Kebutuhan program Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan profesionalisme guru
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v6i2.35706Keywords:
mgmp (musyawarah guru mata pelajaran), pai (pendidikan agama islam), profesionalismeAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya tuntutan peningkatan profesionalisme guru pendidikan agama Islam khususnya guru pendidikan agama Islam SMP dengan pengoptimalisasian kiprah musyawarah guru mata pelajaran. Kenyataan di lapangan musyawarah guru mata pelajaran belum dapat meningkatkan profesionalisme guru pendidikan agama Islam SMP khususnya di Kabupaten Ciamis. Dengan demikian untuk dapat meningkatkan profesionalisme guru PAI SMP perlu adanya kesadaran dari para guru PAI SMP untuk dapat terus menerus meningkatkan wawasan secara rutin melalui MGMP PAI seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran perencanaan program MGMP yang dapat menjawab kebutuhan guru PAI guna meningkatkan profesionalismenya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada MGMP PAI SMP di Kab. Ciamis.
References
Abdul Madjid. (2007). Perencanaan pembelajaran mengembangkan standar kompetensi guru. Rosda Karya.
Achasius. (1988). Pengembangan kurikulum. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Arikunto. (1990). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.
Bogdan, R., & Biklen, S. K. (1992). Qualitative research for education: An introduction to theory and method. Allyn and Bacon Inc.
Creswell, J. W. (1998). Qualitative inquiry and research design. Sage Publications.
Danim. (2002). Inovasi pendidikan dalam upaya peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan. Pustaka Setia.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1993). Pedoman penyelenggaraan MGMP seluruh Indonesia. Direktorat Pendidikan Dasar Menengah Umum.
Dinas Pendidikan Kota Bandung. (2002). Pedoman pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SLTP dan Musyawarah Guru Pembimbing (MGP) SLTP Kota Bandung. PT. Sarana Panca Karya Nusa.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. (1998). Pedoman penyelenggaraan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Proyak Perluasan dan Peningkatan Mutu SLTP.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (2008). Pedoman Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (MGMP PAI SMP). Departemen Agama RI.
Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. (2004). Standar kompetensi Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum dan madrasah. Departemen Agama RI.
Djuju Sudjana. (1992). Pengantar manajemen pendidikan luar sekolah. Nusantara Press.
Djuju Sudjana. (2001). Metode & teknik pembelajaran partisipatif. Fallah Production.
Djuju Sudjana. (2006). Evaluasi program pendidikan luar sekolah untuk pendidikan nonformal dan pengembangan sumber daya manusia. Rosdakarya.
Hasibuan. (2003). Manajemen dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.
Klein, M. F. (1989). Curriculum reform in the elementary school: Creating your own agenda. Teacher College Columbia University.
Lembaga Administrasi Negara. (1997). Bahan materi pendidikan dan pelatihan prajabatan Pegawai Negeri Sipil Golongan III.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Manap Somantri. (1993). Penelusuran penyebab rendahnya tingkat melanjutkan dari SD ke SLTP dan implikasinya bagi pemantapan rencana pelaksanaan wajib belajar SLTP di Kab. Bogor [Tesis, Program Pascasarjana IKIP Bandung]. Tidak diterbitkan.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Analisa data kualitatif (Tjetjep Rohendi Rohidi, Trans.). UI Press. (Karya asli diterbitkan 1984)
Mulyasa. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Sebuah panduan praktis. Rosdakarya.
Nana Syaodih. (2002). Pengembangan kurikulum teori dan praktek. Rosdakarya.
Nana Syaodih. (2004). Landasan psikologi proses pendidikan. Rosdakarya.
Nasution. (1996). Metode penelitian naturalistik kualitatif. Tarsito.
Oemar Hamalik. (2000). Pendidikan guru berdasarkan pendekatan sistem. (Tidak diterbitkan).
Oemar Hamalik. (2001). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Oemar Hamalik. (2006a). Inovasi pendidikan (Perwujudan dalam sistem pendidikan nasional). Pasca Sarjana.
Oemar Hamalik. (2006b). Manajemen pengembangan kurikulum. Rosdakarya.
Oemar Hamalik. (2007). Inovasi pendidikan (Perwujudan dalam sistem pendidikan nasional). Universitas Pendidikan Indonesia.
Said Hamid. (1988). Evaluasi kurikulum. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Suedarminto. (1991). Pengembangan kurikulum dan bahan belajar I. Universitas Terbuka.
Supriadi Dedi. (1998). Mengangkat citra dan martabat guru. Adicita Karya Nusa.
Uzer. (1992). Menjadi guru profesional. Rosdakarya.
Widodo. (1994). Pengembangan kurikulum dan bahan belajar II. Universitas Terbuka.
Wina Sanjaya. (2007). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana Prenada Media Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2009 Nana Husna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


