Studi Independen Kampus Merdeka and industry collaboration in developing graduate competencies
DOI:
https://doi.org/10.64014/jik.v23i2.332Keywords:
competencies, industry collaboration, kampus merdeka, studi independenAbstract
Political interference in teacher recruitment has become a critical issue in the education sector because it can impact the quality and integrity of the education system. In many cases, the recruitment process is influenced by political interests, nepotism, and unfair selection practices, thus undermining the principle of meritocracy. This situation can lead to the selection of teachers who lack professional qualifications and competencies, ultimately impacting the quality of education and the effectiveness of the learning process. This study aims to analyze the forms of political interference in teacher recruitment and assess their impact on the quality of education. This study conducted a literature review, analyzing academic journals and prior research on political interference and teacher recruitment. The data obtained were analyzed descriptively through thematic analysis to identify key patterns and findings. The results show that political interference generally occurs through political pressure, manipulation of recruitment procedures, and bias toward certain candidates. These practices undermine teacher professionalism, reduce transparency in recruitment, and contribute to a decline in educational quality. This study concludes that a transparent, accountable, and merit-based recruitment system is crucial for minimizing political interference and improving the quality of education.
Abstrak
Ketenagakerjaan Indonesia mengarah pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri pasca pandemi COVID-19, sementara pendidikan abad ke-21 semakin menekankan kurikulum yang fleksibel dan personal serta kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan masyarakat. Penelitian ini mengkaji bagaimana kebijakan Kampus Merdeka yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendukung kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam memperkuat kompetensi lulusan, dengan fokus khusus pada kegiatan Studi Independen. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur naratif dengan sintesis tematik terhadap artikel jurnal nasional dan internasional terindeks, prosiding, serta buku akademik yang terbit pada rentang 2019-2024. Tinjauan tersebut ditelaah, dikodekan, dan disintesis secara kritis berdasarkan tiga pertanyaan penelitian. Temuan menunjukkan bahwa integrasi yang kuat antara pendidikan tinggi dan industri memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan menyelaraskan kurikulum dengan praktik industri yang aktual, sehingga secara substansial meningkatkan relevansi pendidikan dengan pasar kerja yang dinamis dan kompetitif serta memperkuat keterampilan pemecahan masalah dan soft skills mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan optimal kebijakan Kampus Merdeka memerlukan kolaborasi yang erat dan terkelola dengan baik antara perguruan tinggi dan industri untuk menghasilkan lulusan siap kerja yang mampu beradaptasi dengan perubahan pasar kerja yang cepat, sehingga meningkatkan daya serap lulusan di dunia kerja.
Kata Kunci: kampus merdeka; kolaborasi industri; kompetensi; studi independen
References
Adrevi, C., Sujarwo, & Safitri, D. (2025). Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): evaluasi implementasi dan dampaknya terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(2), 19-28.
Adri, H. T., Suwarjono, S., Sapari, Y., & Maryani, N. (2023). Merdeka Belajar Kampus Merdeka: policy direction and implementation for progress of study program. Continuous Education: Journal of Science and Research, 4(2), 13-22.
Ananda, R. R., Suradi, A., & Ratnasari, D. (2022). Pengembangan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Islamika, 4(3), 224-236.
Andari, S., Windasari, W., Setiawan, A. C., & Rifqi, A. (2021). Student exchange program of Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) in COVID-19 pandemic. JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran), 28(1), 30-37.
Apoko, T. W., Hendriana, B., Umam, K., Handayani, I., & Supandi. (2022). The implementation of Merdeka Belajar Kampus Merdeka policy: students’ awareness, participation, and its impact. Journal of Education Research and Evaluation, 6(4), 759-772.
Ardiansah, A., Komara, D. A., & Halimah, L. (2022). Evaluation of the library management program as a learning resources with discrepancy model. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(1), 87-100.
Arisandi, D., Mutiara, M. W., & Mawardi, V. C. (2022). Dampak kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) magang dan studi independen dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 6(1), 174-181.
Baharuddin, M. R. (2021). Adaptasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (fokus: model MBKM program studi). Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(1), 195-205.
Bhakti, Y. B., Simorangkir, M. R. R., Tjalla, A., & Sutisna, A. (2022). Kendala implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di perguruan tinggi. Research and Development Journal of Education, 8(2), 783-790.
Defrizal, D., Redaputri, A. P., Narundana, V. T., Nurdiawansyah, N., & Dharmawan, Y. Y. (2022). The Merdeka Belajar Kampus Merdeka program: an analysis of the success factors. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 123-140.
Hardi, E., Ambiyar, A., & Aziz, I. (2023). Evaluasi pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di jurusan sejarah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 421-434.
Hasanah, R. A., & Wijayanto, H. (2022). Implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di PT. Progate Global Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(5), 1-12.
Hasim, V. C., & Susanto, P. V. (2023). Gambaran kesiapan kerja pada mahasiswa yang mengikuti program magang MBKM di Jakarta. Jurnal Psikologi Konseling, 15(2), 210-221.
Jackson, D., & Bridgstock, R. (2021). What actually works to enhance graduate employability? The relative value of curricular, co-curricular, and extra-curricular learning and paid work. Higher Education, 81(4), 723-739.
Khaira, H. S., Al Hafizh, M. F., Darmansyah, P. S. A., Nugraha, H., & Komara, D. A. (2023). Analysis of needs and teachers’ perception towards business teaching materials at SMA Labschool UPI. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(2), 299-314.
Komara, D. A., & Hadiapurwa, A. (2023). Improving literacy of junior high school students through revitalization of library in kampus mengajar IV activities. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 7(1), 143-152.
Kusumo, H., Solechan, A., Caingcoy, M. E., Marlina, D., & Novita, M. (2022). Kampus Merdeka: college educational breakthrough to address the wide gap between industry and academia. KnE Social Sciences, 7(19), 523-534.
Maipita, I., Dalimunthe, M. B., & Sagala, G. H. (2021). The development structure of the Merdeka Belajar curriculum in the industrial revolution era. Proceedings of the 6th International Conference on Education & Social Sciences (ICESS 2021), 591(1), 145-151.
Mareta, L., Azizah, A. N., Rahmawati, I., Rajabani, A. Z., & Wibisono, S. S. (2023). Analisis motivasi mahasiswa Sosiologi FISIP Unsoed untuk mengikuti program MSIB. Jurnal Interaksi Sosiologi, 2(2), 52-60.
Mulyadi, D. (2021). Pelaksanaan kurikulum jenjang pendidikan tinggi pada era revolusi industri 4.0 melalui blended learning. Inovasi Kurikulum, 18(1), 1-12.
Nofia, N. N. (2020). Analisis tantangan implementasi kebijakan “Merdeka Belajar Kampus Merdeka” pada perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia. Produ: Prokurasi Edukasi Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 1-12.
Nurwadahnia, N., Haslan, M. M., Kurniawansyah, E., & Alqadri, B. (2023). Implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas belajar mahasiswa di STKIP Yapis Dompu. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(3), 1984-1990.
Oksari, A. A., Susanty, D., Wardhani, G. A. P. K., & Nurhayati, L. (2022). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program studi Biologi Universitas Nusa Bangsa. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 5(1), 78-85.
Purwanti, E. (2021). Preparing the implementation of Merdeka Belajar-Kampus Merdeka policy in higher education institutions. Proceedings of the 4th International Conference on Sustainable Innovation 2020-Social, Humanity, and Education (ICoSIHESS 2020), 518(1), 384-391.
Puspitasari, R., & Nugroho, R. (2021). Implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka FISIP UPN Veteran Jawa Timur. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(2), 276-292.
Sa’o, S., Suryani, L., Mbagho, H. M., Mei, A., & Studi, P. (2022). Respon mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Flores pada program MBKM. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(2), 1-10.
Sila, R. S. (2022). Merdeka belajar dan kampus merdeka. Widya Accarya, 13(1), 1-10.
Simatupang, E., & Yuhertiana, I. (2021). Merdeka Belajar Kampus Merdeka terhadap perubahan paradigma pembelajaran pada pendidikan tinggi: sebuah tinjauan literatur. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi, 2(2), 30-38.
Sujaya, K. (2023). Research support and industry participation to increase the global competence in higher education. Journal of Social Studies Education Research, 14(4), 1-20.
Supriati, R., Dewi, E. R., Supriyanti, D., & Azizah, N. (2022). Implementation framework for Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) in higher education academic activities. IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI), 3(2), 150-161.
Thahery, R. (2023). Implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam menghadapi era society 5.0. Technical and Vocational Education International Journal (TAVEIJ), 3(1), 10-21.
Vernanda, S. W., & Safitri, D. (2024). Peran program Kampus Merdeka terhadap peningkatan kualitas mahasiswa. JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 2(2), 32-45.
Voak, A. (2024). Kampus Merdeka: Indonesia’s once-in-a-generation response to educational reform. TVET@Asia, 22(1), 1-15.
Wati, C. N., Sukestiyarno, Y. L., Sugiharto, D., & Pramono, S. E. (2022). Kolaborasi perguruan tinggi dan industri dalam implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 5(1), 1-9.
Wianto, E., Tjandra, M., Clara, B., & Fiona, S. (2023). Fleksibilitas kurikulum MBKM dalam menanggapi dinamika proyek kemanusiaan. Jurnal AbdinuS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(2), 475-485.
Wijiharjono, N. (2021). Akreditasi perguruan tinggi dan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka: sebuah pengalaman dan harapan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(1), 1-14.
Wulandari, D., Febry, N., Hartatmaja, A. K. J., Mangula, I. S., & Sabrina, O. A. (2022). Evaluasi implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di tingkat program studi: studi di Universitas Paramadina. Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi, 13(1), 22-40.
Zhao, L., Xu, P., Chen, Y., & Yan, S. (2022). A literature review of the research on students’ evaluation of teaching in higher education. Frontiers in Psychology, 13(1), 1-16.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 azkia_2026

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


