Kurikulum Merdeka implementation analysis on the subject of informatics

Authors

  • Hafizh Rasyid Ridha Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.319

Keywords:

Informatics subject, Kurikulum Merdeka, senior high school

Abstract

This study examines the implementation of the Kurikulum Merdeka in Informatics at SMAS 2 Pasundan Bandung, focusing on the alignment of curriculum design, learning practices, and adaptation strategies to address obstacles. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews with teachers and curriculum developers, and analysis of module documents and Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). The results indicate that although school modules are aligned with the national Indikator Capaian Pembelajaran (ICP), the effectiveness of practical sessions is still hampered by limited ICT infrastructure, varying teacher competencies, and limited time allocation. Adaptation strategies such as blended learning, industry partnerships, and the use of educational social media offer creative solutions to enhance learning quality and student participation. This study reveals the crucial role of teacher collaboration and the importance of ongoing training for Informatics teachers. The findings also emphasize the need for equitable policy support and infrastructure investment to optimally achieve the Kurikulum Merdeka's goal of developing independent, creative, and digitally literate Pancasila students. Recommendations for further research include comparative studies across regions and quantitative evaluations of the impact of adaptive interventions on student learning outcomes. 

 

Abstrak

Penelitian ini menelaah implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Informatika di SMAS 2 Pasundan Bandung dengan fokus pada keselarasan rancangan kurikulum, praktik pembelajaran, dan strategi adaptasi menghadapi kendala. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan pengembang kurikulum, serta analisis dokumen modul dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun modul sekolah telah selaras dengan Indikator Capaian Pembelajaran (ICP) nasional, efektivitas sesi praktikum masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur TIK, variasi kompetensi guru, dan alokasi waktu yang terbatas. Strategi adaptasi seperti blended learning, kemitraan dengan industri, dan pemanfaatan media sosial edukatif memberikan solusi kreatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan partisipasi murid. Penelitian ini mengungkap peran krusial kolaborasi antar guru serta pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk guru mata pelajaran Informatika. Temuan juga menegaskan perlunya dukungan kebijakan dan investasi infrastruktur yang merata agar tujuan Kurikulum Merdeka membentuk pelajar Pancasila yang mandiri, kreatif, dan melek digital dapat tercapai secara optimal. Rekomendasi penelitian selanjutnya meliputi studi komparatif antar wilayah dan evaluasi kuantitatif terhadap dampak intervensi adaptif terhadap hasil belajar murid.

Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; mata pelajaran Informatika; sekolah menengah atas

References

Agung, L., Sitika, A. J., Lestari, J. R. D., Putri, K. V., Azahra, M., Ulviyah, N., & Sutejo, Y. (2023). Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(1), 1-8.

Aifalesasunanda, R., Citriadin, Y., & Maujud, F. (2024). Strategi pengembangan sumber daya manusia melalui literasi digital di MTS Nurul Yasin Buer Sumbawa. Ascent: Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management, 2(1), 42-58.

Annisa, F. Q., Nuraini, U. S., Kurniawan, I. F., Prayogi, H., & Wintarti, A. (2025). Pelatihan Informatika guru SMA/K di Surabaya. Sewagati, 9(3), 776-783.

Arwasih, A., Mulyasari, E., Hendriawan, D., Bait, E. H., & Nurhayati, N. (2025). Analisis komparatif capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran kurikulum merdeka dengan kompetensi inti, kompetensi dasar, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum 2013. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 13(1), 383-393.

Assulamy, H., Disma, D. R. I., Sulistiyaningrum, F., Aunurrahman, A., & Warneri, W. (2024). Mata pelajaran Informatika dalam kurikulum merdeka pada pendidikan kesetaraan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(2), 4301-4308.

Cahyono, T. (2022). Layanan peminatan pada kurikulum merdeka. Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo, 4(2). 90-97.

Charles, K. A., Yousuf, A., Chua, H. C., Matthews, S., Harnett, J., & Hinton, T. (2025). AI in action: changes to student perceptions when using generative artificial intelligence for the creation of a multimedia project-based assessment. European Journal of Pharmacology, 998(1), 1-8.

Fahmy, R., Bachtiar, N., Rahim, R., & Malik, M. (2015). Measuring student perceptions to personal characters building in education: an Indonesian case in implementing new curriculum in high school. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 211(1), 851–858.

Farhan, A., Furqon, A., Alfiah, N., & Noor, A. M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran Informatika/TIK di SMP Al Manshuriyah Pemalang. Madaniyah, 13(1), 19-28.

Firly, M., Nurrulloh, M. R., Fathurrahman, M. F., & Hasibuan, A. H. (2025). Peningkatan cyber security dan penggunaan sosial media dalam teknologi informasi di era digital di SMK Media Informatika. Jurnal Sinergi Sistem Informasi Pengabdian Masyarakat, 1(1), 12-17.

Hadad, N., Istikhori, H., Sirojudin, M. J., Kusban, H., & Supandi, H. (2025). Problem kurangnya bahan ajar/literatur pendidikan bagi peserta didik. Journal of Islamic Religious Education, 1(3), 132-137.

Hanipah, S. (2023). Analisis kurikulum merdeka belajar dalam memfasilitasi pembelajaran abad ke-21 pada siswa menengah atas. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(2), 264-275.

Haryun, M. S., Lilianti, L., & Bakar, A. (2025). Manajemen sekolah penggerak dan budaya sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka. Edum Journal, 8(2), 90-107.

Hidayah, A. N., Prakoso, A. F., & Kurniawan, R. Y. (2025). Analisis pemilihan mata pelajaran Ekonomi pada siswa SMA kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 17(2), 274-287.

Hsu, W. L., Silalahi, A. D. K., Tedjakusuma, A. P., & Riantama, D. (2025). How do ChatGPT’s benefit–risk paradoxes impact higher education in Taiwan and Indonesia? An Integrative Framework of UTAUT and PMT with SEM & fsQCA. Computers and Education: Artificial Intelligence, 1(1), 1-10.

Kosegeran, Y. D., Manggopa, H. K., & Reimon, J. (2025). Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X mata pelajaran Informatika di SMA N 2 Langowan. Journal of Education Method and Technology: JEMTech, 3(2), 59-65.

Lee, S., & Song, K. S. (2024). Teachers’ and students’ perceptions of AI-generated concept explanations: implications for integrating generative AI in computer science education. Computers and Education: Artificial Intelligence, 7(1), 1-13.

Lubaba, M. N., & Alfiansyah, I. (2022). Analisis penerapan profil pelajar Pancasila dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 9(3), 687-706.

Margono, H., Saud, M., & Falahat, M. (2024). Virtual tutor, digital natives and AI: analyzing the impact of ChatGPT on academia in Indonesia. Social Sciences and Humanities Open, 10(1), 1-8.

Martatiyana, D. R., Derlis, A., Aviarizki, H. W., Jurdil, R. R., Andayani, T., & Hidayat, O. S. (2023). Analisis komparasi implementasi kurikulum merdeka dan kurikulum 2013. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 96-109.

Mei, P., Brewis, D. N., Nwaiwu, F., Sumanathilaka, D., Alva-Manchego, F., & Demaree-Cotton, J. (2025). If ChatGPT can do it, where is my creativity? Generative AI boosts performance but diminishes experience in creative writing. Computers in Human Behavior: Artificial Humans, 4(1), 1-14.

Monalisa, M. (2023). Analisis berpikir komputasional siswa SMP pada Kurikulum Merdeka mata pelajaran Informatika. Diajar: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 298–304.

Mufanti, R., Carter, D., & England, N. (2024). Outcomes-based education in Indonesian higher education: reporting on the understanding, challenges, and support available to teachers. Social Sciences and Humanities Open, 9(1), 1-8.

Mujianto, G., Wibowo, A. P., Tinus, A., & Setiawan, A. (2025). Meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan implementasi kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Sumber Pucung. Journal of Human and Education (Jahe), 5(1), 943-952.

Nabilah, B., Zakir, S., Murtiyastuti, E., & Mubaraq, R. I. (2022). Analisis penerapan mata pelajaran Informatika dalam implementasi kurikulum merdeka tingkat SMP. Pijar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 109-118.

Nina, N., & Nirmala, S. D. (2025). Pengaruh implementasi kurikulum merdeka berbasis proyek terhadap kemampuan kolaboratif dan kemandirian siswa kelas 1 SD IT Al Jadid Kota Dumai. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(6), 142-148.

Pahlevi, R., & Novianti, W. (2024). Profil pengambilan keputusan karier peserta didik SMA dalam implementasi kurikulum merdeka. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 9(1). 21-28.

Prasetya, R., Morowati, S. E., Angraeni, R., & Mariana, N. A. (2025). Implementation of kurikulum merdeka in accounting learning. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 185-198.

Prastyo, T. D., Setiarini, T., & Lisnawati, I. (2023). Analisis berpikir komputasional mata pelajaran Informatika siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Pacitan pada kurikulum merdeka. Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 39-46.

Putranto, F. K. H. (2024). Peran pembelajaran informatika dalam menumbuhkan pemahaman literasi digital pada siswa. Jurnal Tahsinia, 5(8), 1131-1142.

Rakuasa, H., Faris, D. A., & Hidayatullah, M. (2024). Transforming education in the age of artificial intelligence: challenges and opportunities in Indonesia, a literature review. Journal Education Innovation (JEI), 2(1), 180-186.

Ramadhan, G. J. M. (2024). Optimalisasi jaringan dan infrastruktur TI untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Journal of Knowledge and Collaboration, 1(1), 1-6.

Sage, C, N., Batmetan, J, R., & Togas, P, V. (2023). Pengaruh model pembelajaran PJBL terhadap hasil belajar Informatika siswa kelas X SMA Negeri Tondano. EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 4(3), 740-753.

Sagita, W., Irsyadunas, I., & Alfiriani, A. (2023). Pengembangan media pembelajaran berbasis TikTok pada mata pelajaran Informatika kelas X TKJ Di SMK Negeri 2 Padang. Informatika, 11(2), 77-85.

Salim, F., Ika, K., Tira, T., Karnaen, A. F., Sari, D. R., & Rahmadita, Y. (2024). Analisis kemampuan berpikir komputasional siswa pada mata pelajaran Informatika di SMP Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains, 13(2), 257-263.

Sihite, L. S., Hasibuan, D. S., Mardiah, N., Sembiring, A. M. J., & Boot, R. (2026). Dinamika dan strategi adaptasi guru dalam menghadapi tantangan implementasi kurikulum berbasis kompetensi. J-Ceki: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(3), 150-160.

Sipahutar, C. (2022). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam blended learning untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, dan penguasaan konsep matematika kelas IV sekolah dasar xyz Jakarta. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 1119-1133.

Sofiana, A., Lubis, E. R., Agustina, K., & Fajriyah, R. Z. (2025). Kurikulum merdeka dan literasi digital: evaluasi infrastruktur dan sumber daya sekolah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(11), 181-186.

Sumual, H., Rorimpandey, R., & Andries, F. (2026). Pemanfaatan YouTube berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam model project base learning untuk meningkatkan pemahaman listening mahasiswa. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 6(1), 68-81.

Syafriani, D., Dawolo, B. D. P., Butar, L. A. B., Batubara, N., & Silitonga, S. (2025). Implementasi kurikulum merdeka dalam pendidikan Indonesia: kajian literatur. Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education, 1(2), 83-91.

Wahyuni, R., Irsyadunas, I., & Alfiriani, A. (2023). Efektivitas media pembelajaran berbasis Tiktok pada mata pelajaran Informatika kelas X TKJ. Informatika, 11(2), 86-92.

Yulianti, M., Anggraini, D. L., Nurfaizah, S., & Pandiangan, A. P. B. (2022). Peran guru dalam mengembangan kurikulum merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 1(3), 290-298.

Zahra, S., Hasanah, S. R., Sa'adah, M., Suriyansyah, A., Rafianti, W. R., & Rahmah, S. (2025). Permasalahan guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran digital di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 365-379.

Published

2026-04-24

How to Cite

Ridha, H. R. (2026). Kurikulum Merdeka implementation analysis on the subject of informatics. Hipkin Journal of Educational Research, 3(1), 215-228. https://doi.org/10.64014/hipkin-jer.v3i1.319

Similar Articles

21-30 of 64

You may also start an advanced similarity search for this article.