Pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai sirkulasi sumber belajar di perpustakaan
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v18i1.36264Keywords:
aplikasi whatsapp, perpustakaan, sirkulasi, sumber belajarAbstract
Perpustakaan tidak hanya terbatas sebagai sebuah gedung tempat menyimpan buku. Perpustakaan dapat digambarkan sebagai lembaga sumber informasi, baik cetak maupun non cetak. Koleksi perpustakaan menjadi salah satu sumber belajar yang diperlukan oleh civitas academica khususnya di lingkungan UPI Kamda Sumedang. Koleksi-koleksi yang ada di Perpustakaan UPI Kamda Sumedang digunakan untuk bahan ajar yang mendukung proses pembelajaran dengan menyediakan berbagai macam sumber rujukan berupa buku, jurnal maupun layanan lain yang dapat menunjang kegiatan perpustakaan di Perguruan Tinggi. Di masa pandemi COVID-19 ini terdapat banyak perubahan yang terjadi. Perpustakaan sebagai bagian dari sektor pendidikan juga ikut terdampak terhadap keadaan ini. Aplikasi WhatsApp adalah salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh mayoritas masyarakat di Indonesia. WhatsApp dianggap sebagai aplikasi yang mudah digunakan untuk tetap menjalin komunikasi dengan orang lain. Hal itulah yang diadaptasi oleh Perpustakaan UPI Kamda Sumedang, di mana perpustakaan kemudian memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai sirkulasi sumber belajar untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Penyediaan sumber belajar bagi civitas academika UPI Kamda Sumedang harus tetap dilakukan karena kegiatan pembelajaran juga tetap berlangsung meskipun di tengah pandemi. Harapannya, aplikasi WhatsApp yang digunakan di perpustakaan dapat lebih ditingkatkan lagi, agar dapat membuat pemanfaatannya menjadi lebih mudah serta dapat membuat pemustaka menjadi lebih nyaman dalam menggunakan aplikasi WhatsApp untuk menghubungi pihak perpustakaan.
References
Afribar, & Fajhriani, D. N. (2020). Pemanfaatan WhatsApp sebagai media komunikasi kegiatan belajar (Studi terhadap mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang). Al-Munir: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 11, 70–83. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/almunir/article/download/1501/1122
Akviansah, M. D., & Sariyatan. (2020). Perpustakaan maya sebagai sumber belajar dan penunjang pembelajaran IPS secara daring di era pandemi COVID-19. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 5(2), 92–102.
Allela, M. A., Ogane, B. O., Junaid, M. I., & Charles, P. B. (2020). Effectiveness of multimodal microlearning for in-service teacher training. Journal of Learning for Development, 7(3), 384–398.
Annamalai, N. (2018). How do we know what is happening in WhatsApp: A case study investigating pre-service teachers. Malaysian Journal of Learning and Instruction, 15(2), 207–225.
Antasari, I. W. (2017). Persepsi pemustaka terhadap layanan bookless di Perpustakaan IAIN Purwokerto. Pustakaloka, 9(2). https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v9i2.1088
Camilleri, M. A., & Camilleri, A. C. (2017). Digital learning resources and ubiquitous technologies in education. Technology, Knowledge and Learning, 22(1), 65–82. https://doi.org/10.1007/s10758-016-9287-7
Choiri, M. M. (2017). Upaya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar anak. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(1). https://doi.org/10.24176/re.v8i1.1793
Czerniewicz, L. (2017). Student practices in copyright culture: Accessing learning resources. Learning, Media and Technology, 42(2), 171–184. https://doi.org/10.1080/17439884.2016.1160928
Huda, M., Maseleno, A., Atmityoso, P., Siregar, M., Ahmad, R., Jasmi, K. A., Hisyam Nor Muhamad, N., Mustari, M. I., & Basiron, B. (2018). Big data emerging technology: Insights into innovative environment for online learning resources. IJET, 13(1), 23. https://doi.org/10.3991/ijet.v13i01.6990
Kangpheng, S., Kunlong, S., Mityodwong, S., Sirikul, P., & Buddeevong, C. (2018). A development of systematic learning resources management process to strengthen sufficiency attributes of secondary school students. International Education Studies, 11(12), 42. https://doi.org/10.5539/ies.v11n12p42
Komarudin. (2016). Akreditasi perpustakaan perguruan tinggi: Pengalaman Perpustakaan STAIN Kediri. Pustakaloka, 8(1), 14. https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v8i1.454
Mangnga, A. (2015). Peran perpustakaan sekolah terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Jupiter, XIV(1), 38–42. http://journal.unhas.ac.id/index.php/jupiter/article/view/27
Maphosa, V., Dube, B., & Jita, T. (2020). A UTAUT evaluation of WhatsApp as a tool for lecture delivery during the COVID-19 lockdown at a Zimbabwean university. International Journal of Higher Education, 9(5), 84–93. https://doi.org/10.5430/ijhe.v9n5p84
Mulyana, D. (2019). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.
Nilsen, A. G., Almås, A. G., & Gram, H. (2020). Producing digital learning resources (DLR) for teacher training. Designs for Learning, 12(1), 71–80. https://doi.org/10.16993/dfl.153
Noprianto, E. (2018). Tantangan dalam mewujudkan perpustakaan digital. Pustakaloka, 10(1), 104. https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v10i1.1212
Novriliam, R., & Yunaldi. (2012). Pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar di Sekolah Dasar Negeri 23 Painan Utara. Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, 1(1), 141–150.
Nuuyoma, V., Mhlope, N. J., & Chihururu, L. (2020). The use of WhatsApp as an educational communication tool in higher education: Experiences of nursing students in Kavango East, Namibia. International Journal of Higher Education, 9(5), 105–114. https://doi.org/10.5430/ijhe.v9n5p105
Peralta, M., Alarcon, R., Pichara, K., Mery, T., Cano, F., & Bozo, J. (2018). Understanding learning resources metadata for primary and secondary education. IEEE Transactions on Learning Technologies, 11(4), 456–467. https://doi.org/10.1109/TLT.2017.2766222
Rahayuningsih, F. (2007). Pengelolaan perpustakaan. Graha Ilmu. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=653056
Rahmawati, G. (2015). Buku teks pelajaran sebagai sumber belajar siswa di Perpustakaan Sekolah SMAN 3 Bandung. Jurnal Edulib, 5(1), 102–113.
Santoso, D. H., & Santosa, A. (Eds.). (2020). COVID-19 dalam ragam tinjauan perspektif. MBridge Press.
Setiadi, E. F., Azmi, A., & Indrawadi, J. (2019). YouTube sebagai sumber belajar generasi milenial. Journal of Civic Education, 2(4), 313–323. https://doi.org/10.24036/jce.v2i4.135
Sukirno. (2016). Optimalisasi web untuk promosi perpustakaan. Pustakaloka, 1, 245–258. http://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/pustakaloka/article/view/679/536
Sulistyo-Basuki. (2013). Pengantar ilmu perpustakaan. Gramedia Pustaka Utama.
Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. (2007). https://www.perpusnas.go.id/law-detail.php?lang=id&id=1709201143221r9g6HhRuc
Utomo, B. (2019). WhatsApp, pengertian, sejarah, dan keunggulannya. https://www.tagar.id/whatsapp-pengertian-sejarah-dan-keunggulannya
Wilhelm-Chapin, M. K., & Koszalka, T. A. (2020). Graduate students’ use and perceived value of learning resources in learning the content in an online course. TechTrends, 64(3), 361–372. https://doi.org/10.1007/s11528-019-00464-5
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Tasyaa Yuliani, Hafsah Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


