Informatics curriculum implementation in Kurikulum Merdeka: case study SMPN 26 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.278Keywords:
digital literacy, informatics curriculum, Kurikulum Merdeka, secondary educationAbstract
This study investigates the implementation of the Informatics curriculum within the Kurikulum Merdeka framework at SMPN 26 Bandung, a public lower secondary school located in an urban area of West Java, Indonesia. Using a qualitative case study approach, this research analyzes the first-year implementation of Informatics as a compulsory subject reintroduced in the 2021/2022 academic year. Data were collected through in-depth semi-structured interviews with Informatics teachers and direct observations of classroom practices and learning facilities. The findings reveal key implementation challenges, including the limited availability of qualified Informatics teachers, insufficient technological infrastructure, and diverse levels of students’ digital readiness. Despite these constraints, the school has managed to implement basic Informatics instruction emphasizing practical computer literacy, particularly proficiency in Microsoft Office applications. This study contributes to the discourse on curriculum implementation in resource-constrained educational contexts. It provides policymakers and school leaders with empirical insights into the realities of curriculum reform at the secondary school level. The study concludes that the successful implementation of specialized subjects such as Informatics requires comprehensive support systems, including continuous teacher professional development, adequate infrastructure, and context-sensitive curriculum adaptation.
Abstrak
Penelitian ini menginvestigasi implementasi kurikulum Informatika dalam kerangka Kurikulum Merdeka di SMPN 26 Bandung, sebuah sekolah menengah pertama negeri yang berlokasi di wilayah perkotaan Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis pelaksanaan mata pelajaran Informatika pada tahun pertama penerapannya sebagai mata pelajaran wajib pada tahun ajaran 2021/2022. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan guru Informatika serta observasi langsung terhadap praktik pembelajaran dan fasilitas pendukung di sekolah. Hasil penelitian mengidentifikasi tantangan implementasi utama, meliputi keterbatasan ketersediaan guru Informatika yang kompeten, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta keberagaman tingkat kesiapan digital murid. Meskipun menghadapi keterbatasan tersebut, sekolah tetap mampu menyelenggarakan pembelajaran Informatika dasar dengan penekanan pada penguasaan keterampilan literasi komputer praktis, khususnya penggunaan aplikasi Microsoft Office. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dinamika implementasi kurikulum dalam konteks pendidikan dengan keterbatasan sumber daya serta memberikan implikasi empiris bagi perumus kebijakan dan pengelola sekolah terkait pelaksanaan reformasi kurikulum. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi mata pelajaran khusus seperti Informatika memerlukan sistem dukungan yang komprehensif, mencakup pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta adaptasi kurikulum yang sensitif terhadap konteks sekolah.
Kata Kunci: kurikulum informatika; Kurikulum Merdeka; literasi digital; pendidikan menengah
References
Adelia, J. (2025). Implementasi sistem pendidikan nasional dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Pendidikan, 23-35.
Aflahah, N. A., Al Farhan, M., Nadia, H., Murtiningsih, T., & Safitri, M. (2024). Pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif Wordwall untuk meningkatkan kompetensi pedagogi guru MGMP bahasa Inggris dan Informatika tingkat SMA Barito Kuala. Jurnal Pengabdian Untukmu Negeri, 8(2), 274-279.
Amalia, A. R., Aqida, A., & Aidah, S. (2025). Kewarganegaraan digital sebagai upaya persiapan menghadapi tantangan perkembangan teknologi. Indonesian Character Journal, 2(1), 15-33.
Armini, N. K. (2024). Evaluasi metode penilaian perkembangan siswa dan pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka pada sekolah dasar. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 98-112.
Azzahra, I. F., & Rahmadhani, R. (2025). Kurikulum merdeka: telaah potensi dan tantangan implementatif dalam mewujudkan pendidikan fleksibel di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(3), 9-19.
Caswanda, C., Sutisna, E., & Saputra, K. E. A. (2024). Peran manajemen pendidikan pada implementasi teknologi dalam pembelajaran di sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 2(1), 57-67.
Dewi, M. S. A., Manik, G., Wulandari, L., Agustin, N., Fadilah, W., & Apriani, P. (2025). Perbedaan dan kesenjangan akses serta kualitas pembelajaran SD perkotaan dan perdesaan. Jurnal Limit Multidisiplin, 2(3), 63-71.
Fajari, R., Saputra, B., Berlinson, A. M., & Parhusip, J. (2024). Pengembangan kurikulum berbasis informatika untuk memenuhi kebutuhan industri di era digital. Informatech: Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer, 1(2), 205-210.
Farid, A. (2023). Literasi digital sebagai jalan penguatan pendidikan karakter di era Society 5.0. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 580-597.
Febrianasari, D., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Dampak teknologi pendidikan terhadap kemandirian siswa. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2235-2240.
Firdaus, K., & Ritonga, M. (2024). Peran teknologi dalam mengatasi krisis pendidikan di daerah terpencil. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 9(1), 43-57.
Husin, O. R., Roy, N., & Pratama, D. (2025). Infrastruktur TI sebagai pendukung utama dalam transformasi proses belajar di sekolah. Jurnal Rekayasa Informatika, 2(2), 53-58.
Kahar, M. I., Cika, H., Afni, N., & Wahyuningsih, N. E. (2021). Pendidikan era revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0 di masa pandemi COVID-19. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(1), 58-78.
Khoirunnisa, N., Hidayat, J., Saefullah, M. Z., & Wardoyo, S. (2025). Pengaruh transformasi digital terhadap pengajaran berbasis praktik di pendidikan vokasi. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 13(1), 514-521.
Mardatillah, B., Wulandari, I., & Zulfianti, H. M. (2025). Penggunaan deep learning dalam pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan karakter: sebuah tinjauan pustaka sistematis. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 5(2), 175-190.
Marethi, I., Rafianti, I., & Setiani, Y. (2024). Tinjauan literatur sistematis tentang berpikir komputasional dalam pendidikan matematika: implikasi dan tantangan. Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika, 5(4), 351-368.
Muktamar, A., Mahendra, Y. I., & Sermayana, A. (2024). Analisis perbandingan efektivitas penerapan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(2), 130-143.
Nabilah, B., Zakir, S., Murtiyastuti, E., & Mubaraq, R. I. (2022). Analisis penerapan mata pelajaran Informatika dalam implementasi kurikulum merdeka tingkat SMP. Pijar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 109-118.
Nike, D., Utari, F., Reza, H., & Ervina, S. (2025). Pengenalan dasar-dasar informatika bagi siswa SMP untuk meningkatkan literasi digital. Mandala Bakti (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 1(1), 10-21.
Normawati, S. (2025). Telaah terhadap sinkronisasi kurikulum nasional dan daerah dalam konteks otonomi pendidikan. Didacta: Journal of Educational Studies, 1(2), 44-58.
Perez, C., Khasanah, F. N., Ismiyanti, Y., & Herman, H. (2025). Curriculum innovation and technology-based learning for digital skills in vocational education. Jurnal Mentari: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, 4(1), 94-104.
Priyani, V. T., Zeral, L., Nurjayadi, M., & Ridwan, A. (2025). Dampak desentralisasi pendidikan terhadap mutu sekolah: analisis perbandingan Indonesia dan Jepang. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, 4(2), 73-86.
Ramadayanti, G., Karimah, L., & Mukmin, M. (2025). Transformasi digital dalam pembelajaran PAI: tantangan dan peluang di era Society 5.0. Journal of Instructional and Development Researches, 5(6), 794-805.
Rofi’ah, A. M., Shobirin, M., Fadllillah, M., Farah, N., & Wahyudi, M. F. (2024). Analisis kesiapan guru dalam penerapan kurikulum merdeka di sekolah menengah pertama. Journal Educatione, 1(2), 12-25.
Roni, C., & Kurniawan, E. (2025). Penerapan aplikasi Canva untuk meningkatkan kemampuan desain grafis dasar siswa dalam pembelajaran Informatika di kelas IX SMPN 1 Polongbangkeng Utara. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 813-818.
Ryan, K. M. (2025). Implementing kurikulum merdeka in Informatics learning at SMAN 7 Bandung. Hipkin Journal of Educational Research, 2(2), 215-228.
Sumarni, S., Sari, I. P., Al Adhim, A. N. A., Pamungkas, D. T. A., & Haryanti, D. (2025). Efektivitas strategi penilaian dalam pembelajaran berdiferensiasi untuk menilai keragaman potensi siswa: studi literatur sistematis. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 9(1), 121-133.
Syafila, A. E., & A’yun, D. Q. (2024). Analisis eksplorasi konsep pendidikan konstruktivis dalam pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12), 1-23.
Talahatu, L., Purwanto, E. J., & Silalahi, S. (2024). Strategi peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam implementasi pembelajaran berbasis proyek di SMA Negeri 6 Buru. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(2), 65-76.
Tanggur, F. S., Koroh, L. I. D., Benufinit, Y. A., Mbuik, H. B., Naitili, C. A., Enstein, J., & Wisnuwardana, I. G. W. (2025). Membina komunitas belajar guru: berbagi praktik baik dan pengalaman untuk peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Sabu Raijua. Berbakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 323-334.
Vidieyanti, N., Rini, R., & Syafrudin, U. (2022). Manajemen peningkatan mutu pendidikan pasca COVID-19 dengan pengimplementasian kurikulum merdeka. Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen, 6(2), 100-108.
Wahyudi, D., & Fauziati, E. (2025). Peran ICT dalam pembelajaran pada program digital class: studi fungsi, hambatan, dan faktor pendukung implementasi. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 309-328.
Wahyuni, T., Shakila, Z., Almatasya, S. A. P., & Halim, A. (2025). Model pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan literasi digital siswa. Al-Hasib: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 108-115.
Zulhuda, R., Yuri, C. O., Aldi, A., & Zora, F. (2024). Telaah kurikulum pendidikan di Indonesia: evaluasi, implementasi, dan tantangan di era modern. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 8(3), 17-24.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ester Dameria Siboro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

