Logo HIPKIN

Loading Experience

##navigation.skip##
Vol. 23 No. 4 (2026): Inovasi Kurikulum, November 2026 Implementing curriculum components at SMAN 3...
Articles 27 November 2026

Implementing curriculum components at SMAN 3 Garut in the digital era

FP
Fuzyawati Nur Ramdhaniyah Putri Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
DOI https://doi.org/10.64014/jik.v23i4.732

Abstract

Teachers urgently need to assess school readiness and performance as schools transition to the national curriculum and as digital technology rapidly develops in education. Therefore, this study examines how SMAN 3 Garut implements curriculum components in the digital era. This study aims to analyze the implementation of the new curriculum, Kurikulum Merdeka, and the challenges it faces, particularly in integrating technology into the learning process. The study used a qualitative approach, collecting data through observations of curriculum documents and interviews with the vice principal for curriculum. This study concluded that SMAN 3 Garut implements two curricula: Kurikulum Merdeka for 10th-grade students and Kurikulum 2013 for 11th- and 12th-grade students. The school's main challenges include limited digital infrastructure, unequal technological literacy among teachers, and limited human-resource readiness. Solutions include developing Study Groups (Kombel), using Leading Teachers, and adapting traditional and digital methods to assess student understanding.

 

Abstrak

Kebutuhan untuk menilai kesiapan dan kinerja sekolah sehubungan dengan transisi kurikulum nasional dan perkembangan teknologi digital yang pesat di bidang pendidikan sangat dibutuhkan oleh para guru. Maka dari itu, penelitian ini mengkaji implementasi komponen kurikulum pada era digital di SMAN 3 Garut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi kurikulum baru, yaitu Kurikulum Merdeka, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, khususnya terkait integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dokumen kurikulum dan wawancara dengan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SMAN 3 Garut menerapkan dua kurikulum yang berbeda, yaitu Kurikulum Merdeka untuk murid kelas 10 dan Kurikulum 2013 untuk murid kelas 11 dan 12. Tantangan utama yang dihadapi sekolah mencakup keterbatasan infrastruktur digital, literasi teknologi yang belum merata di kalangan guru, serta kesiapan sumber daya manusia. Solusi yang diterapkan mencakup pengembangan Kelompok Belajar (Kombel), pemanfaatan Guru Penggerak, serta adaptasi metode tradisional dan digital untuk menilai pemahaman murid.

Kata Kunci: era digital; implementasi kurikulum; komponen kurikulum

Keywords:
curriculum components curriculum implementation digital era

References

Abidin, D., Retnaningrum, E., Parinussa, J. D., Kuning, D. S., Manoppo, Y., & Kartika, I. M. (2023). Curriculum development in Indonesia from a historical perspective. Journal of Education Research, 4(2), 443-451.
Akram, H., Abdelrady, A. H., Al-Adwan, A. S., & Ramzan, M. (2022). Teachers’ perceptions of technology integration in teaching-learning practices: A systematic review. Frontiers in Psychology, 13(1), 1-9.
Ananda, A. P., & Hudaidah, H. (2021). Perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia dari masa ke masa. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 3(2), 102-108.
Azzahra, F., Permana, H., Fitriani, L., Putri, R. M., & Wulandari, S. (2022). Approaches and models development of 2013 Curriculum and Merdeka Curriculum. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 189-204.
Cantika, V. M., Khaerunnisa, L., & Yustikarini, R. (2022). Merdeka curriculum implementation at Wonoayu 1 Junior High School as sekolah penggerak. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 175-188.
Eirlangga, Y. S., Syaputra, A. E., Manurung, K. H., Suryani, N., Hayati, N., & Hendra, Y. (2024). Peluang dan tantangan transformasi pendidikan melalui teknologi. Risalah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1-8.
Febriyenti, D., Putri, N., Asmendri, A., & Sari, M. (2023). Perkembangan kurikulum di Indonesia dalam perspektif sejarah. Al-Idaroh: Jurnal Penelitian Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 195-214.
Gunawan, G., Liloi, D. K., Sukrawan, N., & Iskandar, H. (2024). Pelatihan pengembangan komunitas belajar guru-guru di SMAN 3 Sigi Kab. Sigi. Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM), 5(2), 199-206.
Hakim, A. N., & Yulia, L. (2024). Dampak teknologi digital terhadap pendidikan saat ini. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(1), 145-163.
Handayani, N. N. L. (2023). Peningkatan literasi digital dan karakter peserta didik melalui implementasi Kurikulum Merdeka. Lampuhyang, 14(2), 144-159.
Hartawati, F., & Karim, M. (2024). Tantangan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 14(1), 185-190.
Hazizah, Z., & Rigianti, H. A. (2021). Kesenjangan digital di kalangan guru SD dengan rentang usia 20-58 tahun di Kecamatan Rajabasa. Jurnal Pendidikan Modern, 7(1), 1-7.
Jannah, M., Shafika, N., Parsetyo, E. B., & Habib, S. (2023). Transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam: Peluang dan tantangan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam, 5(1), 131-140.
Judijanto, L. (2024). Analisis pengaruh tingkat literasi digital guru dan siswa terhadap kualitas pembelajaran di era digital di Indonesia. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 2(2), 50-60.
Khaira, H. S., Al Hafizh, M. F., Darmansyah, P. S. A., Nugraha, H., & Komara, D. A. (2023). Analysis of needs and teachers' perception towards business teaching materials at SMA Labschool UPI. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(2), 299-314.
Lestari, C., Pratiwi, R. D., Pratama, D. J., & Safitri, S. (2025). Kesenjangan digital dan dampaknya terhadap pendidikan. Risoma: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(4), 1-16.
Marhamah, S. (2022). Desentralisasi kebijakan kurikulum di MAN Barito Selatan. Academia: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 2(4), 274-281.
Muyassar, A. M. (2025). Comparative analysis of Kurikulum 2013 and Kurikulum Merdeka implementation on character development in physical education. Inovasi Kurikulum, 22(4), 2371-2382.
Nashrullah, M., Rahman, S., Majid, A., & Hariyati, N. (2025). Transformasi digital dalam pendidikan Indonesia: Analisis kebijakan dan implikasinya terhadap kualitas pembelajaran. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1), 52-59.
Nisak, S. K., & Rahmah, L. U. (2024). Strategi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis teknologi informasi. Pena: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 15-21.
Nur’aini, S., Hikmah, Y. Z., & Nangimah, Z. (2024). Model pembelajaran karakter di Indonesia berbasis teknologi untuk melestarikan budaya lokal di era globalisasi. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 7(3), 2251-2258.
Purnomo, P., Sulistiono, E., Sukmana, C., Rosmia, A. R., Mutamam, M. H. A., Alawiyah, T., & Komara, D. A. (2026). Enhancing CLC teacher competency through e-collaborative learning in Malaysia. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), 4(1), 63-76.
Rajaba, A. N., Rizkyani, R. Z., Asy-Syifaa, S., & Nugraha, H. (2025). The effectiveness of Kurikulum 2013 and Kurikulum Merdeka: Analysis in vocational high school. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 113-128.
Ropiyah, R., Suriswo, S., & Mulyono, T. (2024). Analisis kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 2 Slawi. Journal of Education Research, 5(1), 408-416.
Safitri, S. A., & Fajar, F. (2023). Hambatan-hambatan dalam proses adaptasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka (studi pada guru SMA Negeri 1 Semarang). Solidarity, 12(2), 335-347.
Saputra, S. (2024). Inovasi teknologi digital sebagai penggerak reformasi dalam sistem pendidikan. Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 2(4), 51-58.
Saragih, R., Restu, R., & Mulyono, M. (2025). Analysis of elementary teachers’ challenges in implementing Kurikulum Merdeka in social studies. Inovasi Kurikulum, 22(4), 2211-2222.
Sianturi, M. V., & Simanjuntak, M. P. U. (2024). Pengembangan kompetensi profesionalisme guru di era digital. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 2(1), 180-190.
Supriatna, D., Dewi, L., & Rusman, R. (2026). Implementation of Kurikulum Merdeka in creating a more effective learning environment. Inovasi Kurikulum, 23(2), 393-408.
Suweta, I. M. (2023). Sinergi teknologi dalam kurikulum pembelajaran yang positif: Penelitian pada Sekolah Harapan Mulia Bali. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(4), 425-438.
Tarbiyah, S., Mahfudza, F. Z., Putri, N. A., Ningrum, D. K., & Nabillah, Y. T. (2025). Analyzing the implementation of K13 and Kurikulum Merdeka: Students’ perceptions. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 255-272.
Wulandari, E., Qolby, H. R. A., Devi, I. S., & Azis, A. (2025). Peran otonomi daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui desentralisasi. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 2(3), 146-160.
Yogi, N. D. M., Mardi, M., & Pratama, A. (2023). Pengembangan pembelajaran daring dan media online terhadap kemandirian belajar yang dimediasi motivasi belajar siswa SMA. Journal of Education Research, 4(3), 1089-1106.