Aflahah, U., Fathurohman, I., & Purbasari, I. (2021). Gangguan belajar dan cara mengatasinya dalam film Taare Zameen Par. Jurnal Educatio, 7(3), 1143–1153. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1356
Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran (Edisi Revisi). Rajagrafindo Persada.
Artati, B. Y. (2018). Terampil membaca. Intan Perwira.
Coskun, Z. N., & Mitrani, C. (2020). An instructional design for vocabulary acquisition with a hidden disability of dyslexia. Cypriot Journal of Educational Sciences, 15(2), 305–318. https://doi.org/10.18844/cjes.v15i2.4671
Dyah, B., & Bandur, A. (2018). Validitas dan reliabilitas penelitian. Mitra Wacana Media.
Fajar, M. (2020). Penerapan metode Gillingham Stillman dalam mengatasi kesulitan membaca anak disleksia siswa kelas 1 MI Nul Istijal Jati Kudus. STAIN Kudus. http://repository.iainkudus.ac.id/37671/
Hainstock, E. G. (2002). Montessori untuk sekolah dasar. Delapratas Publishing.
Hamid, M. A., Ramadhani, R., Masrul, J., Safitri, M., Jamaludin, M. M., & Simarmata, J. (2020). Media pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.
Insiyah, Wiryokusumo, I., & Fatirul, A. N. (2021). Pengaruh Scrabble versus Petualangan Maharaja dan motivasi belajar terhadap kemampuan membaca anak disleksia. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 13(2), 117. https://doi.org/10.26418/jvip.v13i2.42169
Irdamumi, Kasiyati, Zulmiyeti, Z., & Taufan, J. (2018). Meningkatkan kemampuan guru pada pembelajaran membaca anak disleksia. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 2(2). https://doi.org/10.24036/jpkk.v2i2.516
Juliansyah, A. (2018). Komunikasi instruksional pada anak disleksia di sekolah dasar. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 119–131. https://doi.org/10.24269/dpp.v6i3.1375
Maulida, I., & Umriaty. (2020). Optimalisasi kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus melalui pembelajaran homeschooling. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 7(1), 9–17. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v7i1.543
Mulyadi, & Nurhadayani, R. (2018). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media flashcard pada mata pelajaran bahasa Indonesia bagi siswa kelas I SDN 35 Nungga Kota Bima. Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(1), 6–18. http://www.ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpb/article/view/94
Padmawati, N. N., & Artini, L. P. (2018). Literasi di sekolah dari teori ke praktik. Nilacakra.
Pangastuti, R. (2017). Pembelajaran Al-Quran anak usia dini melalui metode Wafa. Annual Conference on Islamic Early Childhood Education, 2, 109–122. http://conference.uinsuka.ac.id/index.php/aceice/article/view/58
Ramadanti, E., & Arifin, Z. (2021). Strategi peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui media kartu bergambar bagi anak usia dini dalam bingkai Islam dan perspektif pakar pendidikan. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(2), 173–187. https://doi.org/10.24014/kjiece.v4i2.12245
Retno, U. (2018). Panduan trampil membaca. Teguh Karya.
Sagita, E. L. (2017). Peningkatan kemampuan berbicara menggunakan media flash card bagi anak autis kelas TK B di SLB Citra Mulia Mandiri Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/56973/1/Edo Lely Sagita_13103241063.pdf
Sekarini, W. (2018). Penggunaan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan menghafal kosa kata bahasa Arab siswa Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Muhammadiyah 01 Sukarame. UIN Raden Intan Lampung. http://repository.radenintan.ac.id/377/
Sohibun, & Ade, F. Y. (2017). Pengembangan media pembelajaran berbasis virtual class berbantuan Google Drive. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 2(2), 121. https://doi.org/10.24042/tadris.v2i2.2177
Sudarsana, U. (2014). Pembinaan minat baca. Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/4222/
Sudhiraja, D. (2018). Pengembangan media flash card bagi peserta didik disleksia untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran di SMP Negeri Satu Atap Bungbulang Garut. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. https://digilib.uins-suka.ac.id/id/eprint/33141/
Sunanih. (2017). Kemampuan membaca anak sekolah dasar kelas rendah bagian dari pengembangan bahasa. NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 38–46. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v2i1.89
Sutanto, T. (2016). Terapi dan pendidikan bagi anak disleksia. Familia.
Syahroni, I., Rofiqoh, W., & Latipah, E. (2021). Ciri-ciri disleksia pada anak usia dini. Jurnal Buah Hati, 8(1), 62–77. https://doi.org/10.46244/buahhati.v8i1.1326
Tristanti, I., Indanah, & Prasetyo, T. I. (2020). Kejadian gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) pada anak pra sekolah di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Indonesia Jurnal Kebidanan, 4(1), 23. https://doi.org/10.26751/ijb.v4i1.1001
Udeagbala, I. R., Onwuka, L. N., & Ugwude, D. I. (2020). Role of instructional materials in improving pupils with dyslexia in public primary schools in Ekwusigo LGA of Anambra State. Journal of Early Childhood and Primary Education, 2(2), 1–12. https://journals.unizik.edu.ng/index.php/jecape/article/view/454
Wahyuni, N. C. (2019). The use of puppet and flashcard as media in teaching vocabulary for children with special needs. ELT Forum: Journal of English Language Teaching, 8(2), 136–142. https://doi.org/10.15294/elt.v8i2.31786
Widoyrini, E., & Tiel, J. M. van. (2017). Disleksia: Deteksi, diagnosis, penanganan di sekolah dan di rumah. Prenada Media.
Yanti, R., Sundari, & N, A. Z. (2018). Profil tingkat pengetahuan guru biologi di SMPN se-Kota Ternate tentang sindrom disleksia umum pada siswa SMP. SAINTIFIK@, 3(1). https://doi.org/10.33387/sjk.v3i1.1096