Developing ICT curriculum in primary schools: processes, challenges, and solutions
DOI:
https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.307Keywords:
elementary school, enjoyable learning, ICT curriculumAbstract
The need for a curriculum that adapts to technological developments and student needs makes the Information and Communication Technology (ICT) curriculum a crucial part of elementary education, as it helps shape digital literacy from an early age. This study examines the process of ICT curriculum development at the elementary school level. The purpose of this study was to understand how the ICT curriculum was developed, who was involved in the process, and how it was implemented in the classroom. The research method used was a qualitative approach through interviews with school officials involved in curriculum development. The results showed that curriculum development was carried out by an internal school team and adapted to the school's conditions and needs. During the process, several obstacles were encountered, such as limited facilities and teachers' unequal understanding of ICT materials. Nevertheless, the school sought solutions by developing simple materials and implementing learning models that were enjoyable and easy for students to understand.
Abstrak
Perlunya kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan murid menjadikan kurikulum Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi bagian penting dalam pendidikan dasar karena berperan dalam membentuk literasi digital sejak usia dini. Penelitian ini mengkaji proses pengembangan kurikulum TIK di tingkat sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kurikulum TIK disusun, siapa saja yang terlibat dalam prosesnya, serta bagaimana penerapannya di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara kepada pihak sekolah yang terlibat dalam pengembangan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum dilakukan oleh tim internal sekolah dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan sekolah. Dalam prosesnya, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan belum meratanya pemahaman guru terhadap materi TIK. Meskipun demikian, sekolah berupaya mencari solusi melalui penyusunan materi yang sederhana dan penerapan model pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh murid.
Kata Kunci: kurikulum TIK; pembelajaran menyenangkan; sekolah dasar
References
Adrian, M., & Wirza, Y. (2025). Analysis of “English On Sky” textbook from the perspective of differentiated instruction: a teacher’s perspective. Tell-Us Journal, 11(2), 548-570.
Aminuddin, F. H., Djauhari, T., & Kusuma, C. (2024). Peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran berbasis literasi digital. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (Jipemas), 7(1), 168-180.
Astiti, N. Y., Hermawan, J. S., Maulita, R., & Islami, K. D. N. (2025). Analisis kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) calon guru SD melalui pembelajaran IPA SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 431-440.
Bahrudin, B., Hidayat, S., & Hendrayana, A. (2018). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek dengan memanfaatkan TIK untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 131-139.
Devita, D. M. (2024). Penerapan strategi konstruktivisme untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2(2), 249-253.
Edjah, H., Adu Henaku, E., Okrah, A. K., Sakata, N., & Yates, C. (2025). Collaboration between stakeholders in the design of a context-based curriculum in Ghana. Journal of International Cooperation in Education, 27(1), 58-76.
Fadhila, A. R. (2025). Structured ICT learning as local content curriculum: the practice at SD Budiluhur. Hipkin Journal of Educational Research, 2(2), 229-242.
Guţu, V., & Ţurcanu, C. (2024). Continuous development of school curriculum: concept, models, experiences. Studia Universitatis Moldaviae (Seria Ştiinţe ale Educației), 179(9), 3-13.
Hadinda, S. T. (2025). Analisis efektivitas modul ajar menggunakan pendekatan Understanding By Design (UbD) pada ketercapaian tujuan pembelajaran di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 111-120.
Hakim, M. N., Solihah, K. Z., Ismail, F., Salim, A., & Prasetiyo, N. T. (2024). Optimizing the merdeka curriculum for developing the Pancasila student profile through project-based learning. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(4), 395-408.
Hanifah, N., & Yusuf, A. (2024). Implementasi pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan kemampuan literasi digital peserta didik paket A di Homeschooling Pena Surabaya. J+Plus Unesa, 13(2), 81-89.
Hapsary, A., Anjani, E., & Maryati, V. (2025). Analisis pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 10(1), 88-99.
Hidayah, R., Ngatman, T. S. S., Salimi, M., & Suhartono. (2020). How elementary school teachers use ICT-based learning media?. Journal of Physics: Conference Series, 1511(1), 1-6.
Hung, L. C., & Pan, H. J. (2025). Innovative approach to ESD integration into school-based curriculum development modules for elementary schools. Sustainability, 17(4), 1-26.
Isabirye, A. K., Moloi, K. C., Lebelo, R. S., & Khan, S. (2025). Cultivating creativity and innovation in the school curriculum for the 21st century: opportunities and challenges. Journal of Ecohumanism, 4(3), 334-348.
Jabbar, H. A., Putri, J. W., & Fitri, E. N. (2025). The role of information and communication technology in the development of educational curriculum. Tofedu: The Future of Education Journal, 4(3), 806-811.
Mahmud, F. K., Mirnawati, M., & Kusumastuti, D. E. (2023). Implementasi kurikulum merdeka di Sekolah Khusus Kak Seto Kota Tangerang Selatan. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan, 23(2), 79-96.
Maria, E., & Sediyono, E. (2017). Pengembangan model manajemen pembelajaran berbasis TIK di sekolah dasar. Jurnal Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 59-71.
Muhibbin, A. (2025). Penanaman nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek dengan pembuatan poster interaktif menggunakan aplikasi Canva. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 223-236.
Nurhasnah, N., Sepriyanti, N., & Kustati, M. (2024). Learning theories according to constructivism theory. Journal International Inspire Education Technology, 3(1), 19-30.
Nurwalyah, S., Amelia, N., Patima, S., & Arifin, I. (2025). Challenges and opportunities of information and communication technology integration in indonesian school learning: a critical literature review. Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(3), 247-255.
Pertiwi, R. P., Sinensis, A. R., Dewi, T. R., Sari, R. S., & Dewi, S. E. K. (2022). Penggunaan aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran daring di tingkat sekolah dasar. Jemari (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 4(1), 1-11.
Retno, R. S., Purnomo, P., Hidayat, A., & Mashfufah, A. (2025). Conceptual framework design for STEM-integrated project-based learning (PjBL-STEM) for elementary schools. Asian Education and Development Studies, 14(3), 579-604.
Riska, N., Rosmilawati, I., & Juansah, D. E. (2025). Integrasi teknologi AI dalam pembelajaran adaptif untuk meningkatkan keterampilan abad 21 di sekolah dasar. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan, 4(1), 180-198.
Rismawati, A. E., Rahmawati, L. E., Sabardila, A., & Sulistyono, Y. (2025). Strategi pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan keterampilan belajar mandiri pada siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 200-212.
Safitri, C. D. (2025). Evaluasi dan revisi kurikulum pendidikan: sebuah tinjauan pustaka. Jurnal Belaindika: Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan, 7(2), 191-197.
Skrbinjek, V., Vičič Krabonja, M., Aberšek, B., & Flogie, A. (2024). Enhancing teachers’ creativity with an innovative training model and knowledge management. Education Sciences, 14(12), 1-17.
Sutiyono, A., Maximilian, A., & Ajeng, G. D. (2023). EFL teachers’ perceptions regarding cultural awareness in ICT-based learning in Indonesian elementary school context. International Journal of Language, Humanities, and Education (IJLHE), 6(1), 41-50.
Timotheou, S., Miliou, O., Dimitriadis, Y., Sobrino, S. V., Giannoutsou, N., Cachia, R., ... & Ioannou, A. (2023). Impacts of digital technologies on education and factors influencing schools' digital capacity and transformation: a literature review. Education and information technologies, 28(6), 6695-6726.
Ventista, O. M., & Brown, C. (2023). Teachers’ professional learning and its impact on students’ learning outcomes: findings from a systematic review. Social Sciences and Humanities Open, 8(1), 1-19.
Yasin, B., Mustafa, F., Safina, D., Yusuf, Y., & Sarinauli, B. (2023). Introducing contextual teaching and learning as a transition from textbook-based curriculum to the national curriculum. European Journal of Educational Research, 12(4), 1767-1779.
Yonchai, P., Worakham, P., & Panya, P. (2023). The development of the Blended Learning Model using Rotating Stations (BLRS) in the case of a small elementary school. Eurasian Journal of Educational Research (EJER), 10(3), 33-61.
Yulaikhah, S., Retnowati, R., & Hidayat, N. (2026). Systematic literature review of barriers to teachers’ professional and digital competence in developing contexts (2020-2025). Journal Informatic, Education and Management (JIEM), 8(1), 540-552.
Zahara, A. N., Asrori, M., & Mujab, M. (2025). Rethinking curriculum reform in madrasah and pesantren: hilda taba’s model as a framework for integrating islamic values. Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan dan Sosial, 14(2), 1056-1065.
Zen, W. L., Zukdi, I., Zulfahmi, Z., & Trinova, Z. (2022). Implementing information and communication technology-based learning (ict-based learning) models to increase student learning motivation. Society, 10(2), 579-590.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vina Salima Mujahida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

