Adam, G. (2019). Pendidikan seks bagi anak usia dini di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai. Randang Tana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 71-78.
Ademuyiwa, I. Y., Ayamolowo, S. J., Oshinyemi, T. E., & Oyeku, K. J. (2023). Knowledge and attitude of sex education among secondary school students in south-western Nigeria: A cross-sectional study. Dialogues in Health, 2, 1-5.
Ardayani, T. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini. Jurnal Ilkes: Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 316-324.
Ariawan, S., Hasanah, B. I., & Rusmana, D. (2021). Pemahaman siswa pada program Kuliah Kerja Partisipatif dari Rumah (KKP DR). Jurnal Pengabdian Masyarakat, 17(2), 296-306.
Arikhman, N., Efendi, T. M., & Putri, G. E. (2019). Faktor yang mempengaruhi pernikahan usia dini di Desa Baru Kabupaten Kerinci. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 4(3), 470-480.
Arimurti, I., & Nurmala, I. (2017). Analisis pengetahuan perempuan terhadap perilaku melakukan pernikahan usia dini di Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso. The Indonesian Journal of Public Health, 12(2), 249-262.
Fadilah, D. (2021). Tinjauan dampak pernikahan dini dari berbagai aspek. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 14(2), 88-94.
Fatmawati, N., & Yunanto, M. (2016). Dispensasi perkawinan di bawah umur akibat hamil diluar nikah (studi di pengadilan agama demak). Diponegoro Law Journal, 5(2), 1-16.
Febriagivary, A. H. (2021). Mengenalkan pendidikan seksualitas untuk anak usia dini melalui metode bernyanyi. Jurnal CARE: Children Advisory Research and Education, 8(2), 11-19.
Fitriani, V. Y., Ismanto, H. S., & Adjie, G. R. (2022). Dampak pernikahan dini pada wanita di Desa Amongrogo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Dimensi Pendidikan, 18(3), 91-99.
Handayani, S., Nuraini, S., & Agustiya, R. I. (2021). Faktor-faktor penyebab pernikahan dini di beberapa etnis Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 24(4), 265-274.
Indrianingsih, I., Nurafifah, F., & Januarti, L. (2020). Analisis dampak pernikahan usia dini dan upaya pencegahan di desa Janapria. Jurnal Warta Desa (JWD), 2(1), 16-26.
Maudina, L. D. (2019). Dampak pernikahan dini bagi perempuan. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 15(2), 89-95.
Mullis, M. D., Kastrinos, A., Wollney, E., Taylor, G., & Bylund, C. L. (2021). International barriers to parent-child communication about sexual and reproductive health topics: A qualitative systematic review. Sex Education, 21(4), 387-403.
Musfiroh, M. R. (2016). Pernikahan dini dan upaya perlindungan anak di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum dan Syariah, 8(2), 64-73.
Nadar, W. (2018). Persepsi orang tua mengenai pendidikan seks untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 77-90.
Oktavia, E. R., Agustin, F. R., Magai, N. M., Widyawati, S. A., & Cahyati, W. H. (2018). Pengetahuan risiko pernikahan dini pada remaja umur 13-19 tahun. Higeia: Journal of Public Health Research and Development, 2(2), 239-248.
Prameswari, A., Elvina, A., Ismah Azizah Kurinci, A., Oktaviani Fakhri, H., Ayu Purwanti, N., Ramadani, R., & Khalid. (2023). Analisis status ekonomi dan tingkat pendidikan terhadap pernikahan usia dini di Desa Kubah Sentang, Kecamatan Pantai Labu. Jurnal Ekombis Review: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 165-174.
Raksun, A., Fahmi, A., Safira, A., Putri, N. M., Rahdyan, J. A., Arifah, A. N., ... & Sanjaya, A. (2023). Penyuluhan pencegahan pernikahan dini dan sosialisasi stunting sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Dane Rase Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(3), 490-494.
Ratnasari, F., & Alias, M. (2016). Pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Jurnal Tarbawi Khatulistiwa, 2(2), 55-59.
Raya, F., Arif, S., Febriyanti, A., Salsabila, S., Handayani, A. P., & Shofiyah Aulia, S. (2022). Urgensi pendidikan tekan pernikahan dini. Dedikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 15(1), 51-61.
Riany, E., Yanuarti, R., Pratiwi, B. A., & Angraini, W. (2020). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pernikahan usia dini. Joting: Journal of Telenursing, 2(2), 158-167.
Rumble, L., Peterman, A., Irdiana, N., Triyana, M., & Minnick, E. (2018). An empirical exploration of female child marriage determinants in Indonesia. BMC Public Health, 18(1), 1-13.
Rudoe, N., & Ponsford, R. (2023). Parental attitudes to school-and home-based relationships, sex and health education: Evidence from a cross-sectional study in England and Wales. Sex Education, 23, 1-18.
Sari, N. A. T. N., & Puspitasari, N. (2022). Analisis faktor penyebab dan dampak pernikahan usia dini. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(2), 397-406.
Saleheen, A. A. S., Afrin, S., Kabir, S., Habib, M. J., Zinnia, M. A., Hossain, M. I., Haq, I., & Talukder, A. (2021). Sociodemographic factors and early marriage among women in Bangladesh, Ghana, and Iraq: An illustration from Multiple Indicator Cluster Survey. Heliyon, 7(5), 1-8.
Siregar, F. S., & Sumanti, S. T. (2023). Komunikasi persuasif pemerintah desa dalam mengatasi pernikahan usia dini pada masyarakat Desa Perlabian Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 4, 1181-1188.
Shufiyah, F. (2018). Pernikahan dini menurut hadis dan dampaknya. Jurnal Living Hadis, 3(1), 47-70.
Syalis, E. R., & Nurwati, N. (2020). Analisis dampak pernikahan dini terhadap psikologis remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), 29-38.
Tampubolon, E. P. L. (2021). Permasalahan perkawinan dini di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(5), 738-746.
Yanti, Y., Hamidah, H., & Wiwita, W. (2018). Analisis faktor penyebab dan dampak pernikahan dini di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. Jurnal Ibu dan Anak, 6(2), 96-103.
Yusanto, Y. (2020). Ragam pendekatan penelitian kualitatif. Journal of Scientific Communication (JSC), 1(1), 1-13.
Zhuravleva, O., & Helmer, J. (2023). Teachers’ perceptions and attitudes around the possible implementation of sex education in schools: Views from teachers in Kazakhstan’s Karaganda Region. Sex Education, 23, 1-18.