Study of Ki Hadjar Dewantara's educational thinking and its relevance to Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v20i1.54416Keywords:
Foundation of curriculum development, Ki Hadjar Dewantara, Kurikulum MerdekaAbstract
Pendidikan memegang peran penting dalam memajukan suatu bangsa, terutama dalam membangun sumber daya manusia pada
sebuah bangsa. Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk peri-kehidupan bersama ialah memerdekakan manusia
sebagai anggota dari persatuan (masyarakat). Kemendikbud mengeluarkan kurikulum merdeka sebagai upaya pemulihan
pembelajaran akibat adanya pandemi Covid-19. Pengembangan kurikulum harus memperhatikan beberapa landasan seperti landasan
filosofis, landasan psikologis, landasan sosiologis dan landasan IPTEKS. Landasan kurikulum merupakan hal yang sangat penting, hal
tersebut bertujuan agar kurikulum yang disusun memiliki pijakan dan landasan yang kuat. Pada perjalanannya pengembangan
kurikulum merdeka dipengaruhi oleh berbagai gagasan tokoh pendidikan salah satunya Ki Hadjar Dewantara. Gagasan pemikiran Ki
Hadjar Dewantara telah mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia termasuk dalam pengebangan kurikulum. Artikel ini
menelaah pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya pada Kurkulum Merdeka. Pemikiran Ki Hadjar Dewantara masih relevan
sampai saat ini, pada kurikulum merdeka pemikiran Ki Hadjar Dewantara digunakan sebagai landasan filosofis, landasan teoritis dan
prinsip pembelajaran dalam kurikulum merdeka.
References
Agustiana, I., & Asshidiqi, G. H. (2021). Peranan kurikulum dan hubungannya dengan pengembangan pendidikan pada lembaga pendidikan. Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5(1), 24-33.
Ariga, S. (2020). Implementasi kurikulum merdeka pasca pandemi COVID-19. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 662-670.
Jannah, F., Irtifa’Fathuddin, T., & Zahra, P. F. A. (2022). Problematika penerapan kurikulum merdeka belajar 2022. Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(2), 55-65.
Bahri, S. (2017). Pengembangan kurikulum dasar dan tujuannya. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11(1), 15-34.
Barlian, U. C., & Solekah, S. (2022). Implementasi kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan. Joel: Journal of Educational and Language Research, 1(12), 2105-2118.
Daroin, A. D., & Aprilya, D. (2022). Education paradigm for happiness Ki Hajar Dewantara’s philosophical analysis. Proceedings of the International Conference on Language, Education, and Social Science (ICLESS 2022), 625, 95-104.
Fawaid, I. (2021). Rekonstruksi makna ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani oleh Ki Hadjar Dewantara. Ta’limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2(1), 38-46.
Febriyanti, N. (2021). Implementasi konsep pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1631-1637.
Fujiawati, F. S. (2016). Pemahaman konsep kurikulum dan pembelajaran dengan peta konsep bagi mahasiswa Pendidikan Seni. JPKS: Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 1(1), 16-28
Hilmin, H., Noviani, D., & Nafisah, A. (2022). Kebijakan pemerintah daerah dalam penerapan kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(2), 148-162.
Insani, F. D. (2019). Sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(1), 43-64.
Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil pelajar Pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224-1238.
Jojor, A., & Sihotang, H. (2022). Analisis kurikulum merdeka dalam mengatasi learning loss di masa pandemi COVID-19: Analisis studi kasus kebijakan pendidikan. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5150-5161.
Jusuf, H., & Sobari, A. (2022). Pembelajaran paradigma baru kurikulum merdeka pada sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 5(2), 185-194.
Khumaini, F., Isroani, F., Ni’mah, R., Ningrum, I. K., & Thohari, H. (2022). Kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan Islam: Kurikulum dan pendekatan humanistik di era digital. Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 8(2), 680-692.
Khusni, M. F., Munadi, M., & Matin, A. (2022). Implementasi kurikulum merdeka belajar di MIN 1 Wonosobo. Jurnal Kependidikan Islam, 12(1), 60-71.
Lestariningrum, A. (2022). Konsep pembelajaran terdefirensiasi dalam kurikulum merdeka jenjang PAUD. Prosiding Semdikjar: Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran, 5, 1179-1184.
Manalu, J. B., Sitohang, P., Heriwati, N., & Turnip, H. (2022). Pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum merdeka belajar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 80-86.
Mardiana, D., & Umiarso. (2020). Merdeka belajar di tengah pandemi COVID-19: Studi di sekolah menengah pertama di Indonesia. Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 13(2), 78-91.
Marisa, M. (2021). Inovasi kurikulum “Merdeka Belajar” di era society 5.0. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora, 5(1), 66-78.
Mubarok, A. A., Aminah, S., Sukamto, S., Suherman, D., & Berlian, U. C. (2021). Landasan pengembangan kurikulum pendidikan di Indonesia. Jurnal Dirosah Islamiyah, 3(1), 103-125.
Nasution, S. W. (2022). Asesment kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 135-142.
Nurhalim, M. (2011). Analisis perkembangan kurikulum di Indonesia: Sebuah tinjauan desain dan pendekatan. Insania : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 16(3), 339-356.
Pangestu, D. A., & Rochmat, S. (2021). Filosofi merdeka belajar berdasarkan perspektif pendiri bangsa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 78-92.
Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret kurikulum merdeka, wujud merdeka belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174-7187.
Rokhimah, N. A. G., & Maknun, L. L. (2022). Penanaman nilai kearifan lokal melalui konsep profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Misool: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 35-45.
Sadewa, M. A. (2022). Meninjau kurikulum prototipe melalui pendekatan integrasi-interkoneksi Prof. M. Amin Abdullah. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(1), 266-280.
Qulsum, D. U. (2022). Peran guru penggerak dalam penguatan profil pelajar Pancasila sebagai ketahanan pendidikan karakter abad 21. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(3), 315-330.
Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2020). Permasalahan budaya membaca di Indonesia: Studi pustaka tentang problematika dan solusinya. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 22-33.
Yanuarti, E. (2018). Pemikiran pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dengan Kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11(2), 237-265.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Aditya Anugrah Dwipratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


