Studi Independen Kampus Merdeka and industry collaboration in developing graduate competencies
DOI:
https://doi.org/10.64014/jik.v23i2.332Keywords:
competencies, industry collaboration, kampus merdeka, studi independenAbstract
Employment in Indonesia is shifting toward a higher demand for skilled labor across industrial sectors in the post-COVID-19 era. At the same time, twenty-first-century education increasingly emphasizes flexible, personalized curricula and close collaboration between universities and society. This study examines how the Kampus Merdeka policy, issued by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, supports university-industry collaboration to strengthen graduate competencies, with particular attention to the Independent Study (Studi Independen) program. The research applies a narrative literature review with thematic synthesis, drawing on indexed national and international journal articles, proceedings, and academic books published between 2019-2024, which were screened, coded, and critically synthesized around three guiding research questions. The findings indicate that strong integration between higher education and industry enriches students’ learning experiences and aligns curricula with actual industry practices, thereby substantially increasing the relevance of education to a dynamic and competitive labor market and strengthening students’ problem-solving and soft skills. The study concludes that optimal use of the Kampus Merdeka policy requires close, well-managed collaboration between universities and industry to produce job-ready graduates who can adapt to rapid changes in the labor market, ultimately improving graduate employability and workforce absorption.
Abstrak
Ketenagakerjaan Indonesia mengarah pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri pasca pandemi COVID-19, sementara pendidikan abad ke-21 semakin menekankan kurikulum yang fleksibel dan personal serta kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan masyarakat. Penelitian ini mengkaji bagaimana kebijakan Kampus Merdeka yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendukung kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam memperkuat kompetensi lulusan, dengan fokus khusus pada kegiatan Studi Independen. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur naratif dengan sintesis tematik terhadap artikel jurnal nasional dan internasional terindeks, prosiding, serta buku akademik yang terbit pada rentang 2019-2024. Tinjauan tersebut ditelaah, dikodekan, dan disintesis secara kritis berdasarkan tiga pertanyaan penelitian. Temuan menunjukkan bahwa integrasi yang kuat antara pendidikan tinggi dan industri memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan menyelaraskan kurikulum dengan praktik industri yang aktual, sehingga secara substansial meningkatkan relevansi pendidikan dengan pasar kerja yang dinamis dan kompetitif serta memperkuat keterampilan pemecahan masalah dan soft skills mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan optimal kebijakan Kampus Merdeka memerlukan kolaborasi yang erat dan terkelola dengan baik antara perguruan tinggi dan industri untuk menghasilkan lulusan siap kerja yang mampu beradaptasi dengan perubahan pasar kerja yang cepat, sehingga meningkatkan daya serap lulusan di dunia kerja.
Kata Kunci: kampus merdeka; kolaborasi industri; kompetensi; studi independen
References
Adrevi, C., Sujarwo, & Safitri, D. (2025). Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): evaluasi implementasi dan dampaknya terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(2), 19-28.
Adri, H. T., Suwarjono, S., Sapari, Y., & Maryani, N. (2023). Merdeka Belajar Kampus Merdeka: policy direction and implementation for progress of study program. Continuous Education: Journal of Science and Research, 4(2), 13-22.
Ananda, R. R., Suradi, A., & Ratnasari, D. (2022). Pengembangan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Islamika, 4(3), 224-236.
Andari, S., Windasari, W., Setiawan, A. C., & Rifqi, A. (2021). Student exchange program of Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) in COVID-19 pandemic. JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran), 28(1), 30-37.
Apoko, T. W., Hendriana, B., Umam, K., Handayani, I., & Supandi. (2022). The implementation of Merdeka Belajar Kampus Merdeka policy: students’ awareness, participation, and its impact. Journal of Education Research and Evaluation, 6(4), 759-772.
Ardiansah, A., Komara, D. A., & Halimah, L. (2022). Evaluation of the library management program as a learning resources with discrepancy model. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(1), 87-100.
Arisandi, D., Mutiara, M. W., & Mawardi, V. C. (2022). Dampak kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) magang dan studi independen dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 6(1), 174-181.
Baharuddin, M. R. (2021). Adaptasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (fokus: model MBKM program studi). Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(1), 195-205.
Bhakti, Y. B., Simorangkir, M. R. R., Tjalla, A., & Sutisna, A. (2022). Kendala implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di perguruan tinggi. Research and Development Journal of Education, 8(2), 783-790.
Defrizal, D., Redaputri, A. P., Narundana, V. T., Nurdiawansyah, N., & Dharmawan, Y. Y. (2022). The Merdeka Belajar Kampus Merdeka program: an analysis of the success factors. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 123-140.
Hardi, E., Ambiyar, A., & Aziz, I. (2023). Evaluasi pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di jurusan sejarah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 421-434.
Hasanah, R. A., & Wijayanto, H. (2022). Implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di PT. Progate Global Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(5), 1-12.
Hasim, V. C., & Susanto, P. V. (2023). Gambaran kesiapan kerja pada mahasiswa yang mengikuti program magang MBKM di Jakarta. Jurnal Psikologi Konseling, 15(2), 210-221.
Jackson, D., & Bridgstock, R. (2021). What actually works to enhance graduate employability? The relative value of curricular, co-curricular, and extra-curricular learning and paid work. Higher Education, 81(4), 723-739.
Khaira, H. S., Al Hafizh, M. F., Darmansyah, P. S. A., Nugraha, H., & Komara, D. A. (2023). Analysis of needs and teachers’ perception towards business teaching materials at SMA Labschool UPI. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(2), 299-314.
Komara, D. A., & Hadiapurwa, A. (2023). Improving literacy of junior high school students through revitalization of library in kampus mengajar IV activities. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 7(1), 143-152.
Kusumo, H., Solechan, A., Caingcoy, M. E., Marlina, D., & Novita, M. (2022). Kampus Merdeka: college educational breakthrough to address the wide gap between industry and academia. KnE Social Sciences, 7(19), 523-534.
Maipita, I., Dalimunthe, M. B., & Sagala, G. H. (2021). The development structure of the Merdeka Belajar curriculum in the industrial revolution era. Proceedings of the 6th International Conference on Education & Social Sciences (ICESS 2021), 591(1), 145-151.
Mareta, L., Azizah, A. N., Rahmawati, I., Rajabani, A. Z., & Wibisono, S. S. (2023). Analisis motivasi mahasiswa Sosiologi FISIP Unsoed untuk mengikuti program MSIB. Jurnal Interaksi Sosiologi, 2(2), 52-60.
Mulyadi, D. (2021). Pelaksanaan kurikulum jenjang pendidikan tinggi pada era revolusi industri 4.0 melalui blended learning. Inovasi Kurikulum, 18(1), 1-12.
Nofia, N. N. (2020). Analisis tantangan implementasi kebijakan “Merdeka Belajar Kampus Merdeka” pada perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia. Produ: Prokurasi Edukasi Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 1-12.
Nurwadahnia, N., Haslan, M. M., Kurniawansyah, E., & Alqadri, B. (2023). Implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas belajar mahasiswa di STKIP Yapis Dompu. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(3), 1984-1990.
Oksari, A. A., Susanty, D., Wardhani, G. A. P. K., & Nurhayati, L. (2022). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program studi Biologi Universitas Nusa Bangsa. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 5(1), 78-85.
Purwanti, E. (2021). Preparing the implementation of Merdeka Belajar-Kampus Merdeka policy in higher education institutions. Proceedings of the 4th International Conference on Sustainable Innovation 2020-Social, Humanity, and Education (ICoSIHESS 2020), 518(1), 384-391.
Puspitasari, R., & Nugroho, R. (2021). Implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka FISIP UPN Veteran Jawa Timur. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(2), 276-292.
Sa’o, S., Suryani, L., Mbagho, H. M., Mei, A., & Studi, P. (2022). Respon mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Flores pada program MBKM. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(2), 1-10.
Sila, R. S. (2022). Merdeka belajar dan kampus merdeka. Widya Accarya, 13(1), 1-10.
Simatupang, E., & Yuhertiana, I. (2021). Merdeka Belajar Kampus Merdeka terhadap perubahan paradigma pembelajaran pada pendidikan tinggi: sebuah tinjauan literatur. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi, 2(2), 30-38.
Sujaya, K. (2023). Research support and industry participation to increase the global competence in higher education. Journal of Social Studies Education Research, 14(4), 1-20.
Supriati, R., Dewi, E. R., Supriyanti, D., & Azizah, N. (2022). Implementation framework for Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) in higher education academic activities. IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI), 3(2), 150-161.
Thahery, R. (2023). Implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam menghadapi era society 5.0. Technical and Vocational Education International Journal (TAVEIJ), 3(1), 10-21.
Vernanda, S. W., & Safitri, D. (2024). Peran program Kampus Merdeka terhadap peningkatan kualitas mahasiswa. JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 2(2), 32-45.
Voak, A. (2024). Kampus Merdeka: Indonesia’s once-in-a-generation response to educational reform. TVET@Asia, 22(1), 1-15.
Wati, C. N., Sukestiyarno, Y. L., Sugiharto, D., & Pramono, S. E. (2022). Kolaborasi perguruan tinggi dan industri dalam implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 5(1), 1-9.
Wianto, E., Tjandra, M., Clara, B., & Fiona, S. (2023). Fleksibilitas kurikulum MBKM dalam menanggapi dinamika proyek kemanusiaan. Jurnal AbdinuS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(2), 475-485.
Wijiharjono, N. (2021). Akreditasi perguruan tinggi dan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka: sebuah pengalaman dan harapan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(1), 1-14.
Wulandari, D., Febry, N., Hartatmaja, A. K. J., Mangula, I. S., & Sabrina, O. A. (2022). Evaluasi implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di tingkat program studi: studi di Universitas Paramadina. Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi, 13(1), 22-40.
Zhao, L., Xu, P., Chen, Y., & Yan, S. (2022). A literature review of the research on students’ evaluation of teaching in higher education. Frontiers in Psychology, 13(1), 1-16.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Neneng Halimatusadiah, Laksmi Dewi, Rusman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


