Evaluation and effectiveness of the ICT subject in primary schools: Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.303Keywords:
digital competence, ICT learning, Kurikulum Merdeka, primary schoolAbstract
This research was motivated by concerns that the Information and Communication Technology (ICT) subject in the Kurikulum Merdeka could become an additional burden for elementary school students at the early stages of cognitive development. This study aims to evaluate the suitability and effectiveness of ICT learning implementation in elementary schools and identify challenges and improvement strategies. The method used was a descriptive qualitative approach with a case study method through semi-structured interviews with the principals of SD IT Ibnu Sina and SD IT Bahtera Nuh. The results show that ICT learning can be effective when materials and methods are tailored to students' developmental stages. Students demonstrated high enthusiasm and experienced improved digital skills and positive learning attitudes. The main obstacles faced include limited facilities and infrastructure, as well as teacher competency. This study recommends ongoing teacher training, the development of contextual materials, and improvements to learning support facilities. These findings indicate that, with appropriate support, ICT subjects can contribute to achieving the Independent Curriculum goals and strengthen students' digital competencies from an early age.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran bahwa mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Kurikulum Merdeka dapat menjadi beban tambahan bagi murid sekolah dasar yang masih berada pada tahap perkembangan kognitif awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian dan efektivitas implementasi pembelajaran TIK di sekolah dasar serta mengidentifikasi tantangan dan strategi perbaikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui wawancara semi-terstruktur terhadap kepala sekolah di SD IT Ibnu Sina dan SD IT Bahtera Nuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran TIK dapat berlangsung secara efektif apabila materi dan metode disesuaikan dengan tahap perkembangan murid. Murid menunjukkan antusiasme tinggi dan mengalami peningkatan keterampilan digital serta sikap belajar positif. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana dan kompetensi guru. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru yang berkelanjutan, pengembangan materi yang kontekstual, serta peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa dengan dukungan yang tepat, mata pelajaran TIK dapat mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka dan memperkuat kompetensi digital murid sejak dini.
Kata Kunci: kompetensi digital; Kurikulum Merdeka; pembelajaran TIK; sekolah dasar
References
Ali, A., Venica, S. D., Aini, W., & Hidayat, A. F. (2025). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Journal of Information System and Education Development, 3(1), 1-6.
Asfiana, A., Fitriyani, F., & Rokhimawan, M. A. (2025). Analisis tantangan dan kelebihan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 187-190.
Candira W. K. D., Warsah, I., Adisel., & Warlijasusi, J. (2025). Manajemen pendidikan terintegrasi untuk mencapai keberlanjutan dan mutu pendidikan nasional. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 118-129.
Chaeratunnisa, E., & Pujiastuti, H. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam mengembangkan profil pelajar Pancasila pada pembelajaran di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 3144-3157.
Chairy, A., Nahdiyah, A. C. F., & Volta, A. S. (2023). Optimalisasi dan mengeksplorasi kelebihan serta kekurangan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SD/MI. Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T), 1(3), 118-125.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97-140.
Faradila, Z. P., & Laeli, S. (2022). Mengoptimalkan proses belajar dengan memahami perkembangan kognitif anak. Karimah Tauhid, 3(6), 6798-6809.
Gusmana, I. (2025). Tantangan dan solusi dalam peningkatan kualitas guru madrasah ibtidaiyah di era digital. Al-Mujahadah: Islamic Education Journal, 2(2), 1-12.
Harmoko., & Hasan, M. (2025). Manajemen sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Unisan Jurnal, 4(9), 16-25.
Hasan, M., Nursyamsi, N., & Salmilah, S. (2024). Evaluasi kompetensi TIK guru dalam pembelajaran: studi lapangan di SDN 071 Paraanta Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Pendidikan Refleksi, 13(2), 235-246.
Heryahya, A., Herawati, E. S. B., Susandi, A. D., & Zulaiha, F. (2023). Analisis kesiapan guru sekolah dasar dalam implementasi kurikulum merdeka. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 5(2), 548-562.
Hutapea, N. P. A., Gaol, M. K. L., Ginting, H. P. O., Nst, Z. F., Ketaren, M. A., & Mailani, E. (2025). Analisis strategi pembelajaran matematika yang efektif untuk meningkatkan kreativitas dan minat siswa SD. Phytagoras, 2(3), 145-151.
Lestari, J. P., Bahrozi, I., & Yuliana, I. (2023). Kompetensi pedagogik guru dalam penerapan kurikulum merdeka di UPT SDN 211 Gresik. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(1), 55-66.
Maharani, I. N., & Safitri, N. D. (2024). Pengembangan instrumen evaluasi kurikulum merdeka jenjang SD. Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 4(2), 621-632.
Mardiana, M., & Emmiyati, E. (2024). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran: evaluasi dan pembaruan. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 10(2), 121-127.
Marliyani, T., Irianto, D. M., & Prihantini. (2023). Peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam optimalisasi implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 154-160.
Miftahudin, M. F., Nufus, N. T., & Hilaliyah, T. (2024). Evaluasi implementasi kurikulum merdeka dalam praktik pembelajaran sekolah di Indonesia. Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial, 3(1), 159-168.
Niles, G. E. (2025). Breaking barriers with translation: contextualization in curriculum design for global education. Quality Education for All, 2(1), 357-370.
Nirmala, S. U., Agustina, A., Robiah, S., & Ningsi, A. (2024). Penerapan media pembelajaran berlandaskan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 182-184.
Novitasary, R. R. (2023). Penerapan pembelajaran berbasis proyek pada kurikulum merdeka belajar untuk meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik. Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi, 4(2), 100-112.
Prasetyo, R., Praherdhiono, H., & Utama, C. (2022). Pemanfaatan TIK berupa aplikasi online dalam pembelajaran pasca pandemi di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Global Education, 3(2), 220-225.
Puspitoningrum, E., Resya, K. N. P., Syamsuri, S., Pratiwi, E. Y. R., & Mere, K. (2024). Penerapan e-learning sebagai sumber dan media belajar pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 197-201.
Putri, F. M., Yunus, M., & Burhan, B. (2025). Persepsi guru terhadap implementasi kurikulum merdeka di SDN Rappojawa Nomor 71 Kota Makassar. EduPrimaria of Journal, 1(1), 67-73.
Putri, R. A., & Aliyyah, R. N. (2024). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar: perkembangan yang signifikan dalam pendidikan Indonesia. Karimah Tauhid, 3(3), 2765-2775.
Romadhon, K., & Irfan, I. (2025). Analisis kompetensi guru terhadap penyusunan perangkat pembelajaran pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(2), 111-123.
Sa’diah, H., Sembiring, I. N. A., Prishananda, N. Z., Haliza, N., & Pratiwi, D. A. (2025). Strategi peningkatan kapasitas guru dan sarana-prasarana sekolah dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka di SDN Sungai Lumbah 2. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 551-561.
Salim, A., Afdal, A., Deprizon, D., Fitri, A., & Wismanto, W. (2023). Peran manejemen teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan di era disrupsi. Journal of Education Research, 4(3), 1290-1297.
Sari, A. P., & Munir, M. (2024). Pemanfaatan teknologi digital dalam inovasi pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas kegiatan di kelas. Digital Transformation Technology, 4(2), 977-983.
Sarumaha, Y. A., Zarvianti, E., Bahar, C., Rukhmana, T., Pertiwi, W. A., & Purhanudin, M. V. (2023). Penggunaan model pembelajaran flipped classroom dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kurikulum merdeka. Journal on Education, 6(1), 328-338.
Selvia, T. A., Putra, S. A., & Badrun, M. (2024). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan budaya kerja para guru sekolah dasar. Manajemen Pendidikan, 19(2), 209-223.
Sugiarto, T., Ambiyar, A., Wakhinuddin, W., Purwanto, W., & Saputra, H. D. (2023). Efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi terhadap hasil belajar: metaanalisis. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 21(1), 128-142.
Syifa, S. N., Az-Zahra, A. M., & Rachman, I. F. (2024). Analisis infrastruktur teknologi, pelatihan pengajar dan tantangan dalam implementasi model pembelajaran literasi digital untuk mendukung SDGs 2030. Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial, 2(2), 212-224.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aurylia Taffana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

