Teacher and technology roles in the Kurikulum Merdeka at SD Muhammadiyah 4 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v2i3.238Keywords:
curriculum evaluation, Informatics learning, Kurikulum Merdeka, primary education, technologyAbstract
This research examines the implementation of Kurikulum Merdeka, which is being gradually introduced across basic education units in Indonesia. This curriculum is designed to provide flexibility for learner-centered learning and to adapt education to the dynamics of the times and the individual needs of students. In this context, SD Muhammadiyah 4 Bandung is one of the schools that has adopted the Kurikulum Merdeka and implemented it in Informatics subjects. This study aims to assess the implementation of Kurikulum Merdeka at SD Muhammadiyah 4 Bandung, with a focus on the implementation of Informatics learning and student learning outcomes. The method employed is a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews with the principal, the vice principal for curriculum, and the Informatics teachers. The results showed that although this curriculum provides teachers with flexibility to customize instruction, there remain challenges, including teacher readiness to use technology and differences in students' ability to operate devices such as Chromebooks. Therefore, ongoing teacher training and additional support for students are needed to optimize the implementation of the curriculum. This research provides recommendations to strengthen teacher training, increase evaluation time, and improve support systems to better respond to evolving educational needs.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka yang saat ini sedang diterapkan secara bertahap di berbagai satuan pendidikan dasar di Indonesia. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas pembelajaran yang berpusat pada murid serta menyesuaikan pendidikan dengan dinamika zaman dan kebutuhan individu murid. Dalam konteks tersebut, SD Muhammadiyah 4 Bandung menjadi salah satu sekolah yang telah mengadopsi Kurikulum Merdeka dan menerapkannya dalam mata pelajaran Informatika. Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan Kurikulum Merdeka di SD Muhammadiyah 4 Bandung, dengan fokus pada pelaksanaan terhadap pembelajaran Informatika dan hasil belajar murid. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru Informatika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum ini memberikan fleksibilitas bagi guru dalam menyesuaikan pembelajaran, masih terdapat tantangan seperti kesiapan guru dalam penggunaan teknologi serta perbedaan kemampuan murid dalam mengoperasikan perangkat seperti Chromebook. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan dukungan tambahan bagi murid sangat diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat pelatihan guru, meningkatkan waktu untuk evaluasi, dan memperbaiki sistem dukungan agar lebih responsif terhadap kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
Kata Kunci: evaluasi kurikulum; Kurikulum Merdeka; pembelajaran Informatika; pendidikan dasar; teknologi
References
Aisyah, S., Sholeh, M., Lestari, I. B., Yanti, L. D., Nuraini, N., Mayangsari, P., & Mukti, R. A. (2024). Peran penggunaan teknologi dalam pembelajaran IPS di era digital. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(1), 44-52.
Alimuddin, J. (2023). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kontekstual, 4(2), 67-75.
Asfiati, A. (2023). Merdeka curriculum: Encouraging creativity and innovation of islamic religious education teachers in madrasah. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 7(2), 681-698.
Azmi, C., Hadiyanto, H., & Rusdinal, R. (2023). National curriculum education policy “Curriculum Merdeka and its implementation”. International Journal of Educational Dynamics, 6(1), 303-309.
Chen, Z., & Singh, C. (2025). Opportunities and challenges in harnessing digital technology for effective teaching and learning. Trends in Higher Education, 4(1), 1-12.
Cousins, E. Y., & Brereton, P. (2025). Practitioners respond to Kathleen Graves ’‘Mind the gap: A tale of two curriculum fallacies’. Language Teaching, 97(1), 197-209.
Fauzan, F., Ansori, R. A. M., Dannur, M., Pratama, A., & Hairit, A. (2023). The implementation of the merdeka curriculum (independent curriculum) in strengthening students’ character in Indonesia. Aqlamuna: Journal of Educational Studies, 1(1), 136-155.
Hadi, F. S., & Retnawati, H. (2025). Exploring Mathematics’ teacher knowledge and challenges in curriculum change implementation: Case study in Indonesia. International Journal of Scientific Research and Management, 13(1), 3888-3907.
Hanifah, U., Budayasa, I. K., & Sulaiman, R. (2025). Technology, pedagogy, and content knowledge in Mathematics education: A systematic literature review. Journal of Education and Learning, 19(1), 579-586.
Harefa, M. M., Usman, H., & Lestari, I. (2024). Analysis of the implementation of the merdeka curriculum in 3T areas (underdeveloped, frontier, and outermost) (elementary school in Namohalu Esiwa Sub-District). Jurnal Elementaria Edukasia, 7(1), 2195-2207.
Huang, S., Jin, F., & Lu, Q. (2025). Exploring the role of generative AI in advancing pre-service teachers’ digital literacy through educational technology courses. Journal of Education and Educational Research, 12(1), 29-34.
Ibrahim, I., Zakaria, M., Pratiwi, R., Adelia, M., & Zakira, D. F. (2024). Evaluasi terhadap implementasi kurikulum merdeka. Jurnal Yudistira, 2(1), 137-149.
Kurniawan, B., Rahmawati, F., & Ghufron, A. (2024). Dinamika penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar: Tinjauan literatur sistematis. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1672-1678.
Lubis, S. (2024). Implementasi kurikulum merdeka di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Journal of Islamic Education, 4(2), 49-56.
Makhmetova, Z., Karabassova, L., Zhakim, A., & Karinov, A. (2025). Exploring the effects of professional learning experiences on in-service teachers’ growth: A systematic review of literature. Education Sciences, 15(2), 1-13.
Maryani, I., Irsalinda, N., Jaya, P. H., Sukma, H. H., & Raman, A. (2024). Teachers’ professional competence profile dataset during implementation of merdeka curriculum. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 7(1), 51-59.
Nur, U., Dwi, A., Kinanti, A. A., Anggraini, A. S., Marwi, A. S., & Anggreni, P. (2023). Implementasi kurikulum merdeka: Kendala dan penanganannya dalam pembelajaran di sekolah. Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2(2), 170-180.
Pawartani, T., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Pengembangan kompetensi guru untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(3), 2182-2191.
Prasetyo, A. (2024). Implementasi pendekatan teknologi dalam pengembangan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 5(1), 32-39.
Ramadhan, K., & Arifin, S. (2024). Pengembangan kurikulum merdeka belajar untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi siswa. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 13 - 22.
Rambe, A. H., & Aisyah, S. (2023). Correlation of Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning models on student achievement. Molang, 1(1), 1-10.
Sa’diah, H., Sembiring, I. N. A., Prishananda, N. Z., Haliza, N., & Pratiwi, D. A. (2025). Strategi peningkatan kapasitas guru dan sarana-prasarana sekolah dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka di SDN Sungai Lumbah 2. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 551-561.
Sabeliana, D. M., Suryani, M. D., Pratiwi, T., Hernina, T. M., & Septihana, V. W. (2024). Merdeka curriculum and merdeka mengajar platform to improve teacher pedagogical competence. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 9(2), 528.
Siswadi, G. A. (2023). Relevansi kurikulum merdeka dengan pemikiran filosofis Ki Hadjar Dewantara. Sang Acharya: Jurnal Profesi Guru, 4(2), 159-177.
Syofyan, H., Rosyid, A., Fadli, M. R., & Yusuff, A. A. (2024). Teacher readiness factors that influence the implementation of the merdeka curriculum in elementary schools. Journal of Curriculum and Teaching, 13(5), 168-180.
Tondeur, J., Scherer, R., Siddiq, F., & Baran, E. (2020). Enhancing pre-service teachers’ Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): A mixed-method study. Educational Technology Research and Development, 68(1), 319-343.
Wahyuni, S., Iqbal, M. S., & Baharuddin, B. (2024). Evaluasi efektivitas penerapan kurikulum merdeka dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan literasi siswa sekolah dasar. Idarah Tarbawiyah, 5(3), 360-368.
Widiansyah, S., Hidayat, S. P., Kamil, S. I., Purba, I. D. L. B., Rahmawati, U., & Khairo, F. M. A. (2025). Kesiapan guru dalam menghadapi tantangan implementasi kurikulum merdeka: Studi kasus di sekolah menengah atas. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 344-362.
Williams, C., Protacio, M. S., David, V., & Piazza, S. V. (2025). Improving K‐12 teachers’ use of sheltered instructional practices to support multilingual learners: Results from a national professional development grant. TESOL Journal, 16(1), 1-12.
Yang, S., & Sato, M. (2025). Unlocking language teacher wellbeing amid curriculum reform: A focus on emotion. Language Teaching Research, 2025(1), 1-19.
Zumrotun, E., Widyastuti, E., Sutama, S., Sutopo, A., & Murtiyasa, B. (2024). Peran Kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 1003-1009.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Haura Qurrata Ayunina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

