Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 23 No. 4 (2026): Inovasi Kurikulum, November 2026 Kurikulum Merdeka in action: A teaching module...
Articles 27 November 2026

Kurikulum Merdeka in action: A teaching module at SMK Yadika

IW
Ilham Rama Wijaya Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/10.64014/jik.v23i4.728

Abstract

In implementing the Kurikulum Merdeka, teaching modules help teachers organize the learning process systematically and contextually. In Vocational High Schools (Sekolah Menengah Kejuruan/SMK), particularly in the Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) expertise program, these tools play a strategic role in aligning student competency outcomes with real-world industrial needs. This study aims to assess the completeness of module components and the consistency of writing formats, identify barriers to implementation by teachers and students, and analyze the suitability of module content to competency demands in the ICT industry. This study used a qualitative descriptive approach and collected data through interviews, document analysis, and a literature review. The results indicate that the module includes key components such as learning objectives and assessments, but it does not adequately address initial competencies, target learners, or learning models. Teachers struggle to implement differentiated learning because of limited resources and varying student abilities. Furthermore, the module content is not fully relevant to industrial developments. Therefore, we recommend teacher training and active collaboration with industry and the business world.

 

Abstrak

Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, modul ajar berfungsi sebagai panduan bagi guru untuk mengorganisasi proses pembelajaran secara sistematis dan kontekstual. Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya program keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), perangkat tersebut memegang peran strategis dalam menyelaraskan capaian kompetensi murid dengan kebutuhan nyata di dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelengkapan komponen modul dan konsistensi format penulisan, mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya oleh guru dan murid, serta menganalisis kesesuaian isi modul dengan tuntutan kompetensi di bidang industri TIK. Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumen, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul telah memuat komponen utama seperti tujuan pembelajaran dan asesmen, namun belum mencantumkan kompetensi awal, target murid, dan model pembelajaran secara memadai. Guru mengalami kesulitan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi karena keterbatasan sarana dan variasi kemampuan murid. Selain itu, isi modul belum sepenuhnya relevan dengan perkembangan industri. Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan bagi guru serta kolaborasi aktif dengan dunia usaha dan industri.

Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; modul ajar; PPLG; vokasi 

Keywords:
Kurikulum Merdeka PPLG teaching module vocational

References

Alimuddin, J. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kontekstual, 4(2), 67-75.
Anisah, A., Iriani, T., Ramadhan, M. A., & Yusrina, Y. (2024). The relevance of the Merdeka Curriculum vocational school to the competency needs in the construction field in the industry. Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 23(3), 199-206.
Ardianti, Y., & Amalia, N. (2022). Kurikulum Merdeka: Pemaknaan merdeka dalam perencanaan pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(3), 399-407.
Asiati, S., & Hasanah, U. (2022). Implementasi projek penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah penggerak. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 19(2), 61-72.
Ceda, K. A., & Purnomo, H. (2024). Kesulitan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (modul ajar) Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 10(1), 40-51.
Fauzi, A. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak. Jurnal Pahlawan, 18(2), 20-30.
Halizah, S. N. (2024). Kesenjangan kurikulum SMK dengan kebutuhan industri. Adiba: Journal of Education, 4(2), 227-233.
Hamid, M. A., Yuliawati, L., & Aribowo, D. (2020). Feasibility of electromechanical basic work e-module as a new learning media for vocational students. Journal of Education and Learning (EduLearn), 14(2), 199-211.
Indarti, A. (2023). Upaya meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka dengan menggunakan metode forum group discussion SMP Negeri 3 Cawas Kabupaten Klaten di semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Jispendiora Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 2(1), 93-107.
Jannah, F., & Fathuddi, T. I. (2023). Penerapan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka II UPT SD Negeri 323 Gresik. Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 131-143.
Kamaluddin, K., Sarnita, F., & Setiyadi, M. W. (2024). Literatur review: Peran guru penggerak dalam menghadapi Kurikulum Merdeka Belajar. Empiricism Journal, 5(1), 18-27.
Majdi, M. (2023). Inovasi pembelajaran abad 21: Peluang dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Kampus Merdeka Belajar pada STIT Buntet Pesantren Cirebon. Journal of Islamic Education Counseling, 3(1), 12-25.
Mirdad, J. (2020). Model-model pembelajaran (empat rumpun model pembelajaran). Jurnal Sakinah, 2(1), 14-23.
Mukhlishina, I., Danawati, M. G., & Wijayaningputri, A. R. (2023). Penerapan modul ajar sebagai implementasi Kurikulum Merdeka pada siswa kelas IV di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(1), 126-133.
Nasution, R., & Lubis, E. M. S. (2022). Dampak pandemi COVID-19 terhadap proses pembelajaran Matematika pada siswa sekolah dasar. Dirasatul Ibtidaiyah, 2(1), 43-57.
Nengsih, D., Febrina, W., Maifalinda, M., Junaidi, J., Darmansyah, D., & Demina, D. (2024). Pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 8(1), 150-158.
Nisa, A., Wijaya, I., & Sefriani, R. (2023). Uji praktikalitas e-modul pembelajaran project based learning menggunakan sigil pada mata pelajaran dasar-dasar kejuruan siswa kelas X Pengembangan Perangkat Lunak dan GIM (PPLG) di SMK N 1 Singkarak. PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(1), 12-20.
Nuryanti, N. E., Mulyana, E. H., & Loita, A. (2023). Analisis kesulitan guru dalam pengembangan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal PAUD Agapedia, 7(2), 176-183.
Parid, M., & Julrissani, J. (2021). Dampak pandemi COVID-19 terhadap proses pembelajaran siswa tingkat Sekolah Dasar. Vox Edukasi, 12(1), 548125.
Prasetyani, H., Kurniawati, K., & Purnamasari, D. (2024). Literature review: Keterkaitan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMK jurusan desain komunikasi visual dengan kebutuhan dunia kerja. Journal of Language and Literature Education, 1(2), 75-78.
Ramadhani, A. N., Haq, S., Silalahi, J., & Jufri, W. N. (2025). Evaluasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Pariaman. Tsaqofah, 5(3), 2278-2296.
Rizal, R., Ganefri, G., & Ambiyar, A. (2024). Developing a project-based learning-based e-module to enhance critical thinking skills on vocational students. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan, 7(3), 213-228.
Salsabilla, I. I., Jannah, E., & Juanda, J. (2023). Analisis modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33-41.
Saputro, H., Ranto, R., Bugis, H., & Rahmawan, M. Y. A. (2021). Pelatihan penyusunan modul pembelajaran mata pelajaran produktif berbasis KKNI dan kebutuhan industri guru-guru SMK Kota Surakarta program keahlian teknik otomotif. JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 14(1), 1-11.
Setiawan, I., Maryani, S., Akhmad, A., & Martin, N. (2023). Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMK Negeri 1 Lingsar Lombok Barat. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 2601-2611.
Setyawan, A. E., Lisa, Y., & Agustini, A. J. (2024). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK. Jurnal Konatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(2), 137-152.
Suryaman, M., Musfiroh, T., & Purbani, W. (2020). Kurikulum pendidikan bahasa dalam perspektif inovasi pembelajaran. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 4(1), 165-176.
Syafruddin, M. A. (2024). Penerapan metode PBL (Project Based Learning) dalam pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), 11(1), 55-69.
Syamsi, A., Ramdaeni, S., & Binasdevi, M. (2024). Innovative teaching strategies for Kurikulum Merdeka to improve education for Indonesian migrant children in Jeddah. Tarbiya: Journal of Education in Muslim Society, 11(1), 37-46.
Tarigan, A. V., Wonggo, D., & Modeong, M. (2024). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan hasil belajar informatika siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Lembean Timur. EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 4(3), 341-355.
Wulandari, F., Simanjuntak, E., Ginting, P. T., Pakpahan, R. M. N., & Puteri, A. (2024). Kesalahan berbahasa dalam penulisan di media sosial kajian sintaksis dan semantik. Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 3(1), 01-09.
Yahya, M., & Sidin, U. S. (2023). Pelatihan pengembangan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka bagi guru SMK produktif Kota Makassar: Indonesia. Teknovokasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 292-297.
Zaenudin, A. (2021). Kompetensi awal peserta didik dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Madaniyah, 11(1), 33-48.