Peningkatan profesional guru melalui pelatihan pendekatan kemitraan

Authors

  • Rayendra Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.17509/jik.v17i1.36892

Keywords:

pelatihan, pendekatan kemitraan, profesional guru

Abstract

Pengembangan SDM guru dan tenaga kependidikan bertujuan memberikan kesempatan kepada guru dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap individu sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan di sekolah. Pembinaan kemitraan melibatkan pelatihan satu lawan satu dari seorang guru oleh pelatih dengan tujuan untuk memperbaiki pengajaran dan pembelajaran siswa. Penerapan program pembinaan instruksional secara efektif adalah fokus pada pendekatan kemitraan. Pelatih instruksional memberikan kontribusi yang sangat penting untuk perbaikan sekolah dengan bermitra dengan guru untuk membantu mereka menemukan cara yang lebih baik untuk menjangkau lebih banyak siswa.

 

References

Argyris, C. (1999). On organizational learning (2nd ed.). Blackwell Publishing.

Bernstein, R. J. (1983). Beyond objectivism and relativism: Science, hermeneutics, and praxis. University of Pennsylvania Press.

Block, P. (1993). Stewardship: Choosing service over self-interest. Berrett-Koehler Publishers.

Bradley, B., Knight, J., Harvey, S., Hock, M., Knight, D., Skrtic, T., Brasseur-Hock, I., & Deshler, D. (2013). Improving instructional coaching to support middle school teachers in the United States. In T. Plomp & N. Nieveen (Eds.), Educational design research – Part B: Illustrative cases (pp. 299–318). SLO.

Calais, J., Grossie, E., McCoy, M., & Auzenne, L. (2020). When the bones are good the rest don't matter: A stable foundation for teaching and instructional coaching in a hybrid learning environment. Research Issues in Contemporary Education, *5*(3), 94–105.

Chapuis, J. (2009). Seven strategies of assessment for learning. Allyn & Bacon.

Denton, C., & Hasbrouck, A. (2009). A description of instructional coaching and its relationship to consultation. Journal of Educational and Psychological Consultation, *19*, 150–175. https://doi.org/10.1080/10474410802463296

Desimone, L. M., & Pak, K. (2017). Instructional coaching as high-quality professional development. Theory Into Practice, *56*(1), 3–12.

Freire, P. (1980). Pedagogy of the oppressed. Continuum.

Gallucci, C., Van Lare, M. D. V., Yoon, I. H., & Boatright, B. (2010). Instructional coaching: Building theory about the role and organizational support for professional learning. American Educational Research Journal, *47*(4), 919–963.

Jacobs, J., Boardman, A., Potvin, A., & Wang, C. (2018). Understanding teacher resistance to instructional coaching. Professional Development in Education, *44*(5), 690–703.

Knight, D. S. (2012). Assessing the cost of instructional coaching. Journal of Education Finance, *38*(1), 52–80.

Knight, J. (2011a). Unmistakable impact: A partnership approach for dramatically improving instruction. Corwin Press.

Knight, J. (2011b). What good coaches do. Educational Leadership, *69*(2), 18–22.

Matsumura, L. C., Correnti, R., Walsh, M., Bickel, D. D., & Zook-Howell, D. (2019). Online content-focused coaching to improve classroom discussion quality. Technology, Pedagogy and Education, *28*(2), 191–215. https://doi.org/10.1080/1475939X.2019.1577748

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. (2005).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. (2008).

Pramono, W. (2017). Upaya meningkatkan kompetensi profesional guru melalui pengalaman dalam pelatihan. Jurnal Administrasi, Manajemen, dan Kependidikan, *9*(1), 53–59.

Prochaska, J. O., Norcross, J. C., & DiClemente, C. C. (1994). Changing for good. Avon Books.

Rahman, A., & Ibrahim, I. (2018). Analisis dan implementasi sistem informasi sertifikasi di bidang kompetensi dan pengelolaan kelembagaan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan. Technologia: Jurnal Ilmiah, *9*(3), 153–158.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2005).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).

Published

2020-02-14

How to Cite

Rayendra, R. (2020). Peningkatan profesional guru melalui pelatihan pendekatan kemitraan. Inovasi Kurikulum, 17(1), 40-48. https://doi.org/10.17509/jik.v17i1.36892

Similar Articles

31-40 of 200

You may also start an advanced similarity search for this article.