Implementasi model cooperative learning tipe jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar siswa
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v5i1.35624Keywords:
hasil belajar siswa, model pembelajaran kooperatif, tipe jigsawAbstract
Konsep Cooperative Learning pada dasarnya mengacu pada pendekatan teori konstruktivisme, di mana dalam proses pembelajarannya memfokuskan pada aktivitas siswa secara individual, menemukan dan mentransformatifkan informasi secara kompleks. Jigsaw merupakan salah satu tipe model pembelajaran cooperative learning yang dalam proses pembelajarannya mengutamakan kerja kelompok dan interaksi setiap anggota kelompok. Ciri khas model pembelajaran tipe jigsaw dibentuk kelompok asal dan kelompok atau tim ahli. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar yang diharapkan, pada akhir Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dilakukan tes akhir sebagai tolak ukur kemampuan siswa dalam menyerap bahan ajar dan tolak ukur bagi keberhasilan guru dalam melaksanakan KBM.
References
Aditun. (2007). Kaedah pembelajaran kooperatif. http://www.aditun.tripod.com
Dahlan, M. D. (1990). Model-model mengajar. Diponegoro.
Hamalik, O. (2007). Dasar-dasar pengembangan kurikulum. Remaja Rosdakarya.
Ratna, W. D. (1988). Teori-teori belajar. Erlangga.
Rusman. (2008). Manajemen kurikulum (Seri manajemen sekolah bermutu). UPI Press.
Sanjaya, W. (2006a). Pembelajaran dalam implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Kencana.
Sanjaya, W. (2006b). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Siahaan, P. (2004). Pembelajaran kooperatif [Makalah pelatihan pemandu bidang studi/PBS IPA]. Fisika, UPI Bandung.
Sudjana, N. (2005). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sukmadinata, N. S. (2003). Pengendalian mutu pendidikan sekolah dasar: Konsep, prinsip, dan instrumen. Kusuma Karya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2008 S Samsuri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


