Creative use of instructional media in elementary Informatics learning

Authors

  • Aam Trianawati Unievrsitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.272

Keywords:

digital literacy, instructional media, Kurikulum Merdeka, teacher creativity

Abstract

The advancement of digital technology demands that primary schools equip students with digital literacy skills from an early age. This study was conducted to explore the implementation of the Kurikulum Merdeka in the Informatics subject at SD Laboratorium UPI, a model school with ideal facilities and instructional practices. This research is significant because laboratory schools also face challenges similar to those of regular public schools, making them a realistic reflection of actual field conditions. Using a qualitative case study approach, data were collected through semi-structured interviews with the Informatics teacher and document analysis. The findings reveal that, despite limitations in the technological infrastructure, the teacher was able to deliver engaging, contextually relevant learning by using available tools, including the supervised use of students’ personal devices. Informatics is positioned as a formal subject, reflecting the school’s commitment to strengthening students’ digital competencies from an early stage. The study identifies both supporting and inhibiting factors in learning, such as access to media, teacher readiness, and student characteristics. These findings offer practical recommendations for primary schools with either complete or limited facilities to implement meaningful and adaptive Informatics education.

 

Abstrak

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah dasar untuk membekali murid dengan literasi digital sejak dini. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Informatika di SD Laboratorium UPI, sebuah sekolah model yang diasumsikan memiliki fasilitas dan praktik pembelajaran ideal. Penelitian ini penting dilakukan karena sekolah laboratorium juga menghadapi tantangan yang serupa dengan sekolah umum, sehingga dapat menjadi cerminan kondisi riil di lapangan. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru Informatika dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terdapat keterbatasan infrastruktur teknologi, guru mampu melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual dengan memanfaatkan perangkat yang tersedia, termasuk penggunaan perangkat pribadi murid di bawah pengawasan. Informatika diposisikan sebagai pelajaran formal, mencerminkan komitmen sekolah terhadap penguatan kompetensi digital sejak dini. Penelitian ini mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pembelajaran seperti media, kesiapan guru, dan karakteristik murid. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dasar, baik yang memiliki fasilitas lengkap maupun yang terbatas, dalam mengimplementasikan pendidikan Informatika yang bermakna dan adaptif.

Kata Kunci: kreativitas guru; Kurikulum Merdeka; literasi digital; media pembelajaran

References

Agustin, N. D., Dewi, A. P., & Rifqi, M. (2025). Analisis media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 397-408.

Anjarwati, L., Pratiwi, D. R., & Rizaldy, D. R. (2022). Implementasi literasi digital dalam upaya menguatkan pendidikan karakter siswa. Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 3(2), 87-92.

Astutik, S., Ningsih, A. W., & Anjani, P. (2024). Manfaat strategi algoritma pemrograman dalam kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan, 1(3), 36-41.

Dahyanti, N., Diastami, S. M., Humaira, A., & Darmansah, T. (2025). Analisis kebijakan dalam mengatasi problematika pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(1), 87-100.

Fahrianur, F., Monica, R., Wawan, K., Misnawati, M., Nurachmana, A., Veniaty, S., & Ramadhan, I. Y. (2023). Implementasi literasi di sekolah dasar. Journal of Student Research, 1(1), 102-113.

Hendaryan, R., Hidayat, T., & Herliani, S. (2022). Pelaksanaan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 6(1), 142-151.

Herawati, N. (2023). Pengenalan pembelajaran komputer anak usia dini. Jurnal Penelitian Sistem Informasi, 1(3), 37-47.

Jannati, P., Ramadhan, F. A., & Rohimawan, M. A. (2023). Peran guru penggerak dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 330-345.

Jayadi, P., Pinandhita, F., & Juwari. (2024). Optimalisasi media pembelajaran digital berbasis artificial intelligence di SDIT AUM untuk era digital yang inovatif. Potensi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(4), 26-35.

Lestari, D., Asbari, M., & Yani, E. E. (2023). Kurikulum merdeka: hakikat kurikulum dalam pendidikan. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 2(6), 85-88.

Lindriany, J., Hidayati, D., & Nasaruddin, D. M. (2022). Urgensi literasi digital bagi anak usia dini dan orang tua. Journal of Education and Teaching (JET), 4(1), 35-49.

Lee, D., Hwang, J. Y., Lee, Y., & Kim, S. W. (2022). Informatics and Artificial Intelligence (AI) education in Korea: situation analysis using the Darmstadt model. JOIV: International Journal on Informatics Visualization, 6(2), 427-444.

Marto, H., & Yulianti. (2022). Efektivitas penggunaan media pembelajaran Informatika di SMK Negeri 1 Tolitoli. Jurnal Teknologi Pendidikan Madako, 1(1), 18-24.

Marwa, N. W. S., Pitria, P. R., & Madani, F. (2024). Development of authentic assessment of 21st-century skills in kurikulum merdeka. Inovasi Kurikulum, 21(2), 635-646.

Masdar, R., & Ismail, I. (2025). Landasan filsafat progresivisme dalam pengembangan kompetensi peserta didik abad-21. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 350-356.

Maya, M. D., Rif’an, M., D.A, S. R., Hadi, R. T., Gultom, I., & Ikhlas, M. (2025). Fleksibilitas dan tantangan implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 060877 Medan. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(2), 208-216.

Muthmainnah, A., Falasifah, F., Yadi, N., & Halimah, L. (2025). Strategi peningkatan kompetensi guru di era digital untuk sekolah dasar. Jurnal Wahana Pendidikan, 12(1), 229-240.

Novela, D., Suriani, A., & Nisa, S. (2024). Implementasi pembelajaran inovatif melalui media digital di sekolah dasar. Journal of Practice Learning and Educational Development, 4(2), 100-105.

Nuralan, S. (2022). Kreativitas guru dalam pengembangan media pembelajaran di SD Negeri 2 Bambapun. Jurnal Ilmiah Hospitality, 11(2), 1401-1410.

Oktaviani, A. M., Marini, A., & Zulela, M. S. (2023). Pengaruh penerapan kurikulum merdeka terhadap hasil belajar IPS ditinjau dari perbandingan kurikulum 2013. Educatio, 9(1), 341-346.

Pardede, P., & Sunarto. (2020). Persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan TIK dalam pembelajaran di sekolah menengah di Jakarta dan sekitarnya. Jurnal Dinamika Pendidikan, 13(3), 226-237.

Purwati, E., & Sukirman, D. (2024). Teacher competence development in kurikulum merdeka implementation: A literature study. Inovasi Kurikulum, 21(1), 41-54.

Rohimah, R., Riswandi, R., & Fitriawan, H. (2020). Pengembangan media pembelajaran Informatika melalui e-learning untuk meningkatkan berpikir kreatif siswa. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 3(3), 330-339.

Ryan, K. M. (2025). Implementing kurikulum merdeka in Informatics learning at SMAN 7 Bandung. Hipkin Journal of Educational Research, 2(2), 215-228.

Salsabila, A., Nadin, S. A., Maryani, S., & Afandi, M. (2024). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar: keunggulan dan tantangan. Jurnal Ilmiah Research and Development Student (JIS), 2(2), 131-136.

Tegela, N., Mulyanto, A., & Polin, M. (2024). Pengembangan media pembelajaran berbasis website untuk siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika. Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi, 4(1), 32-39.

Wahyuni, S., & Haryanti, N. (2024). Optimalisasi kompetensi guru dalam pengembangan pembelajaran berdiferensiasi berbasis media digital. Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan, 7(1), 142-154.

Wardani, Y. I., & Kiptiyah, S. M. (2024). Analisis kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN 5 Mendenrejo Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora tahun ajaran 2023/2024. Elementary School Teacher Journal, 7(2), 76-83.

Wijayanti, A., & Tirtoni, F. (2023). Analisis faktor kendala dan hambatan guru SD dalam implementasi kebijakan kurikulum merdeka belajar. Educatio, 10(1), 304-311.

Wulandari, P., Sastrawati, E., & Pamela, I. S. (2025). Persepsi guru terhadap pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran edukatif di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 909-920.

Zebua, B. R. M. (2025). Analisis penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMK Negeri 1 Lahomi. Faguru: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 4(1), 85-91.

Zulqaidah, Z., Harahap, H., Tanjung, R. S., Dermawan, M. M., & Darmansah, T. (2024). Peran kebijakan kurikulum merdeka terhadap kesiapan guru dan hasil belajar peserta didik. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(5), 122-129.

Published

2026-04-24

How to Cite

Trianawati, A. (2026). Creative use of instructional media in elementary Informatics learning. Hipkin Journal of Educational Research, 3(1), 1-12. https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.272

Similar Articles

51-55 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.