Implementasi kurikulum dan guru

Authors

  • Said Hamid Hasan Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jik.v1i1.35593

Keywords:

ide, implementasi kurikulum, kemutlakan

Abstract

Makna sempit kurikulum adalah sebagai suatu rencana tentang pengalaman belajar siswa di suatu lembaga pendidikan. Kurikulum dalam arti sempit ini sangat berguna dalam mengembangkan dukungan kurikulum. Dukungan ini yang dijadikan dasar bagi guru dalam mengembangkan proses pendidikan. Kurikulum menjadi jawaban terhadap permasalahan yang dihadapi pada masa sekarang dan tantangan masa depan bagi kehidupan bangsa. Konsep pengembangan kurikulum dalam arti sempit meliputi tiga fase yaitu konstruksi kurikulum (curriculum construction), implementasi kurikulum (curriculum implementation) dan evaluasi kurikulum (curriculum evalution). Fase pertama pengembangan kurikulum dimulai dengan proses pemantapan ide kurikulum dimana para pengembang merumuskan jawaban kurikulum (curricular answer) terhadap masalah pendidikan bangsa. Fase implementasi ini diawali dengan distribusi dokumen kurikulum dan sosialisasi. Distribusi berkenaan dengan kegiatan penyampaian dokumen kurikulum kepada setiap individu guru, administratur, setiap Komite Sekolah dan Dewan Pendidikan. Keberadaan dokumen kurikulum di tangan guru dan pelaksana lain, namun lebih penting dalam memahami, menyetujui dan melaksanakan ide kurikulum

References

Jackson, P. W. (Ed.). (1991). Handbook of research on curriculum. Macmillan Publishing Company.

Joyce, B., & Weil, M. (1980). Models of teaching. Prentice-Hall.

Longino, H. E. (1990). Science as social knowledge: Values and objectivity in scientific inquiry. Princeton University Press.

Longstreet, W. S., & Shane, H. G. (1993). Curriculum for a new millennium. Allyn and Bacon.

Marsh, C. (Ed.). (1994). Teaching studies of society and environment. Prentice-Hall.

McNeil, J. D. (1977). Curriculum: A comprehensive introduction. Little, Brown.

Oliva, P. F. (1997). Developing the curriculum (4th ed.). Longman.

Prawat, R. S. (1992). The value of ideas: Problems versus possibilities in learning. Educational Researcher, 21(6), 5–16.

Print, M. (1993). Curriculum development and design. Allen & Unwin.

Schubert, W. H. (1986). Curriculum: Perspective, paradigm, and possibility. Macmillan Publishing Company.

Starko, A. J. (1995). Creativity in the classroom: Schools of curious delight. Longman.

Published

2004-02-23

How to Cite

Hasan, S. H. (2004). Implementasi kurikulum dan guru. Inovasi Kurikulum, 1(1), 1-9. https://doi.org/10.17509/jik.v1i1.35593

Similar Articles

31-40 of 75

You may also start an advanced similarity search for this article.