Analisis kurikulum: studi komparatif pengembangan kurikulum di Jepang dan Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.17509/jik.v1i1.35610Keywords:
pengembangan kurikulum, studi komparatifAbstract
Setiap negara mempunyai sistem pendidikan nasionalnya yang disesuaikan dengan latar belakang filosofi, kebijakan, dan strategi nasional. Seperti halnya Indonesia dengan Jepang, memiliki perbedaan yang kentara di antaranya: (1) sistem desentralisasi pendidikan di Indonesia baru dimulai tahun 2002 sedangkan di Jepang sudah lama diberlakukan desentralisasi pendidikan; (2) di Indonesia kurikulum berbasis mata pelajaran baru sedang menuju kurikulum berbasis kompetensi, sedangkan di Jepang telah lama berdasarkan standar; (3) di Indonesia pelajaran agama masuk kurikulum sekolah sedangkan di Jepang tidak, kecuali sekolah yang dikelola masyarakat pemeluk agama Shinto; (4) di Indonesia pendidikan usia dini tidak wajib, dan di Jepang pun tidak wajib tetapi sudah menjadi pilihan masyarakat mulai masuk usia 12 tahun; (5) hari belajar per tahun 250 hari, sedangkan di Jepang 200 hari untuk SD, SLTP, SMU; (6) pengembang kurikulum di Indonesia oleh Depdiknas (Puskur) dengan melibatkan berbagai lembaga terkait, sedangkan di Jepang oleh Monbusho, Pemerintah Daerah, Asosiasi Guru, Lembaga Riset, Orang tua dan LSM.
References
Bidwell, C. E., & Dreeben, R. (1992). School organization and curriculum. In P. W. Jackson (Ed.), Handbook of research on curriculum (pp. 508–538). Macmillan.
Hasan, H. (1990). Evaluasi kurikulum. Depdikbud.
Hasan, S. H. (2002). Sari perkuliahan studi perbandingan kurikulum. PPS UPI.
Jackson, P. W. (Ed.). (1992). Handbook of research on curriculum. Macmillan.
Jalil, F., & Supriadi, D. (2000). Reformasi pendidikan dalam menyambut otonomi daerah. Adi Cita.
Ministry of Education of Japan. (1989). Education in Japan in a glance. Ministry of Education.
National Institute for Educational Research (NIER). (1999). An international comparative study of school curriculum. NIER Publication.
Nur, A. S. (2001). Lima belas negara: Perbandingan sistem pendidikan. Lubuk Agung.
Oliva, P. F. (1992). Developing the curriculum (3rd ed.). HarperCollins.
Schubert, W. H. (1986). Curriculum: Perspective, paradigm, and possibility. Macmillan.
Sukmadinata, N. S. (2000). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktek. Remaja Rosda Karya.
Thompson, A. (1998). The adult and curriculum. In Philosophy of education. http://x.ed.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/thompson.ht
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2004 Dinn Wahyudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


