Pendidikan kecakapan hidup (life skills)
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v1i1.35608Keywords:
attitudes and behavior, communication skills, life skills educationAbstract
Life skills adalah kemampuan atau kecakapan yang dimiliki seseorang untuk memecahkan problema hidup secara proaktif dan kreatif. Kecakapan hidup dapat berhubungan dengan kecakapan: mengenai diri, berpikir rasional, sosial, akademik, dan vokasional. Secara umum tujuan pembelajaran life skills adalah menyiapkan para siswa dengan pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan untuk memasuki dunia kerja dan kehidupan di masyarakat. Secara khusus life skills bertujuan untuk mengembangkan antara lain: kecakapan komunikasi, sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai di masyarakat, kemandirian, pengetahuan tentang sumber daya alam, kemampuan pra-vokasional, dan vokasional, memecahkan masalah, dan pemanfaatan waktu senggang. Model pembelajaran yang dekat dengan pembentukan kecakapan hidup adalah model pembelajaran terpadu (integrated learning) dan model pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning). Model pendidikan realistik merupakan upaya mengatur pendidikan sesuai dengan kebutuhan nyata siswa di tengah masyarakat.
References
Depdiknas. (2003). Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) [Bahan pelatihan]. Departemen Pendidikan Nasional.
IRSA. (2003). Applied life skills: Modul. https://www.refugeesusa.org
Kent Davis. (2003). Life skills for kids. https://www.lifeskills4kids.com
Parks Victoria. (2003). Personal development [Modul]. Parks Victoria.
Sida. (2001). Life skills approach to child and adolescent healthy human development. W.K. Kellogg Foundation.
UNICEF. (2003). Life skills principles in formal and nonformal setting [Teacher manual]. UNICEF.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2004 Mulyani Sumantri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


