Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 18 No. 2 (2021): Inovasi Kurikulum, August 2021 Model implementasi kurikulum Ornstein dan...
Articles 13 August 2021

Model implementasi kurikulum Ornstein dan Hunkins: (modernisme dan postmodernisme)

LS
La Ode Muhammad Safarudin SMPN 1 Maginti, Indonesia
RR
Rusman Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/10.17509/jik.v18i2.36396

Abstract

Dalam menentukan arah penerapannya, kurikulum memerlukan model-model yang nantinya dapat dijadikan acuan, pedoman atau arahan bagi pergerakan kurikulum ke depan. Allan C. Ornstein dan Francis P. Hunkins dalam bukunya “Curriculum: Foundation, Principles, and Issues”, edisi ke-7, memaparkan model-model penerapan kurikulum, yang dibagi menjadi dua kategori model, yaitu model yang beraliran modernis dan model beraliran postmodernis. Dalam artikel ini, peneliti akan melihat sejauh mana perbedaan antara kedua jenis kategori model tersebut, dan apa implikasinya bagi implementasi kurikulum di Indonesia. Penulis menggunakan metode studi literatur pada artikel ini, yakni tentang model-model implementasi kurikulum modernisme dan juga postmodernisme. Temuan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan di antara model-model implementasi kurikulum tersebut (aliran modernisme dan aliran postmodernisme), dan juga model-model implementasi kurikulum tersebut memberikan pengaruh terhadap perjalanan kurikulum di Indonesia.

 
Keywords:
model implementasi kurikulum ornstein-hunkins modernisme postmodernisme

References

Abdullah, A. (2007). Kurikulum pendidikan di Indonesia sepanjang sejarah (suatu tinjauan kritis filosofis). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(66), 619–638. https://doi.org/10.24832/jpnk.v13i66.354
Afifah, R. (2012, November 24). Jangan korbankan siswa dengan perubahan kurikulum. Kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2012/11/24/09535383/~Edukasi~News
Alhamuddin. (2019). Politik kebijakan pengembangan kurikulum di Indonesia sejak zaman kemerdekaan hingga reformasi (1947–2013). Prenadamedia.
Asri, M. (2017). Dinamika kurikulum di Indonesia. Jurnal Modeling, 4(2), 192–202.
Boboc, M. (2012). The postmodern curriculum in a modern classroom. International Journal of Education, 4(1), 101–110. http://dx.doi.org/10.5296/ije.v4i1.1167
Burbules, N. C. (2009). Postmodernism and education. Dalam H. Siegel (Ed.), The Oxford handbook of philosophy of education (hlm. 524–534). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780195312881.003.0029
Campbell, M. (2018). Postmodernism and educational research. Open Journal of Social Sciences, 6(7), 67–73. https://doi.org/10.4236/jss.2018.67006
Hamalik, O. (2011). Kurikulum dan pembelajaran. Bumi Aksara.
Hamengkubuwono. (2016). Ilmu pendidikan dan teori-teori pendidikan. LP2 STAIN Curup.
Hidayat, A. (2006). Implikasi postmodernisme dalam pendidikan. Tadrîs: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 83–96.
Hosseini, S. A., & Khalili, S. (2011). Explanation of creativity in postmodern educational ideas. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 15, 1313–1317. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.03.283
Ilham, I. (2018). Paradigma postmodernisme: Solusi untuk kehidupan sosial? Sebuah pandangan teoritis dan analitis terhadap paradigma postmodernisme. Jurnal Sosiologi USK, 12(1), 33–48.
Insani, F. D. (2019). Sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. As-Salam, 8(1), 43–64. https://doi.org/10.51226/assalam.v8i1.132
Jayshree. (2012). Themes of postmodern education. International Journal of Scientific and Research Publications, 2(12), 1–4.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemendiknas.
Loewenthal, D. (2003). The Other in educational research: Some postmodern implications for educational practice, theory, research and professionalism. Research in Post-Compulsory Education, 8(2), 223–236. https://doi.org/10.1080/13596740300200160
Macdonald, D. (2003). Curriculum change and the post-modern world: Is the school curriculum-reform movement an anachronism? Journal of Curriculum Studies, 35(2), 139–149. https://doi.org/10.1080/00220270210156093
Majid, A. (2014). Strategi pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Maksum, A. (2012). Pengantar filsafat. Ar-Ruzz Media.
Muhammedi. (2016). Perubahan kurikulum di Indonesia: Studi kritis tentang upaya menemukan kurikulum pendidikan Islam yang ideal. Raudhah, 4(1), 49–70.
Nadrag, L., & Tihenea-Buzarna, A. (2015). From modern to postmodern curriculum. The Annals of Ovidius University Constanta: Philology Series, 26(2), 177–184.
Nurhalim, M. (2011). Analisis perkembangan kurikulum di Indonesia (sebuah tinjauan desain dan pendekatan). INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 16(3), 365–381.
Ornstein, A. C., & Hunkins, F. P. (2018). Curriculum: Foundations, principles, and issues (Edisi ke-7). Pearson.
Patton, L. A., & Prince, K. L. (2018). Curriculum design and planning: Using postmodern curriculum approaches. Journal of Curriculum Theorizing, 32(3), 32–45.
Piirto, J. (1999). Implications of postmodern curriculum theory for the education of the talented. Journal for the Education of the Gifted, 22(4), 324–353. https://doi.org/10.1177/016235329902200402
Setiawan, J., & Sudrajat, A. (2018). Pemikiran postmodernisme dan pandangannya terhadap ilmu pengetahuan. Jurnal Filsafat, 28(1), 25–46. https://doi.org/10.22146/jf.33296
Sidqi, M. F., & Ulya, I. (2019). Pemikiran postmodernisme dan pandangannya terhadap pendidikan (studi kritis atas kurikulum pendidikan tinggi Indonesia). Jurnal PENA, 33(2), 102–115.
Suderajat, H. (2004). Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). CV Cipta Cekas Grafika.
Suhendra, A. (2016). Hakekat dan proses pendidikan lintas perspektif (tradisional, modernisme, dan postmodernisme). Jurnal Darul 'Ilmi, 4(1), 1–18.
Wahyuni, F. (2015). Kurikulum dari masa ke masa. Al-Adabiya, 10(2), 231–242.