Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 23 No. 4 (2026): Inovasi Kurikulum, November 2026 Curriculum policy and dynamics of character...
Articles 27 November 2026

Curriculum policy and dynamics of character education strengthening in Indonesia

BR
Bayu Trie Rahayu Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/10.64014/jik.v23i4.723

Abstract

This research is motivated by the Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), a national curriculum policy innovation integrated with the mental revolution agenda. This policy gave rise to a discourse on character crisis that became the basis for legitimizing changes to the education curriculum in Indonesia. This study aims to analyze how the construction of knowledge and power relations works in the formation of PPK policy through Michel Foucault's governmental perspective. The method used is qualitative research based on literature reviews, a genealogical approach, and analysis of educational policy documents. The results show that PPK is formed through the production of a moral crisis discourse that serves as a basis for policy legitimacy and operates through government mechanisms that direct individuals to internalize character values such as religiosity, nationalism, independence, cooperation, and integrity. The implementation of PPK is not only pedagogical, but also becomes a technology of power that shapes subjects through the normalization of values in the school environment. This study concludes that PPK policy is a practice of power that operates productively through knowledge, discourse, and the shaping of individual behavior within the national education system.

 

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagai bagian dari inovasi kebijakan kurikulum nasional yang terintegrasi dengan agenda revolusi mental. Kebijakan tersebut memunculkan wacana tentang karakter krisis yang menjadi dasar legitimasi perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konstruksi pengetahuan dan hubungan kekuasaan bekerja dalam pembentukan kebijakan PPK melalui perspektif pemerintahan Michel Foucault. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan genealogis dan analisis dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPK dibentuk melalui produksi wacana krisis moral yang berfungsi sebagai legitimasi kebijakan, serta bekerja melalui mekanisme pemerintahan yang mengarahkan individu untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter seperti religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Implementasi PPK tidak hanya bersifat pedagogis, tetapi juga menjadi teknologi kekuasaan yang membentuk subjek melalui normalisasi nilai di lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan PPK merupakan praktik kekuasaan yang bekerja secara produktif melalui pengetahuan, wacana, dan pembentukan perilaku individu dalam sistem pendidikan nasional.

Kata Kunci: formasi diskursif; governmentality Michel Foucault; karakter pendidikan; kurikulum nasional

Keywords:
character education curriculum discourse governmentality Michel Foucault national curriculum

References

Adam, A., & Kamaruddin, S. A. (2024). Power, knowledge, and language hegemony from the perspective of Michel Foucault. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 6(1), 101-108.
Alhamuddin, A. (2025). Islamic character education in Indonesian national curricula: a critical policy analysis of the 2013 and Merdeka frameworks. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 15(1), 27-38.
Anderson, K. T., & Holloway, J. (2020). Discourse analysis as theory, method, and epistemology in studies of education policy. Journal of Education Policy, 35(2), 188-221.
Ariandy, M. (2019). Kebijakan kurikulum dan dinamika penguatan pendidikan karakter di Indonesia. Sukma: Jurnal Pendidikan, 3(2), 137-168.
Asad, A., & Fridiyanto, F. (2020). Managing young human resource behaviors through character education. Indonesian Research Journal in Education (IRJE), 4(2), 530-542.
Attruk, M. F. H., A'yun, Q., & Mujahidah, N. U. (2024). Implementation of character education in higher education: strategies, challenges, and impact. Educatum: Scientific Journal of Education, 2(3), 82-87.
Castro-Gómez, S., Kopsick, K., & Golding, D. (2023). Michel Foucault and the coloniality of power. Cultural Studies, 37(3), 444-460.
Cholifah, S. (2024). Educational environment in the implementation of character education. Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET), 3(2), 816-825.
Fangestu, I. W. F., & Marpuah, S. (2025). Perubahan dan inovasi kurikulum pendidikan di berbagai negara. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 6(1), 1-20.
Faruq, U., & Bakar, M. Y. A. (2025). Pendidikan sebagai alat transformasi sosial perspektif filsafat ilmu. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 4(1), 56-74.
Fikri, S. H., Panji, W. R. W. R., & Fitriah, E. L. (2023). Urgensi pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi: analisis kebijakan penguatan pendidikan karakter. Indonesian Journal of Educational Management and Leadership, 1(1), 45-56.
Fitrah, M., Umar, U., Jayanti, M. I., & Syafruddin, S. (2024). Penguatan pendidikan karakter di Indonesia: landasan filosofis dan yuridis dalam membentuk generasi yang berkarakter. El-Muhbib Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 378-393.
Guizzo, D. (2021). Reassessing Foucault: Power in the history of political economy. International Journal of Political Economy, 50(1), 60-74.
Gunawan, I., Rusdarti, R., & Ahmadi, F. (2020). Implementation of character education for elementary students. Journal of Primary Education, 9(2), 168-175.
Han, X. (2023). Disciplinary power matters: rethinking governmentality and policy enactment studies in China. Journal of Education Policy, 38(3), 408-431.
Jessen, M. H., & von Eggers, N. (2020). Governmentality and statification: Towards a Foucauldian theory of the state. Theory, Culture & Society, 37(1), 53-72.
Levitt, H. M., Morrill, Z., Collins, K. M., & Rizo, J. L. (2021). The methodological integrity of critical qualitative research: Principles to support design and research review. Journal of Counseling Psychology, 68(3), 357–370.
Maulana, M. I. (2022). Teachers' enactments of character education: A case study from Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 123-132.
Murtiningsih, I., Untari, A. D., & Luthfi, Z. F. (2024). Membangun karakter bangsa: peran pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan generasi berkualitas. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 13(2), 86-95.
Ngasa, G. J. (2025). Evaluasi program pendidikan karakter pelajar abad 21 di sekolah menengah. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 172-187.
Nur, A. A. J., Gunawan, W., Zakaria, S., Yunita, D., & Lesmana, A. C. (2023). Pengawasan terhadap masyarakat: panopticon dan post-panopticon (Analisis diferensiasi pemikiran Michel Foucault-Deleuze & Guattari). Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 7(2), 178-194.
Paraná, E., Trindade, L., & Pimenta, A. M. (2026). From Althusser to Foucault and back: State, discipline and governmentality in the crisis of neoliberalism. Historical Materialism, 1(1), 1-38.
Pitsoe, V. J., & Vlăduțescu, Ș. (2024). A critical analysis of Foucault’s power and knowledge in higher education research’. Social Sciences and Education Research Review, 11(1), 41-51.
Portschy, J. (2020). Times of power, knowledge and critique in the work of Foucault. Time & Society, 29(2), 392-419.
Rafillah, R. A. (2025). Wacana kuasa ala Foucault atas peran negara dan institusi dalam melanggengkan ketimpangan kuasa pada anak perempuan korban kekerasan seksual di Pontang, Serang. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5), 01-22.
Rahmadani, E., & Al Hamdany, M. Z. (2023). Implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah dasar. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 10-20.
Rokhmah, U. N., & Siregar, T. E. (2025). Integrasi nilai, moral, dan norma dalam pendidikan dasar: strategi dan implementasi dalam pembentukan karakter siswa. An-Nashr: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan, 3(2), 53-67.
Sakban, A., & Sundawa, D. (2023). Character education: Direction and priority for national character development in Indonesia. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 9(3), 794-807.
Samputra, P. L., & Satrio, M. A. (2021). Strengthening Pancasila characters through the role of mosque youth organizations: A mixed method study. Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat, 8(2), 177-202.
Shoshana, A. (2022). Affective governmentality through gratitude: Governmental rationality, education, and everyday life. Critical Studies in Education, 63(4), 436-450.
Siswadi, G. A. (2024). Relasi kuasa terhadap konstruksi pengetahuan di sekolah perspektif Michel Foucault dan refleksi atas sistem pendidikan di Indonesia. Sang Acharya: Jurnal Profesi Guru, 5(1), 1-15.
Suanto, S., & Nurdiyana, N. (2020). Implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(2), 107-114.
Syahputra, M. C., & Maida, N. (2021). Penguatan pendidikan karakter: Dari kebijakan publik untuk kebajikan publik. Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 17(1), 25-39.
Wilkins, A., & Gobby, B. (2024). Objects and subjects of risk: A governmentality approach to education governance. Globalisation, Societies and Education, 22(5), 915-928.
Yulianto, D., Sayekti, L. A., & Sugiyanto, S. (2020). Evaluasi program penguatan pendidikan karakter di Kabupaten Kulon Progo. Publikauma: Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 8(2), 103-112.
Zaharah, F., Husna, M., Sa’bani, N., Aminah, S., & Luthfiyyah, S. (2023). Implementasi kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Al-Rasyid Pekanbaru. Jurnal Islamika, 6(2), 149-159.