The teacher’s approach to informatics in the Kurikulum Merdeka

Authors

  • Dimas Jordan Permana Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.311

Keywords:

contextual learning, digital literacy, Informatics, Kurikulum Merdeka, peer-to-peer

Abstract

The Informatics subject in the Independent Curriculum demands an adaptive learning approach, especially in schools with limited infrastructure. Although students are considered digital natives, in reality, their understanding of technology concepts, digital ethics, and information security remains low. This study aims to identify the Informatics learning strategies teachers implement to address these challenges, particularly at MAN Kota Cimahi. The method used was qualitative, with data collection techniques consisting of semi-structured interviews with Informatics teachers, which were analyzed thematically. The results showed that teachers implemented a contextual approach through everyday-life analogies and used peer-teaching methods to address differences in student abilities. Furthermore, teachers gradually developed digital literacy and used project assignments to address the limited time and facilities. These learning practices improved students' understanding of technical materials while encouraging critical thinking, collaboration, and digital responsibility. This study confirms that teachers' pedagogical competence and flexible strategies are crucial for supporting the implementation of the Independent Curriculum, even amid limited facilities and infrastructure.

 

Abstrak

Mata pelajaran Informatika dalam Kurikulum Merdeka menuntut pendekatan pembelajaran yang adaptif, terutama di sekolah dengan keterbatasan infrastruktur. Meskipun murid dianggap sebagai digital natives, kenyataannya, pemahaman mereka terhadap konsep teknologi, etika digital, dan keamanan informasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran Informatika yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi tantangan tersebut, khususnya di MAN Kota Cimahi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dengan guru Informatika yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pendekatan kontekstual melalui penggunaan analogi kehidupan sehari-hari serta memanfaatkan metode peer teaching untuk mengatasi perbedaan kemampuan murid. Selain itu, guru juga mengembangkan literasi digital secara bertahap dan menggunakan tugas proyek sebagai solusi terhadap keterbatasan waktu dan fasilitas. Praktik pembelajaran ini mampu meningkatkan pemahaman murid terhadap materi teknis sekaligus mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan bertanggung jawab secara digital. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi pedagogik guru dan strategi yang fleksibel berperan penting dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka, bahkan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.

Kata Kunci: Informatika; Kurikulum Merdeka; literasi digital; pembelajaran kontekstual; peer-to-peer

References

Agung, H. (2025). Efektivitas edukasi cybersecurity dalam meningkatkan pengetahuan murid tentang ancaman digital pada siswa menengah atas. Jurnal Ilmu Komputer (JUIK), 5(2), 104-113.

Ahmad, A., Saputra, E. E., & Suziman, A. (2025). Integrasi pendekatan teori belajar konstruktivisme melalui model project-based learning pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 469-475.

Alfi, M., Muharram, F., & Gusmaneli, G. (2024). Strategi pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 2(3), 190-196.

Alifah, A. R. G., & Selaras, G. H. (2024). Pengaruh penerapan metode tutor teman sebaya terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Biogenerasi, 9(2), 1243-1248.

Amalia, R., Assani’, S., Effindi, M. A., Wijaya, E. Y., & Aini, N. (2023). Rancang bangun media pembelajaran algoritma pemrograman berbasis Android. Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika, 9(2), 188-200.

Arbi, Z. F., & Amrullah, A. (2024). Transformasi sosial dalam pendidikan karakter di era digital: peluang dan tantangan. Social Studies in Education, 2(2), 191-206.

Arifah, D., Nur, K., & Amaliah, A. (2025). Strategi efektif membimbing diskusi kelompok kecil untuk meningkatkan kolaborasi siswa. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 213-220.

Ayuningtyas, F., Sakti, M., & Nidatya, N. (2025). Peningkatan kesadaran literasi digital bagi remaja melalui program edukasi interaktif. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(1), 201-212.

Azizah, N., Sastrawijaya, Y., & Duskarnaen, M. F. (2021). Efektivitas strategi pembelajaran peer tutoring dalam meningkatkan Self-Regulated Learning (SRL) pada mata pelajaran Platform Komputasi Awan kelas XI Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi SMK Negeri 26 Jakarta. Pinter : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, 5(1), 43-54.

Azizia, A. J., Waluya, S. B., & Mulyono, M. (2026). Penguatan kurikulum Indonesia melalui integrasi praktik computational thinking pada kurikulum nasional Inggris. Polinomial: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 279-294.

Azri, A., & Raniyah, Q. (2024). Peran teknologi dan pelatihan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 4859-4884.

Fatimah, F., & Sari, Y. I. (2025). Merekonstruksi pembelajaran IPS: media interaktif, gaya belajar siswa, dan kreativitas guru dalam menumbuhkan pemahaman kontekstual. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 4(2), 150-162.

Hanaris, F. (2023). Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa: strategi dan pendekatan yang efektif. Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi, 1(1), 1-11.

Jannah, R., Rahimullah, U., Gistituati, N., & Hadiyanto. (2024). Kurikulum merdeka dalam mempersiapkan generasi digital natives. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 7134-7145.

Jayadi, U., Harahap, A., & Aslan, A. (2023). Educational landscape in indonesia in 2023: challenges and opportunities. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 2(2), 49-58.

Kahir, A., Faisal, & Haq, A. M. S. (2025). Upaya meningkatan hasil pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran problem based learning mata pelajaran Informatika. Jurnal MediaTIK, 8(1), 17-21.

Khoirunnisa, E., Zahra, Z. N., Nuruddin, R. I., & Riska, N. E. (2026). Analisis penerapan Zone of Proximal Development (ZPD) dalam pembelajaran. Jurnal Pengembangan dan Evaluasi Pendidikan. 2(3), 114-119.

Komariyah, N., Ahmadi, A., & Sapuadi, S. (2025). Persiapan guru dalam menghadapi implementasi kurikulum merdeka. Journal of Instructional and Development Researches, 5(5), 491-499.

Kurniawan, W., Romadloni, N. T., Bintang, R. A. K. N., & Ardiansyah, M. (2025). Pemberdayaan literasi digital siswa melalui kegiatan lokakarya kolaboratif Disarpus Karanganyar. Cahaya Pengabdian, 2(1), 76-83.

Mardhiyah, A., Hadi, M. S., & Misriandi, M. (2026). Deep learning based coding and artificial intelligence for computational thinking in elementary schools: pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial berbasis pembelajaran mendalam untuk berpikir komputasional siswa sekolah dasar. Academia Open, 11(1), 6-28.

Maulana, I., Adnandi, M. A., Sutajaya, Andriani, F., & Sunata, H. (2024). Evaluasi penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek dalam mata kuliah pengenalan pemrograman: studi kasus. JoiTechs (Journal of Information Technology and Computer Science), 1(1), 21-25.

Maulida, H., & Rakhmawati, A. (2024). Innovation of project-based learning model to support students’ digital literacy abilities: a literature review. Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 227-238.

Nursaya’bani, K. K., Falasifah, F., & Iskandar, S. (2025). Strategi pengembangan pembelajaran abad ke-21: mengintegrasikan kreativitas, kolaborasi, dan teknologi. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 109-116

Putri, I., Nurkifayati, N., Lisfani, L., Inayah, A., & Syafruddin, S. (2025). Penerapan model pembelajaran CTL berorientasi kearifan lokal untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD. Jurnal Pesona Indonesia. 2(2), 53-58.

Ramadhan, E. H., & Hindun, H. (2023). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek untuk membantu siswa berpikir kreatif. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 2(2), 43-54.

Rosa, P. H. P. (2023). Peningkatan kesiapan guru Informatika Kabupaten Magelang untuk mengimplementasikan mata pelajaran Informatika dalam kurikulum merdeka. Abdimas Altruis, 6(1), 29-36.

Ryan, K. M. (2025). Implementing kurikulum merdeka in Informatics learning at SMAN 7 Bandung. Hipkin Journal of Educational Research, 2(2), 215-228.

Santoso, H., & Magdalena, H. (2022). Sosialisasi bagi guru di Provinsi Bangka Belitung dalam menyongsong kurikulum merdeka belajar di era 5.0. Jurnal Abdidas, 3(5), 807-813.

Sari, A. P., & Wahyudin, W. (2024). Strategi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata pelajaran Informatika. Digital Transformation Technology, 4(2), 887-894.

Shopiah, D., Fauzi, I., & Zawawi, M. I. (2025). Implementasi strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 4(4), 270-280.

Tasya, N. A. (2025). Pengembangan kurikulum berbasis kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era merdeka belajar. Baitul Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(01), 44-54.

Usman, R. (2017). Penggunaan tutor sebaya dan aktivitas siswa untuk meningkatkan hasil belajar pokok bahasan analisis isi pidato siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tapung. Geram (Gerakan Aktif Menulis), 5(2), 16-27.

Wahdini, F., Mansur, H., & Qomario, Q. (2024). Evaluasi kinerja guru informatika dalam pelaksanaan Kurikulum merdeka untuk meningkatkan mutu pendidikan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5779-5788.

Wahyuni, M. S., Pratama, M. I., Abdal, N. M., & Atmasani, D. (2024). Evaluasi kemampuan profesional mahasiswa calon guru Informatika melalui praktik pengalaman lapangan. Information Technology Education Journal. 3(3), 105-112.

Widiantika, M., Agustini, K., & Divayana, D. G. H. (2025). Pengaruh model flipped classroom terhadap pemecahan masalah mata pelajaran Informatika ditinjau dari ketahanmalangan. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 15(2), 159-175.

Yadav, A., Hong, H., & Stephenson, C. (2016). Computational thinking for all: Pedagogical approaches to embedding 21st century problem solving in K-12 classrooms. TechTrends, 60(6), 565-568.

Yeyendra, Y., Hajar, I., Darmanto, D., & Junaidi, E. (2024). Profil keterampilan literasi digital siswa sma di era teknologi digital. Biology and Education Journal, 4(2), 111-119.

Published

2026-04-24

How to Cite

Permana, D. J. (2026). The teacher’s approach to informatics in the Kurikulum Merdeka. Hipkin Journal of Educational Research, 3(1), 203-214. https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.311

Similar Articles

21-30 of 78

You may also start an advanced similarity search for this article.