Implementation of the ICT curriculum and teaching practices at SMAN 3 Garut

Authors

  • Taufiq Nurrohman Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.313

Keywords:

ICT learning, Kurikulum Merdeka, problem-based learning

Abstract

The Kurikulum Merdeka is currently being implemented while adapting to and implementing technological developments. The implementation of digital technology in education still faces significant challenges. This study aims to explore how SMAN 3 Garut implements the Information and Communication Technology (ICT) curriculum using the Kurikulum Merdeka framework. This study examines the practical delivery of ICT education. Semi-structured interviews with ICT teachers were used to collect data, which were analyzed using a qualitative descriptive approach. The results indicate that the implementation of the ICT curriculum at SMAN 3 Garut is a compromise between contextual and adaptable teaching methods and cooperative curriculum development through the district-level teacher forum, the Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Teachers successfully integrated digital media platforms such as Canva and Microsoft Office with problem-based and contextual learning approaches, despite infrastructure limitations. This study highlights how the Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) and authentic assessment techniques increased student engagement and digital competency. This study offers important insights into implementing an ICT curriculum that develops technical skills and character while accommodating diverse student backgrounds and levels of technological literacy.

 

Abstrak

Kurikulum Merdeka saat ini dilaksanakan sembari menyesuaikan dan mengimplementasikan perkembangan teknologi. Implementasi teknologi digital dalam pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi SMAN 3 Garut mengimplementasikan kurikulum Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan menggunakan kerangka kerja Kurikulum Merdeka. Studi ini mengkaji penyampaian pembelajaran TIK secara praktis. Wawancara semi-terstruktur dengan guru TIK digunakan untuk mengumpulkan data dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran TIK di SMAN 3 Garut merupakan kompromi antara metode pengajaran yang kontekstual dan mudah beradaptasi dengan pembuatan kurikulum secara kooperatif melalui forum guru tingkat kabupaten, yaitu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Para guru berhasil mengintegrasikan platform media digital seperti Canva dan Microsoft Office dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah dan kontekstual, meskipun terdapat keterbatasan infrastruktur, Studi ini menekankan bagaimana Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan teknik penilaian otentik meningkatkan keterlibatan murid dan kompetensi digital. Studi ini menawarkan wawasan penting tentang bagaimana mengimplementasikan pembelajaran TIK dengan cara yang mendorong pengembangan keterampilan teknis dan karakter sambil mengakomodasi berbagai latar belakang murid dan tingkat literasi teknologi.

Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; pembelajaran berbasis masalah; pembelajaran TIK

References

Albana, L. F. A. N. F. (2020). Efektivitas modul pembelajaran berbasis proyek sebagai sumber belajar peserta didik SMK. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 5(1), 79-88.

Alifah, N. I., Murtadho, F., Oktaviani, R., & Eriyani, R. N. (2022). Development of Canva-based news text module for class VIII SMP students. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 263-271.

Alrawashdeh, G. S., Fyffe, S., Azevedo, R. F., & Castillo, N. M. (2024). Exploring the impact of personalized and adaptive learning technologies on reading literacy: a global meta-analysis. Educational Research Review, 42(1), 1-10.

Apriyanto, A., Albadri, A., Hasnah, S., Nugroho, A. Y., & Hefer, M. (2024). Integrating digital literacy in secondary education: a comparative analysis of effective teaching strategies across Asia. International Journal of Educational Research Excellence, 3(2), 982-991.

Arofi, M. F., Salamah, U., & Zuhdi, Z. (2025). Relevansi konsep pendidikan Islam Wali Songo terhadap profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka. Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 16-31

Aruna, A., Praherdhiono, H., & Aulia, F. (2024). Indonesian art education with white cube learning environments as an inclusive approach for multicollaborative learning. Journal of Learning Improvement and Lesson Study, 4(1), 25-37.

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Conceptual and design thinking for thematic analysis. Qualitative Psychology, 8(1), 3-26.

Ercan, G. Ç., & Cubukcu, Z. (2023). Thematic and methodological analysis of national and international theses on curriculum implementation. Journal of Uludag University Faculty of Education, 36(2), 391-416.

Fathurrahman, M., & Sar, R. A. (2024). Integrasi teknologi dan kurikulum dalam pendidikan: analisis tren dan inovasi terkini. Kambik: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 111-123.

Fonna, M., & Nufus, H. (2024). Pengaruh penerapan Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan abad 21. Ar-Riyadhiyyat: Journal of Mathematics Education, 5(1), 22-30.

Hartawati, F., & Karim, M. (2024). Tantangan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 14(1), 185-190.

Ilmi, M., & Silalahi, R. Y. B. (2024). Melek digital: kunci sukses di era digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(6), 155-159.

López-Nuñez, J. A., Alonso-García, S., Berral-Ortiz, B., & Victoria-Maldonado, J. J. (2024). A systematic review of digital competence evaluation in higher education. Education Sciences, 14(11), 1-10.

Maharani, M., Wuryandani, W., Retnasari, L., & Wibowo, S. E. (2023). The effect of project based learning on the increase students' civic knowledge capabilities in the digital age. Journal for Lesson and Learning Studies, 7(3), 442-448.

Mubarak, H. (2024). Implementasi Project Based Learning (PjBL) menggunakan Canva untuk meningkatkan keterampilan desain grafis dan motivasi belajar peserta didik jurusan TKJ di SMK. Jurnal MediaTIK: Jurnal Media Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, 7(3), 98-109.

Muslihah, N. N., & Suryaningrat, E. F. (2021). Model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 553-564

Noegroho, S. J., & Zahra, N. (2024). Mengoptimalkan otonomi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam kelas di Indonesia. Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), 21(1), 1-17.

Nurhanipah, N., Huda, A. N., Sari, A. S., Subarna, I. C., Hanifah, N., Saputra, R., & Khairunnisa, A. (2025). Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 2(7), 2993-3002.

Nuryanti, N. E., Mulyana, E. H., & Loita, A. (2023). Analisis kesulitan guru dalam pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Jurnal PAUD Agapedia, 7(2), 176-183.

Prasetiyo, W. H., Sumardjoko, B., Muhibbin, A., Nai̇du, N. B. M., & Muthali'in, A. (2023). Promoting digital citizenship among student-teachers: the role of project-based learning in improving appropriate online behaviors. Participatory Educational Research, 10(1), 389-407.

Rahadian, D. (2017). Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan kompetensi teknologi pembelajaran untuk pengajaran yang berkualitas. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 234-254.

Rani, I. S., & Septiana, I. (2023). Peningkatan literasi digital dalam pembelajaran berdiferensiasi berbantu quick response code materi teks LHO kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Guru Profesional, 1(2), 198-214.

Ratnawulan, T., Yoseptry, R., Kusmiati, I., Widiawati, L., & Kusmawati, N. N. (2024). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Teknologi, 11(2), 793-800.

Sa’adah, H., Nur Indah, R., & Afifi, N. (2025). A comprehensive understanding of vocational students’ engagement in the merdeka curriculum: a preliminary study. Globish: An English Indonesian Journal for English, Education, and Culture, 14(1), 121-132.

Sari, E. F., Koda, F., Shofwan, I., & Tyas, D. N. (2025). TPACK-based team based project learning design in improving digital literacy skills. Journal of Nonformal Education, 10(2), 402-413.

Setyawan, A., & Citrawati, T. (2023). The correlation between students' basic literacy skills and digital readiness index in the context of preparing for golden Indonesia 2045. Widyagogik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(2), 193-204.

Sulastri, S., Kadeni, K., & Dirgantoro, A. (2026). Pengaruh akses teknologi dan literasi digital terhadap prestasi studi sosial melalui minat belajar. Jurnal Wahana Pendidikan, 13(1), 519-532.

Tarigan, W. P. L., Sipahutar, H., & Harahap, F. (2024). Factors associated with computational thinking skills among college students. Edelweiss Applied Science and Technology, 8(5), 2167-2183.

Taufik, I., Firmansyah, D., & Wijaya, W. G. (2024). Analisis pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kurikulum merdeka di Sekolah Dasar 019 Muhammadiyah Bangkinang. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 485-492.

Thamrin, L., Gustian, U., Suhardi, S., Zhongfulin, W., & Suryadi, D. (2024). The implementation of contextual learning strategies to stimulate students' critical thinking skills. Retos: Nuevas Tendencias en Educación Física, Deporte y Recreación, 53(1), 52-57.

Trisnawati, Y. I., Sudargo, S., & Prasetyowati, D. (2019). Efektivitas model contextual teaching and learning dan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 1(5), 190-200.

Triwahyuni, I., Mulyasari, E., Hendriawan, D., Novia, G., & Aldwaik, R. (2024). Pengembangan kompetensi digital guru dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar: studi kasus di SDN Bandung 1. Jurnal Konseling Pendidikan, 13(1), 1-11.

Wibowo, A., & Basri, B. (2020). Literasi dan harmonisasi sosial: desain literasi digital berbasis kearifan lokal pada masyarakat pedesaan. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sosial dan Budaya, 4(2), 273-288.

Ziliwu, F., & Mahmudi, A. (2025). Enhancing problem-solving and critical thinking through contextual learning and TAI integration. Inovasi Kurikulum, 22(3), 1345-1358.

Published

2026-04-24

How to Cite

Nurrohman, T. (2026). Implementation of the ICT curriculum and teaching practices at SMAN 3 Garut. Hipkin Journal of Educational Research, 3(1), 181-190. https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.313

Similar Articles

21-30 of 74

You may also start an advanced similarity search for this article.