Elementary school Physical Education, Sports, and Health teachers' understanding of the implementation of Kurikulum Merdeka

Authors

  • Rifki Hidayat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan
  • Sri Widaningsih Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Pasundan
  • Henry Asmara Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.64014/jik.v23i1.203

Keywords:

madrasah ibtidaiyah, Kurikulum Merdeka, physical education, sports and health, teacher's understanding

Abstract

Kurikulum Merdeka has been mandated for implementation in all schools; however, its application continues to face various challenges, particularly related to teachers’ understanding, especially within the madrasah context. This study aims to describe the cognitive understanding of Physical Education, Sports, and Health (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan or PJOK) teachers in Madrasah Ibtidaiyah regarding the Kurikulum Merdeka. The research was conducted at a Madrasah Ibtidaiyah in Paseh District, Bandung Regency, employing a qualitative case study approach. Six PJOK teachers were selected as research participants through purposive sampling. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed descriptively. The findings indicate that teachers’ cognitive understanding of the Kurikulum Merdeka in PJOK varies, encompassing abilities to explain, interpret, summarize, classify, and compare learning concepts in accordance with curriculum principles. Some teachers demonstrate adequate competence in interpreting learning outcomes and adapting learning activities to students’ needs, whereas others experience difficulties with lesson planning and accessing professional development. This study highlights the importance of continuous professional development and the strengthening of teacher discussion forums, such as PJOK Teacher Working Groups, to support more effective implementation of the Kurikulum Merdeka in madrasah settings.

 

Abstrak

Implementasi kurikulum merdeka perlu ada di semua sekolah. Namun dalam proses implementasinya masih banyak tantangan, salah satunya adalah terkait pemahaman guru terhadap proses implementasi dengan baik di lapangan, khususnya di lingkungan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam ranah kognitif. Penelitian dilakukan di MI Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah enam guru PJOK yang dipilih melalui teknik purposif sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru PJOK dalam ranah kognitif Kurikulum Merdeka sangat bervariasi, termasuk kemampuan menjelaskan, menafsirkan, meringkas, mengklasifikasikan, dan membandingkan konsep pembelajaran PJOK belum sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Beberapa guru mampu memaknai capaian pembelajaran dengan baik dan menyesuaikan kegiatan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid, namun masih ada guru yang belum bisa penyusunan rencana pembelajaran dan adanya keterbatasan pelatihan guru PJOK. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan pembentukan forum diskusi seperti Kelompok Kerja Guru khusus PJOK agar implementasi Kurikulum Merdeka berjalan lebih optimal.

Kata Kunci: madrasah ibtidaiyah; Kurikulum Merdeka; PJOK; pemahaman guru

References

Ahadiyah, W., Zahidi, S., & Hidayatussholihah, R. (2024). Strategi pembelajaran quantum sebagai bentuk interpretasi profil pelajar Pancasila di era digital. Journal of Education and Learning Innovation, 1(2), 174-185.

Akbar, P. C., Kusbandrijo, B., & Widodo, J. (2025). Evaluasi kebijakan kurikulum merdeka belajar pada sekolah dasar negeri di Kecamatan Raba Kota Bima. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(6), 1280-1292.

Albani, I. A., & Mu'arifin, M. A. (2023). Survei implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran PJOK SMP Se Kabupaten Bojonegoro. Atmosfer: Jurnal pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 1(1), 133-148.

Ali, A., Venica, S. D., Aini, W., & Hidayat, A. F. (2025). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Journal of Information Systems and Education Development, 3(1), 1-6.

Almutairi, B. A., Alraggad, M. A., & Khasawneh, M. (2020). The impact of servant leadership on organizational trust: The mediating role of organizational culture. European Scientific Journal ESJ, 16(1), 1-10.

Amelia, U. (2023). Tantangan pembelajaran era society 5.0 dalam perspektif manajemen pendidikan. Al-Marsus: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 68-82.

Baihaqi, N. L. A., & Mu’arifin, N. M. (2025). Survei implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran PJOK di SD Se-Kabupaten Pasuruan. Mutiara Pendidikan dan Olahraga, 2(5), 01-14.

Dinata, K., Lasmawan, I. W., & Suharta, I. G. P. (2023). Analisis implemtasi kurikulum merdeka dalam capaian kompetensi pembelajaran PJOK melalui model CIPP (literature review). Jurnal Porkes, 6(2), 854-866.

Durahman, D., Kusumawardhana, B., & Zahraini, D. A. (2023). Tanggapan guru PJOK terhadap implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran PJOK di SMA negeri se Kabupaten Brebes. Jurnal Spirit Edukasia, 3(2), 366-382.

Fahrozi, F., Juita, A., & Aspa, A. P. (2024). Penerapan kurikulum merdeka pada guru PJOK di SD Negeri 187 Pekanbaru. Ensiklopedia of Journal, 6(3), 274-279.

Fitra, D. (2023). Kurikulum merdeka dalam pendidikan modern. Jurnal Inovasi Edukasi, 6(2), 149-156.

Handayani, S., Muchtar, H. S., Puspita, R., Juningsih, J., & Anwar, R. (2024). Konsep filsafat progresivisme dalam pengembangan kurikulum merdeka di SMAN 1 Sukanagara. Jurnal Visionary: Penelitian dan Pengembangan di Bidang Administrasi Pendidikan, 12(1), 116-125.

Ikhsan, F., & Febrianta, Y. (2023). Pengetahuan guru PJOK sekolah dasar pada implementasi kurikulum merdeka di Kecamatan Baturraden, Banyumas. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(1), 1-11.

Indartiwi, A., Wulandari, J., & Novela, T. (2020). Peran media interaktif dalam pembelajaran di era revolusi industri 4.0. KoPeN: Konferensi Pendidikan Nasional, 2(1), 28-31.

Irvansyah, D., Wahyudi, A. N., & Darumoyo, K. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran PJOK. Jurnal Porkes, 6(2), 322-342.

Juditya, S., Hardi, V. J., Widaningsih, S., Gunawan, G., & Pristiawati, A. (2022). Sosialisasi dan implementasi: Kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran PJOK di Kabupaten Cianjur. Jurnal Publikasi Pendidikan, 12(3), 279-284.

Kusumawati, M., Abidin, D., Bujang, B., Haqiyyah, A., Mylsidayu, A., Basri, H., Ridlo, A. F., Iskandar, T., Siregar, Y. L., Mamesah, E. D., Aini, K., & Ekowati, E. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Maddana: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 1-9.

Margolis, A. A. (2020). Zone of proximal development, scaffolding and teaching practice. Cultural-Historical Psychology, 16(3), 15-26.

Mayangsari, P., Khoirunnisa, K., Mukti, R. A., Yunizha, T. D., Enjelina, D., Irfan, I., & Risdalina, R. (2024). Analisis permasalahan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 285-293.

Muhadi, Z. I., Muhammad, H. N., & Kogoya, T. (2024). Identifikasi keterlaksanaan kurikulum merdeka pada pembelajaran PJOK di SMPN 2 Sidoarjo. Bima Loka: Journal of Physical Education, 4(1), 32-44.

Mulyadi, M. (2022). Teori belajar konstruktivisme dengan model pembelajaran (inquiry). Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 7(2), 174-187.

Ndari, W., Suyatno, S., Sukirman, S., & Mahmudah, F. N. (2023). Implementation of the merdeka curriculum and its challenges. European Journal of Education and Pedagogy, 4(3), 111-116.

Ningrum, S. A., Maksum, A., & Priambodo, A. (2022). Relasi aktivitas fisik, kemampuan berpikir kritis dan karakter peserta didik: Analisis model persamaan struktural. Jurnal Education and Development, 10(3), 609-617.

Nugraha, A. S., Raibowo, S., Nopiyanto, Y. E., & Rahmi, M. F. (2024). Merdeka curriculum: Perceptions of physical education teachers, sports and health. Indonesian Journal of Sport, Health and Physical Education Science, 2(1), 1-6.

Sari, N. Y., Sinaga, D., & Nainggolan, J. (2024). Perkembangan kurikulum merdeka di Indonesia. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 2199-2205.

Setiawan, D., & Febrianta, Y. (2024). Keterlaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di Sekolah Dasar Negeri 1 Sumbang pada kurikulum merdeka. Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 57-65.

Sucipto, S., Sukri, M., Patras, Y. E., & Novita, L. (2024). Tantangan implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar: Systematic literature review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1). 277-287.

Sudrajat, K. M., Muhtar, T., & Susilawati, D. (2023). Evaluasi kurikulum merdeka tahun 2022 mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 7(3), 771-788.

Susilawati, N., Fadhiliya, L., & Widyoko, S. E. P. (2024). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kewirausahaan di SMA Negeri 8 Purworejo. Surya Edunomics, 10(1), 35-42.

Tuerah, R. M. S., & Tuerah, J. M. (2023). Kurikulum Merdeka dalam perspektif kajian teori: Analisis kebijakan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Oktober, 9(1), 979-982.

Umami, S., & Wahyudi, K. (2025). Strategi kepemimpinan transformasional dalam menghadapi tantangan kurikulum merdeka belajar di sekolah. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 3550-3559.

Yulianti, N. M., Anggraini, N. D. L., Nurfaizah, N. S., & Pandiangan, N. A. P. B. (2022). Peran guru dalam mengembangan kurikulum merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 1(3), 290-298.

Zamhari, N. Z., Noviani, N. D., & Zainuddin, N. Z. (2023). Perkembangan pendidikan di Indonesia. Morfologi Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya, 1(5), 1-10.

Published

27-02-2026

Similar Articles

1-10 of 97

You may also start an advanced similarity search for this article.