa Arab pada era globalisasi. Innovative Teaching and Learning Journal, 7(1), 1-11.
Zainudin, Z., Wijayanti, R., & Faulina, R. (2021). Efektivitas pembelajaran hybrid learning masa pandemi COVID-19 pada mata kuliah IPA kelas rendah. JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA), 5(3), 242-249.
Zakiyah, H. (2019). Pengembangan e-modul dengan pendekatan kontekstual pada materi bilangan bulat SMP kelas VII. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 1(6), 287-293.